Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tensi Panas! Menteri KKP Gerah Dengan Tuduhan Menkeu Purbaya soal Proyek Kapal

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 11 Februari 2026 | 14:11 WIB
Tensi Panas! Menteri KKP Gerah Dengan Tuduhan Menkeu Purbaya soal Proyek Kapal
Tensi panas menyelimuti hubungan antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Kementerian Keuangan. Foto Suara.com/istimewa.
  • Menkeu Purbaya tuding KKP belum order kapal meski anggaran sudah dialokasikan.
  • Trenggono tegaskan dana kapal dari pinjaman UK dikelola Badan Logistik Pertahanan.
  • Trenggono minta Menkeu cek data ke bawahan sebelum komentar ke publik.

Suara.com - Tensi panas menyelimuti hubungan antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Kementerian Keuangan. Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono secara terbuka mengaku gerah dengan pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait belum adanya realisasi anggaran pembangunan kapal.

Persoalan ini bermula saat Menkeu Purbaya mempertanyakan komitmen KKP dalam membelanjakan anggaran. Purbaya mengaku heran lantaran dana sudah dialokasikan, namun belum ada pesanan yang masuk ke galangan kapal.

"Kan aneh enggak masuk akal. Uangnya sudah saya keluarkan, ordernya enggak ada," ujar Purbaya dengan nada tinggi di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Purbaya bahkan berkelakar bahwa dirinya mungkin salah data, namun ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada satu pun kontrak yang berjalan. "Mungkin Pak Trenggono yang betul, data saya salah. Tapi kan pinjaman itu lewat kita juga akhirnya," imbuhnya ketus.

Merespons tudingan tersebut, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono tak tinggal diam. Ia merasa tuduhan Purbaya salah sasaran. Menurut Trenggono, dana pembangunan kapal tersebut bersumber dari pinjaman Inggris (UK) yang saat ini prosesnya masih berjalan.

Lebih lanjut, ia mengklarifikasi bahwa eksekutor pinjaman tersebut bukan berada di bawah kendali KKP, melainkan Badan Logistik Pertahanan. Dalam hal ini, KKP hanya bertindak sebagai fasilitator teknis.

“Saya enggak ngerti maksud Pak Purbaya? Jadi, sebaiknya Pak Purbaya tanya dulu ke anak buahnya sebelum komentar,” tegas Trenggono.

Trenggono pun meminta Menkeu untuk lebih teliti dalam melakukan validasi data sebelum melontarkan pernyataan di ruang publik yang memicu kegaduhan.

“Sebaiknya Purbaya validasi data dulu sebelum menyampaikan seperti itu dong,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Panggil Menteri Airlangga Hingga Purbaya ke Istana, Ada Apa?

Prabowo Panggil Menteri Airlangga Hingga Purbaya ke Istana, Ada Apa?

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 14:03 WIB

Pendaftaran Calon Ketua OJK Dibuka, Menkeu Purbaya Jadi Ketua Pansel

Pendaftaran Calon Ketua OJK Dibuka, Menkeu Purbaya Jadi Ketua Pansel

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 10:35 WIB

Penonaktifan PBI BPJS Diprotes, Purbaya Buka Penyebabnya

Penonaktifan PBI BPJS Diprotes, Purbaya Buka Penyebabnya

Video | Rabu, 11 Februari 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB