Jack Ma Sumbang Rp 201 Miliar untuk Temukan Vaksin Virus Corona

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 30 Januari 2020 | 06:57 WIB
Jack Ma Sumbang Rp 201 Miliar untuk Temukan Vaksin Virus Corona
Pendiri Alibaba Jack Ma berbicara di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Bali Jumat (12/10). [Antara/Agung Rajasa]

Suara.com - Jack Ma pendiri Alibaba Group yang merupakan orang terkaya di China, telah menyumbangkan sekitar 100 juta yuan atau sekitar 14,4 juta dolar AS atau setara Rp 201 miliar (Rp 14.000) melalui yayasannya untuk membantu menemukan vaksin virus corona.

Mengutip CNN, Kamis (30/1/2020) miliarder itu telah mengalokasikan 40 juta yuan atau 5,8 juta dolar AS untuk dua organisasi penelitian pemerintah China.

"Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung langkah-langkah pencegahan dan perawatan," kata Jack Ma Foundation.

Donasi tersebut menyusul pengumuman pada hari Sabtu oleh Alibaba bahwa pihaknya sedang menyiapkan dana 1 miliar yuan atau 144 juta dolar AS untuk membeli pasokan medis untuk provinsi Wuhan dan Hubei, pusat penyebaran virus.

Perusahaan ini juga menawarkan kekuatan komputasi kecerdasan buatan gratis untuk organisasi penelitian ilmiah untuk mendukung pencarian vaksin atau perawatan.

Diberitakan sebelumnya, para ilmuwan di Australia berhasil menciptakan ulang virus Corona atau Coronavirus seperti yang kini merebak dari Wuhan, Provinsi Hubei, China. Mereka mengklaim sebagai orang-orang pertama yang berhasil menciptakan virus tersebut di luar China.

Sebelumnya para ilmuwan di China juga telah berhasil menciptakan ulang virus yang kini sudah menewaskan 132 orang tersebut, demikian dilaporkan BBC.

Capaian itu sendiri disebut sebagai sebuah terobosan karena bisa membantu mempercepat diagnosis dan menemukan obat untuk virus tersebut. Hasil temuan itu sendiri akan diserahkan ke organisasi kesehatan dunia WHO dalam waktu dekat.

Para ilmuwan dari sebuah laboratorium spesialis di Melbourne, Australia, mengatakan virus Corona ciptaan mereka itu dikreasi ulang dari virus yang diambil dari seorang pasien. Sampel virus itu mereka peroleh pada Jumat (24/1/2020) pekan lalu.

baca juga

"Kami sudah bersiap untuk menghadapi kejadian seperti ini sejak bertahun-tahun lalu dan itulah sebabnya kami bisa memberikan jawaban dengan sangat cepat," kata Mike Catton dari Peter Doherty Institute for Infection and Immunity.

Para pakar kesehatan mengatakan bahwa salinan virus Corona dari Wuhan bisa membantu para dokter lebih cepat mendeteksi virus pada orang-orang yang belum menunjukkan gejala-gejala terinfeksi dan menciptakan vaksin penangkal.

Pemerintah China sebelumnya mengatakan bahwa virus Corona dari Wuhan itu mirip dengan flu biasa, karena bisa menular ketika masih dalam fase inkubasi.

Tetapi menurut WHO, saat ini belum bisa dipastikan apakah virus Corona Wuhan bisa menyebar saat penderita belum menunjukkan gejala-gejala seperti demam atau batuk.

WHO juga mengatakan virus Corona dari Wuhan itu memiliki masa inkubasi selama dua sampai 10 hari, sebelum pasien menunjukkan gejala terinfeksi.

"Kami akan bisa mengumpulkan banyak informasi yang lebih akurat tentang bagaimana virus ini menyebar dan semematikan apa ia sebenarnya," jelas Catton, sembari menambahkan bahwa Coronavirus buatan itu akan dimanfaatkan dalam pengujian vaksin.

Virus Corona dari Wuhan itu telah menewaskan 132 orang di China dan sudah menginfeksi lebih dari 6000 orang di 16 negara seperti Thailand, Singapura, Malaysia, Korea Selatan, Jepang, Prancis, Jerman, Australia, dan Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2.000 Gerai Kopi Starbucks di China Ditutup Imbas Virus Corona

2.000 Gerai Kopi Starbucks di China Ditutup Imbas Virus Corona

Bisnis | Kamis, 30 Januari 2020 | 06:36 WIB

Takut Virus Corona, Gubernur Jatim Minta 248 Warganya di Wuhan Dipulangkan

Takut Virus Corona, Gubernur Jatim Minta 248 Warganya di Wuhan Dipulangkan

News | Kamis, 30 Januari 2020 | 05:39 WIB

Virus Corona Tak Ditanggung BPJS, Kemenkes Jawab Kegelisahan Masyarakat

Virus Corona Tak Ditanggung BPJS, Kemenkes Jawab Kegelisahan Masyarakat

Health | Rabu, 29 Januari 2020 | 21:55 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×