Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pakai Cara Ini Pasarkan Properti Lebih Untung dan Efisien

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 09 September 2019 | 10:11 WIB
Pakai Cara Ini Pasarkan Properti Lebih Untung dan Efisien
Ilustrasi investasi properti, rumah. (Shutterstock)

Suara.com - Kondisi ekonomi Indonesia di Semester I 2019 terutama pasca pemilu kemarin berpengaruh positif terhadap sektor properti. Penjualan properti Indonesia di Semester I 2019 dinilai lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Konsultan properti Savills Indonesia mengatakan, kondisi ini akan semakin baik memasuki Semester II tahun ini dan mencapai puncaknya di 2020.

Direktur Riset Savills Indonesia Anton Sitorus mengatakan, secara fundamental pasar properti masih mengalami tekanan domestik dan global. Namun, bukan berarti sektor properti tidak akan bangkit.

Kalau ketegangan global menurun ditambah insentif pemerintah plus kenaikan peringkat investasi Indonesia di mata dunia, Indonesia masih memiliki daya tarik.

"Investor properti masih melirik Indonesia," kata Anton dalam keterangannya, Senin (9/9/2019).

Kondisi ini berpengaruh juga pada para agen properti. Dengan raport penjualan yang baik, maka Agen Properti juga akan memiliki kesempatan untuk meraup untung.

Pada dasarnya seorang Agen yang antisipatif menggunakan dana untuk jasa iklan sebagai alat pemasarannya. Iklan pun ada yang dikenai biaya dan ada yang tidak sesuai kebutuhan si Agen dan tidak tepat sasaran.

Brighton Real Estate berusaha untuk meminimalisir ketidakefektifan tersebut lewat One Management System, satu-satunya sistem pemasaran properti di Indonesia yang bisa membantu para agen untuk memasarkan propertinya dengan efisien.

Konsep one management system memungkinkan para agen properti bekerja lebih efektif, bahkan ketika berada di luar wilayahnya.

"Jadi, kalau ada agen yang punya klien di Bali, sementara agen itu tinggalnya di Jakarta, maka proses penjualan dan transaksinya tetap bisa dilakukan lewat kantor di Bali, agen yang tinggal di Jakarta bisa bekerja sama dengan agen Bali sehingga agen Jakarta bisa tetap menerima income," ujar Chief of Corporate Brighton Indonesia, Widjaja Santoso.

Menurut Widjaja, sistem tersebut sangat memudahkan para agen properti, bahkan yang masih pemula sekalipun untuk memulai bisnis, terutama di sektor properti.

Selain tanpa modal, kemudahan bertransaksi pun menjadi pertimbangan bagi para pemula di bisnis properti untuk memulai bisnis sebagai agen properti.

"Bagi para agen yang berjualan properti, keunggulan sistem akan memberi integrasi yang akan mendukung mereka dari segi pemasaran dan juga mempermudah mereka beraktivitas dan bertransaksi di setiap kantor di seluruh Indonesia," tambah Widjaja.

Menurut Widjaja, selain one management system dan pelatihan, Brighton juga memiliki keunggulan dalam hal dukungan teknologi yang bisa dimanfaatkan oleh agen properti.

Terlebih, dengan perkembangan teknologi saat ini, pengusaaan teknologi informasi menjadi hal mutlak yang harus dimiliki oleh agen properti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Ini Bisa Hasilkan Uang Berlimpah Meski Sambil Tidur

5 Cara Ini Bisa Hasilkan Uang Berlimpah Meski Sambil Tidur

Bisnis | Selasa, 03 September 2019 | 06:06 WIB

Investor Asing Boleh Tanam Modal di Tanah Air Tanpa Perlu Datangi BKPM

Investor Asing Boleh Tanam Modal di Tanah Air Tanpa Perlu Datangi BKPM

Bisnis | Senin, 02 September 2019 | 10:44 WIB

Tak Mau Miskin di Hari Tua? Coba 5 Cara Mudah Ini

Tak Mau Miskin di Hari Tua? Coba 5 Cara Mudah Ini

Bisnis | Senin, 02 September 2019 | 09:25 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB