Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Bus Damri Masih Jadi Pilihan Masyarakat ke Bandara Kertajati

Fabiola Febrinastri

Selasa, 24 September 2019 | 09:21 WIB
Bus Damri Masih Jadi Pilihan Masyarakat ke Bandara Kertajati
Bus Damri masih menjadi pilihan transportasi masyarakat. (Dok : Pemdaprov Jabar)

Suara.com - Sejak penataan rute dari Bandara Husein Sastranegara (BDO) ke Bandara Internasional Kertajati (KJT) dilakukan, Bus Damri masih menjadi pilihan transportasi masyarakat. Selain gratis, Damri menawarkan perjalanan setiap dua jam untuk mencapai ke bandara di Kabupaten Majalengka tersebut.

Bukan hanya Damri, PT Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) juga merangkul moda transportasi lainnya, seperti shuttle dan taksi daring sebagai pilihan masyarakat yang ingin terbang dari Bandara Kertajati. Ada 11 pilihan tranportasi dengan 11 rute yang tersedia saat ini, yakni Bandung, Cirebon, Kuningan, Indramayu, Tasikmalaya, Purwakarta, Sumedang, Karawang, Majalengka dan Tegal.

"Pilihan moda transportasi untuk menjangkau Bandara Kertajati itu cukup banyak, tapi Damri masih menjadi pilihan masyarakat karena gratis. Ini sebagai bentuk perhatian kebaikan pemerintah kepada Bandara Kertajati," kata Direktur PT BIJB, Muhamad Singgih, dalam keterangan tertulisnya di Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/9/2019).

Pada 1 - 19 September 2019, ada 14.253 orang terakomodir oleh berbagai moda transportasi yang menggunakan fasilitas Bandara Kertajati untuk pilihan terbang. Dalam periode tersebut, sekitar 9.823 orang diantaranya memilih Bus Damri. Adapun sisanya menggunakan shuttle dan taksi online.

Penumpang terbanyak berasal dari kawasan Bandung Raya, mencapai 11.647 orang, yang disusul Cirebon dengan 1.161 orang, Sumedang dan Tasikmalaya yang masing-masing mendekati 400 orang.

"Yang buat kita terkejut juga justru masyarakat Tegal yang cukup banyak menggunakan bandara ini. Dua minggu saja, ada 219 orang menggunakan angkutan umum. Data ini belum yang menggunakan kendaraan pribadi," terangnya.

PT BIJB dan beberapa pihak, menurut Singgih, masih memiliki pekerjaan besar untuk meng-create penumpang di wilayah cakupan seperti Indramayu, Kuningan dan Majalengka. Bergerak ke barat, penumpang potensi besar juga ada di Karawang, Purwakarta dan Subang, yang sedang di maksimalkan untuk tersosialisasi.

"Kita ingin bandara yang sudah dibuat susah payah ini bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Jawa Barat. Bukan cuma orang Majalengka, Cirebon, atau Bandung, tapi seluruhnya. Saya optimistis, jika Tol Cisumdawu selesai, bandara dan potensi wilayahnya akan berkembang pesat, karena Cisumdawu menjadi kunci untuk maksimalkan bandara," imbuhnya.

Singgih menerangkan, jumlah penumpang pasca penataan rute yang efektif dimulai sejak 30 Juni 2019, memang mengalami peningkatan jumlah penumpang secara siginifikan dan menyentuh 4.000 penumpang seharinya. Namun saat ini, ketika memasuki periode low season, jumlah penumpang masih dalam angka sekitar 2.500 - 3.000 setiap harinya.

baca juga

"Ketika ada penurunan, itu hal wajar, karena saat ini memasuki low season. Ini juga yang dialami bandara lain ketika memasuki periode ini," imbuh Singgih, seraya menyebutkan, jumlah penumpang di Kertajati sejak penataan rute hingga 22 September mencapai 243.756 penumpang.

Penamaan Bandara BJ Habibie
Perkiran penamaan Bandara Kertajati menjadi Bandara BJ Habibie mencuat sepekan ke belakangan. Bandara Kertajati, yang saat ini masih menggunakan nama sementara, dinilai pantas disematkan sebagai bentuk penghormatan Presiden RI ke-3 itu di dunia Dirgantara.

Singgih mengakui, nama mendiang BJ Habibie besar dan harum di dunia dirgantara nasional maupun internasional. Teknokrat cerdas dan brilian itu sudah sangat dikenal lewat inovasinya di bidang kedirgantaraan dan penerbangan.

Sedikitnya empat jenis pesawat, yakni N 250, R 80, C-130 Hercules, dan Dornier Do 31 menjadi hasil karyanya, sehingga penamaan BJ Habibie mencuat dan bisa digunakan, asal itu menjadi kesepakatan bersama.

"Pada dasarnya, penamaan bandara ini kita serahkan kepada Pemprov Jabar yang tentu melalui persetujuan DPRD. Kita hanya sebagai pelaksana dari yang menjalankan bisnis. Kami akan mengikuti apa yang dikehendaki masyarakat dan diputuskan gubernur Jabar," paparnya.

"Tapi yang pasti, nama Habibie akan membawa dampak baik buat Kertajati, karena di Aerocity Kertajati sendiri, rencananya akan ada semacam hanggar pembuatan produksi pesawat dari hasil ide Pak Habibie," jawab Singgih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jabar Raih Tiga Penghargaan dalam Gelar Teknologi Tepat Guna 2019

Jabar Raih Tiga Penghargaan dalam Gelar Teknologi Tepat Guna 2019

News | Senin, 23 September 2019 | 14:33 WIB

Wagub Jabar Motivasi Pengelola Bank Sampah Hade Jaya di Garut

Wagub Jabar Motivasi Pengelola Bank Sampah Hade Jaya di Garut

News | Senin, 23 September 2019 | 14:29 WIB

Pemdaprov Jabar Dukung Festival Pesona Lokal Jadi Ajang Tahunan

Pemdaprov Jabar Dukung Festival Pesona Lokal Jadi Ajang Tahunan

Bisnis | Minggu, 22 September 2019 | 14:01 WIB

Uu Ruzhanul Ulum : Jabar Jadi Salah Satu Lumbung Padi Terbesar di Indonesia

Uu Ruzhanul Ulum : Jabar Jadi Salah Satu Lumbung Padi Terbesar di Indonesia

Bisnis | Sabtu, 21 September 2019 | 09:00 WIB

54 Perusahaan Diduga Sebabkan Pencemaran di Sungai Cileungsi

54 Perusahaan Diduga Sebabkan Pencemaran di Sungai Cileungsi

News | Sabtu, 21 September 2019 | 08:51 WIB

Pemdaprov Jabar Komitmen Tangani Pencemaran Sungai Cileungsi

Pemdaprov Jabar Komitmen Tangani Pencemaran Sungai Cileungsi

News | Sabtu, 21 September 2019 | 08:40 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:14 WIB

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:01 WIB

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:45 WIB

Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat

Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:39 WIB

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:34 WIB

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB