Nelayan Pulau Sapeken Resah dengan Adanya Kapal Asal Kalimantan

Silfa Humairah Utami

Kamis, 12 September 2019 | 20:17 WIB
Nelayan Pulau Sapeken Resah dengan Adanya Kapal Asal Kalimantan
Ilustrasi kapal nelayan bersandar saat tidak melaut. [ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah]

Suara.com - Nelayan Pulau Sapeken Resah dengan Adanya Kapal Asal Kalimantan.

Nelayan di Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Pulau Sapeken, Sumenep, Madura, Jawa Timur, diresahkan oleh keberadaan empat kapal penangkap ikan asal Kalimantan sejak beberapa waktu terakhir.

Para nelayan merasa terusik karena sejak keberadaan empat kapal itu mereka merasa kesulitan mendapatkan ikan.

“Sudah sekitar 20 hari kami kesulitan mendapatkan ikan tangkapan,” tutur salah seorang nelayan di Pulau Sapeken, Muslimin (12/9/2019).

Nelayan menduga empat kapal penangkap ikan tersebut sudah melanggar prosedur wilayah penangkapan ikan. Dia bersama nelayan lainnya berharap pihak berwenang segera melakukan tindakan tegas atas dugaan penyerobotan area tangkapan ikan tersebut.

“Kami menduga para nelayan di empat kapal itu telah melanggar aturan. Semoga bisa segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang. Ini juga demi kebaikan bersama," harapnya.

Secara terpisah, Kapolsek Sapeken, Iptu Supenu mengaku sudah mengetahui tentang hal tersebut. Menurutnya memang ada empat kapal asal Kalimantan bersandar di perairan Sapeken.

Menindaklanjuti keluhan sebagian nelayan setempat, Forpimka Sapeken sudah menemui mereka untuk melakukan klarifikasi. Menurut dia, berdasarkan pengakuan awak empat kapal tersebut, mereka tidak melakukan penangkapan ikan, tapi hanya berlindung dari gelombang untuk sementara waktu.

Kebetulan, sambung Supenu, salah satu dari awak kapal itu ada yang berkeluarga dengan warga di Desa Pagerungan Kecil. "Tapi kami tidak tahu kepastiannya. Karena tidak tertangkap di tengah laut," ungkap dia.

baca juga

Untuk menghindari hal-hal tan diinginkan, seperti konflik antar nelayan, pihaknya telah memberikan pemahaman kepada semua nelayan di empat kapal tersebut, supaya tidak menangkap ikan di wilayah perairan Sapeken.

"Mereka memahami itu. Mereka juga sudah berkoordinasi dengan perusahaannya atau pemilik kapalnya di Kalimantan bahwa akan segera kembali ke Kalimantan," ujar Supenu.

Kontributor : Muhammad Madani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebakaran Hutan di Sampit Sebabkan Asap Pekat, Pemotor Tabrak Pohon

Kebakaran Hutan di Sampit Sebabkan Asap Pekat, Pemotor Tabrak Pohon

Otomotif | Kamis, 12 September 2019 | 09:25 WIB

Kalbar Nyatakan Udara Sangat Tak Sehat karena Kabut Asap, Sekolah Libur!

Kalbar Nyatakan Udara Sangat Tak Sehat karena Kabut Asap, Sekolah Libur!

News | Rabu, 11 September 2019 | 16:54 WIB

Sebening Kristal, Menyibak 5 Pesona Danau Labuan Cermin di Kalimantan Timur

Sebening Kristal, Menyibak 5 Pesona Danau Labuan Cermin di Kalimantan Timur

Lifestyle | Jum'at, 06 September 2019 | 12:03 WIB

Terkini

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Teroris di Enam Provinsi, Termasuk Riau

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Teroris di Enam Provinsi, Termasuk Riau

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:49 WIB

Aaliyah Massaid Punya Kebiasaan Bersihkan Wajah Sebelum Bertemu Anak

Aaliyah Massaid Punya Kebiasaan Bersihkan Wajah Sebelum Bertemu Anak

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla, 800 Ribu Hektar Hutan Terbakar: Ke Mana Orangutan Pergi?

Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla, 800 Ribu Hektar Hutan Terbakar: Ke Mana Orangutan Pergi?

Kalbar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:24 WIB

63 Jenazah Korban Virgo Teridentifikasi, Jawa Timur Terbanyak dengan 28 Orang

63 Jenazah Korban Virgo Teridentifikasi, Jawa Timur Terbanyak dengan 28 Orang

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:13 WIB

Sensasi Berburu Jajanan Viral ala Chatuchak Bangkok Kini Bisa Dirasakan di Kelapa Gading

Sensasi Berburu Jajanan Viral ala Chatuchak Bangkok Kini Bisa Dirasakan di Kelapa Gading

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:07 WIB

Memilih Produk untuk Anak, Orang Tua Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Label

Memilih Produk untuk Anak, Orang Tua Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Label

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:06 WIB

×