Bandara Halim Terendam Banjir, Penerbangan Ditutup Sementara

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Bandara Halim Terendam Banjir, Penerbangan Ditutup Sementara
Ilustrasi. Kedatangan penumpang di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. [Suara.com/Oke Atmaja]

Air setinggi 30 cm masih menggenangi runway Bandar Udara Halim Perdana Kusuma.

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menutup sementara Bandara Halim Perdana Kusuma. Hal ini imbas dari adanya genangan air di Landasan Pacu atau Runway di bandara tersebut.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Polana Banguningsih Pramesti mengatakan, kondisi terkini, air setinggi 30 cm masih menggenangi runway Bandar Udara Halim Perdana Kusuma. Area bandara yang tergenang kurang lebih 500 meter.

Banjir juga menggenangi area di luar bandara yang membuat penumpang sulit untuk mengakses ke Bandar Udara Halim Perdana Kusuma.

"Sesuai dengan Notam Nomor A0002/20 yang menyebutkan terjadinya standing water di landasan Pacu Bandar Udara Halim Perdana Kusuma," kata Polana dalam keterangannya, Rabu (1/1/2020).

Hingga saat ini, Polana akan terus memantau situasi di seluruh bandara dan mengambil langkah-langkah tepat sesuai ketentuan yang berlaku untuk mengantisipasi dampak dari perubahan cuaca yang diperkirakan akan terjadi hingga bulan Februari.

Perubahan cuaca memungkinkan adanya penundaan jadwal penerbangan (delay) dan pengalihan bandara tujuan pendaratan pesawat (divert).

Polana berharap agar para pengguna jasa transportasi udara dapat memaklumi jika adanya penundaan dan divert akibat perubahan cuaca.

"Cuaca ekstrim dan hujan lebat memungkinkan terjadinya delay dan divert penerbangan," tandas Polana.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS