Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Impor Makanan dan Minuman dari China Dibatasi Imbas Virus Corona

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 31 Januari 2020 | 10:01 WIB
Impor Makanan dan Minuman dari China Dibatasi Imbas Virus Corona
Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto saat meninjau harga bahan pokok di Pasar Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (31/1/2020). (Suara.com/Arry Saputra)

Suara.com - Wabah virus corona yang merebak di China tak memiliki dampak secara keseluruhan terhadap ekspor impor di Indonesia. Hal itu disampaikan oleh Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto saat meninjau harga bahan pokok di Pasar Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (31/1/2020).

Agus mengatakan, meski tak berdampak secara keseluruhan, pihaknya tetap mewanti-wanti dengan barang impor terutama yang berkaitan dengan bahan pokok.

"Secara keseluruhan tidak terpengaruh, kalau ekspor tetap. Tapi kalau impor kita harus hati-hati terutama yang berkaitan dengan makanan dan minuman," kata Agus.

Yang pasti, lanjut Agus, impor dari China akan ada penurunan karena pembatasan. Selain itu, penerimaan kiriman barang harus dipilih secara selektif untuk kewaspadaan virus corona yang cukup mengkhawatirkan.

"Kita juga selektif dan para importir ini juga menulis kontrak dan sebagainya. Tapi di sisi lain kita harus waspada bahwa situasi virus ini cukup mengkhawatirkan, tapi lebih mengkhawatirkan lagi kalau masuk di Indonesia melalui makanan dan minuman," tuturnya.

Ditanya apakah akan menghentikan impor dari China, Agus mengatakan bahwa tidak akan penghentian, melainkan akan ada pembatasan impor barang dari China untuk mencegah penyebaran virus corona.

Menurutnya apabila langsung diberhentikan secara tiba-tiba maka akan merugikan para importir yang sudah membuat kontrak.

"Kita lihat nanti, tadi sudah saya katakan kalau tiba-tiba menghentikan akan merugikan importir. Nah ini, kita harus pikirkan tapi juga akan mencarikan solusi yang terbaik bagi semuanya," jelasnya.

Untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut impor barang akan dikurangi. Impor makanan dan minuman akan dipilih secara selektif dan diwaspadai.

"Kita harus waspada. Semua jenis makanan dan minuman karena tidak bisa spesifik makanan apa, tapi yang namanya makanan dan minuman ini kan langsung dikonsumsi oleh penduduk kita," ucapnya.

Kontributor : Arry Saputra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebaran Virus Corona Sudah Capai 7.818 Kasus di 18 Negara, Ini Daftarnya

Sebaran Virus Corona Sudah Capai 7.818 Kasus di 18 Negara, Ini Daftarnya

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 09:10 WIB

Harga Emas Berkilau di Tengah Perlambatan Ekonomi Akibat Virus Corona

Harga Emas Berkilau di Tengah Perlambatan Ekonomi Akibat Virus Corona

Bisnis | Jum'at, 31 Januari 2020 | 09:01 WIB

31 Perawat Kompak Potong Rambut Panjangnya Demi Rawat Pasien Virus Corona

31 Perawat Kompak Potong Rambut Panjangnya Demi Rawat Pasien Virus Corona

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:20 WIB

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:33 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB