Susi Geram Ekspor Lobster Dibuka Edhy Prabowo, Eks PA 212: Ibu Jangan Gatal

Iwan Supriyatna, Rifan Aditya

Sabtu, 14 Desember 2019 | 05:02 WIB
Susi Geram Ekspor Lobster Dibuka Edhy Prabowo, Eks PA 212: Ibu Jangan Gatal
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo dengan Eks Menteri KKP Susi Pudjiastuti. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Susi Pudjiastuti semakin geram dengan wacana ekspor lobster yang bakal diterapkan Menteri Perikanan dan Kelautan (KKP) Edhy Prabowo. Susi bahkan menyemprot warganet yang mengatakan ekspor lobster akan menguntungkan nelayan.

Menanggapi sikap Susi, eks anggota Presidiun Alumni (PA) 212 Faizal Assegaf meminta mantan Menteri KKP tersebut untuk berbesar hati.

Melalui kicauan yang diunggah di akun Twitter, @faizalassegaf, pada Jumat (13/12/2019), Faizal menghimbau Susi untuk tidak memprotes kebijakan Edhy Prabowo.

"Ibu Susi Pudjiastuti mesti belajar legowo, jangan gatal memprotes izin Menteri Kelautan Edhy Prabowo ekspor benih lobster," tulis Faizal.

Semasa Susi Pudjiastuti menjabat sebagai Menteri KKP, ada kebijakan pelarangan ekspor benih lobster yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan Nomor 1/2015 tentang Penangkapan Lobster, Kepiting dan Rajungan. Kali ini ada wacana Edhy Prabowo bakal menghapus larangan itu.

Menurut Faizal Assegaf, kebijakan Edhy yang memperbolehkan ekspor lobster berdasarkan arahan Presiden Jokowi.

"Si menteri bertindak sesuai visi Jokowi, makanya Luhut Pandjaitan dukung keputusan tersebut. Jokowi sudah tegaskan: Hanya ada visi Presiden, tidak ada visi menteri!" kata Faizal.

Faizal Assegaf menyarankan Susi Pudjiastuti tidak protes kebijakan ekspor benih lobster (twitter @faizalassegaf)
Faizal Assegaf menyarankan Susi Pudjiastuti tidak protes kebijakan ekspor benih lobster (twitter @faizalassegaf)

Sebelumnya, Edhy Prabowo merasa kegiatan ekspor benih lobster dinilai tak akan merusak keseimbangan alam. Pasalnya, dia akan menerapkan kebijakan bahwa eksportir benih lobster harus membawa lobster indukan yang telah dikembangkan di negara lain kembali ke dalam negeri.

Sehingga, Lobster indukan bisa bertelur dan menghasilkan benih lobster yang siap untuk diekspor.

baca juga

"Setiap pengembang yang kita beri kesempatan 50 persen di Indonesia lobster ini setelah umurnya sebesar kelingking atau telunjuk kami minta 5 persen kita restocking kita masukkan di tempat benih benih itu diambil," jelas dia.

Dengan solusi ini, Edhy meyakini petani lobster bisa mendapatkan keuntungan yang lebih. Karena selain mengolah lobster, petani juga bisa mengekspor benih lobster.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warganet Sebut Ekspor Lobster Untungkan Nelayan, Susi Pudjiastuti Murka

Warganet Sebut Ekspor Lobster Untungkan Nelayan, Susi Pudjiastuti Murka

News | Kamis, 12 Desember 2019 | 17:56 WIB

Tabrak Aturan Susi soal Lobster, Edhy Prabowo Disebut Menteri Sontoloyo

Tabrak Aturan Susi soal Lobster, Edhy Prabowo Disebut Menteri Sontoloyo

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2019 | 10:41 WIB

Ekspor Benih Lobster Dibuka, Susi: Nelayan Jangan Bodoh, Kita Dirugikan!

Ekspor Benih Lobster Dibuka, Susi: Nelayan Jangan Bodoh, Kita Dirugikan!

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 14:01 WIB

Terkini

Menkeu Suahasil Tegaskan Pelantikan Pejabat Era Purbaya Tetap Sah

Menkeu Suahasil Tegaskan Pelantikan Pejabat Era Purbaya Tetap Sah

Video | Senin, 21 September 2026 | 18:48 WIB

Dipimpin Dasco, DPR-Pemerintah Sepakati RUU Reforma Agraria Lanjut ke Paripurna

Dipimpin Dasco, DPR-Pemerintah Sepakati RUU Reforma Agraria Lanjut ke Paripurna

News | Senin, 21 September 2026 | 18:46 WIB

Tolak Gelar Pahlawan Soeharto, Korban Tragedi Tanjung Priok 1984 Bersaksi di PTUN

Tolak Gelar Pahlawan Soeharto, Korban Tragedi Tanjung Priok 1984 Bersaksi di PTUN

News | Senin, 21 September 2026 | 18:46 WIB

7 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation Harian

7 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation Harian

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 18:45 WIB

Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya

Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:42 WIB

Tim Tenis Indonesia Tunduk 0-4 dari Rumania di Ajang Piala Davis 2026

Tim Tenis Indonesia Tunduk 0-4 dari Rumania di Ajang Piala Davis 2026

Video | Senin, 21 September 2026 | 18:40 WIB

Ulasan Your Lie in April: Tentang Belajar Hidup sebelum Semuanya Terlambat

Ulasan Your Lie in April: Tentang Belajar Hidup sebelum Semuanya Terlambat

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:40 WIB

Polda Metro Usut Kasus Mafia Tanah PTSL Bogor: Beda dengan KPK

Polda Metro Usut Kasus Mafia Tanah PTSL Bogor: Beda dengan KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 18:36 WIB

BPK Temukan Masalah di Tapera, 543 Rumah Tak Dimanfaatkan

BPK Temukan Masalah di Tapera, 543 Rumah Tak Dimanfaatkan

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 18:35 WIB

Api Hanguskan Deretan Kontainer ISO Tank di Terminal NPCT 1 Priok, 14 Unit Damkar Diterjunkan

Api Hanguskan Deretan Kontainer ISO Tank di Terminal NPCT 1 Priok, 14 Unit Damkar Diterjunkan

News | Senin, 21 September 2026 | 18:34 WIB

×