Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Menteri Susi Klaim Selama Jokowi Mimpin, Nelayan Lebih Mudah Dapat Ikan

Pebriansyah Ariefana, Muhammad Yasir

Selasa, 17 September 2019 | 11:25 WIB
Menteri Susi Klaim Selama Jokowi Mimpin, Nelayan Lebih Mudah Dapat Ikan
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal atau Satgas 115 di Gedung Mina Bahari III, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019). Susi berharap Satgas 115 harus tetap ada meski dirinya tidak lagi menjabat sebagai menteri sekaligus Komandan Satgas 115.

Susi menuturkan selama empat tahun belakangan ini semenjak Satgas 115 dibentuk pada tahun 2015 banyak capaian yang luar biasa. Terbukti pada tahun 2015-2016 atau dalam kurun waktu satu tahun semenjak Satgas 115 dibentuk untuk pertama kalinya neraca perdagangan ikan di Indonesia menduduki peringkat satu di Asia Tenggara.

"Dalam empat tahun terkahir nelayan dapatkan ikan lebih mudah, dekat, dan besar ukurannya. Kita bisa liat monumen dan kejadian hari-hari dalam empat tahun ini apa yang terjadi setelah Satgas 115 melakukan aksinya dalam mengawal; ekspor meningkat, kesejahteraan nelayan meningkat," kata Susi.

Susi tak menampik masih banyak hal-hal yang perlu dibenahi dari Satgas 115. Menurut Susi momen Rakornas kali ini mungkin menjadi yang terkahir di masa jabatannya. Hanya, dia berharap Satgas 115 akan terus ada dan berlanjut dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia.

"Masih banyak yang harus dibenahi, ini mungkin yang terakhir di periode pemerintahan ini. Tapi tidak untuk keberlanjutan. Satgas 115 ini efektif, koordinasi, menjadikan semua lini pemerintah yang berwenang jadi satu, menjaga kedaulatan laut Indonesia," ujarnya.

"Anda akan terus berada di sana, terus memiliki kewajiban dan komitmen, untuk memastikan SDA Perikanan cukup dan ada untuk generasi yang akan datang," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nelayan Pulau Sapeken Resah dengan Adanya Kapal Asal Kalimantan

Nelayan Pulau Sapeken Resah dengan Adanya Kapal Asal Kalimantan

News | Kamis, 12 September 2019 | 20:17 WIB

Menteri Susi Kenang Pesan BJ Habibie Usai Tenggelamkan Kapal di Batam

Menteri Susi Kenang Pesan BJ Habibie Usai Tenggelamkan Kapal di Batam

Bisnis | Kamis, 12 September 2019 | 10:01 WIB

Susi Pudjiastuti Unggah Foto 'Ngupil' di Gedung DPR

Susi Pudjiastuti Unggah Foto 'Ngupil' di Gedung DPR

News | Rabu, 04 September 2019 | 15:20 WIB

Siapa Calon Menteri Favorit Pilihan 2019? Begini Versi Warganet...

Siapa Calon Menteri Favorit Pilihan 2019? Begini Versi Warganet...

Your Say | Sabtu, 31 Agustus 2019 | 21:30 WIB

Terkini

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:38 WIB

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:39 WIB

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:31 WIB

Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin

Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:25 WIB

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:21 WIB

Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS

Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:19 WIB

Harga Pertamax Harusnya Rp13.700, Ekonom: Ada Upaya Pertamina Pulihkan Margin

Harga Pertamax Harusnya Rp13.700, Ekonom: Ada Upaya Pertamina Pulihkan Margin

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:04 WIB

Purbaya Ngeluh Bawahannya Lelet Urus Aset Negara, Singgung Kasus BLBI

Purbaya Ngeluh Bawahannya Lelet Urus Aset Negara, Singgung Kasus BLBI

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:56 WIB

Nyaris 10.000 Karyawan Tokopedia Kena PHK Massal, Bermula dari Akusisi Tiktok

Nyaris 10.000 Karyawan Tokopedia Kena PHK Massal, Bermula dari Akusisi Tiktok

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:53 WIB

B50 Resmi Disalurkan ke Industri, Pertambangan Jadi Penerima Perdana

B50 Resmi Disalurkan ke Industri, Pertambangan Jadi Penerima Perdana

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:52 WIB

×