Kementan dan Pemprov Sultra Kembangkan Industri Pangan Lokal

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Sabtu, 02 November 2019 | 14:49 WIB
Kementan dan Pemprov Sultra Kembangkan Industri Pangan Lokal
Seminar Nasional, rangkaian Hari Pangan Sedunia XXXIX 2019 di Kendari, Jumat (1/11/2019). (Dok: Kementan).

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) tengah melakukan pemanfaatan sumberdaya lokal untuk mewujudkan keanekaragaman keluarga.

Upaya ini menjadi fokus agenda dalam peringatan Hari Pangan Sedunia XXXIX 2019 yang dihelat di Kendari, Sultra tanggal 1 hingga 5 November.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan, Agung Hendardi mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki kekayaan keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia setelah Brazil di mana terdapat sekitar 800 spesies tanaman sumber bahan pangan termasuk sagu. Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan FAO dalam pengembangan industi UKM sagu yang dipusatkan di Sulawesi Tenggara dan sudah direplikasikan di empat wilayah yang harapannya menjadi substitusi tepung terigu impor.

“Kami sedang menyusun peraturan pemerintah yang mewajibkan industri pangan lokal yang berbasis tepung menggunakan tepung lokal 10 persen dan secara beratahap akan ditingkatkan,” demikian dikatakan Agung pada Seminar Nasional, rangkaian Hari Pangan Sedunia XXXIX 2019 di Kendari, Jumat (1/11/2019).

Ketua Panitia Seminar Nasional yang juga sebagai Kepala Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian, Kementan, Sri Retno Hartati Mulyandari menambahkan pertanian keluarga (family farming) dalam konteks global saat ini dipandang sebagai tulang punggung pembangunan dan pencapaian ketahanan pangan.

Bahkan memiliki kontribusi penting dalam pencapaian target Sustanable Development Goals (SDGs), terutama target SDG 1 dan 2, yaitu pengentasan kemiskinan dan perbaikan nutrisi dan sistem pertanian berkelanjutan.

“Kita akan jadikan pangan lokal menjadi tuan rumah di negeri sendiri terwujud dengan segera. Kalau bisa cepat kenapa harus nanti kalau bisa hari ini Kenapa harus besok,” bebernya.

Di tempat yang sama, Gubernur Sultra, Ali Mazi menyebutkan Ketahanan pangan sudah menjadi isu utama dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia bukan hanya pada daerah dan nasional saja, namun juga sudah menjadi isu global yang harus ditangani bersama.

Sagu merupakan salah satu pangan lokal yang menjadi bahan makanan pokok yang dikonsumsi sebagian besar masyarakat di Sultra. Produksi sagu saat ini mencapai 6.967 ton per tahun dengan luas areal 5.105 hektar, namun lahannya semakin menyusut. 

baca juga

“Diperlukan upaya dan pengkajian yang sistematis dalam upaya peningkatan nilai tambah dari komoditas sagu melalui pengembangan model usaha agroindustri sagu yang berkelanjutan,” ungkap Ali Mazi.

Di hadapan peserta dan tamu undangan, Ali Mazi mengungkapkan salah satu sentra produksi sagu di Sultra berada di kota Kendari.

Sagu Sultra tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi lokal masyarakat tetapi juga untuk memenuhi permintaan dari provinsi lain yang juga mulai meningkat.

"Dengan demikian, Indonesia berpeluang besar untuk dapat terus meningkatkan produksi pangan dan industri melalui peningkatan produktivitas, perluasan areal tanam, peningkatan indeks pertanaman, serta pemanfaatan sumber daya pangan lokal," tegasnya.

Perlu diketahui, pemerintah Indonesia sendiri telah memberikan perhatian yang cukup besar terhadap pengembangan penganekaragaman pangan yang berbasis pada sumber daya lokal.

Di antaranya dengan adanya Undang-undang nomor 18 tahun 2012 tentang pangan dan peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2015 tentang ketahanan pangan dan gizi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mentan SYL Dukung Riset dan Pengembangan Komoditas Pertanian

Mentan SYL Dukung Riset dan Pengembangan Komoditas Pertanian

Bisnis | Kamis, 31 Oktober 2019 | 10:58 WIB

Menteri Pertanian Minta Penyuluh Dorong Gerakan Pembangunan Pertanian

Menteri Pertanian Minta Penyuluh Dorong Gerakan Pembangunan Pertanian

Bisnis | Kamis, 31 Oktober 2019 | 10:56 WIB

Kementan Akan Gandeng Kementerian ATR/BPN Cocokkan Data Lahan Pertanian

Kementan Akan Gandeng Kementerian ATR/BPN Cocokkan Data Lahan Pertanian

Bisnis | Kamis, 31 Oktober 2019 | 10:52 WIB

Menteri Pertanian Ajak Pimpinan Daerah Entaskan Kerawanan Pangan

Menteri Pertanian Ajak Pimpinan Daerah Entaskan Kerawanan Pangan

Bisnis | Rabu, 30 Oktober 2019 | 16:15 WIB

Rangkul Eks Menteri, Mentan Syahrul Yasin Limpo Siap Dikritik

Rangkul Eks Menteri, Mentan Syahrul Yasin Limpo Siap Dikritik

News | Selasa, 29 Oktober 2019 | 11:34 WIB

Meski Diguyur Hujan, Micky AFI Sukses Guncang Festival Hudoq Crossborder

Meski Diguyur Hujan, Micky AFI Sukses Guncang Festival Hudoq Crossborder

Bisnis | Minggu, 27 Oktober 2019 | 14:29 WIB

Terkini

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Video | Rabu, 30 September 2026 | 21:20 WIB

×