Siap-siap! Danantara Bakal Pangkas Kursi Bos BUMN Asuransi, Dari 15 Sisa 3

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:03 WIB
Siap-siap! Danantara Bakal Pangkas Kursi Bos BUMN Asuransi, Dari 15 Sisa 3
Danantara memastikan akan melakukan "diet ketat" terhadap jumlah entitas perusahaan pelat merah, termasuk di sektor asuransi. pada tahun ini. Foto Antara.
Baca 10 detik
  • Konsolidasi BUMN kurangi jumlah perusahaan dan kursi direksi demi efisiensi.
  • 15 BUMN asuransi akan diciutkan menjadi 3 entitas besar pada tahun 2026.
  • Danantara jamin tidak ada PHK karyawan; staf akan diserap ke entitas hasil merger.

Suara.com - Gelombang efisiensi besar-besaran di tubuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) segera dimulai. Badan Pengelola (BP) Danantara memastikan akan melakukan "diet ketat" terhadap jumlah entitas perusahaan pelat merah, termasuk di sektor asuransi, yang otomatis bakal memangkas jumlah jabatan direksi.

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa proses perampingan ini ditargetkan tuntas tahun ini. Fokus utamanya adalah mengubah ratusan perusahaan kecil yang tidak efisien menjadi entitas raksasa yang lebih kompetitif.

"Karena jumlah perusahaannya berkurang, tentu jumlah [direksi] akan berkurang. Supaya lebih efisien," ujar Dony usai gelaran Indonesia Economic Outlook di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Sektor asuransi menjadi sorotan utama. Saat ini, terdapat sekitar 15 perusahaan asuransi milik negara yang dinilai terlalu terfragmentasi dan boros struktur. Danantara berencana mengerucutkan belasan perusahaan tersebut menjadi hanya tiga entitas utama pada tahun 2026.

Tiga raksasa baru ini nantinya akan memiliki spesialisasi khusus, asuransi jiwa, asuransi umum dan asuransi kredit

"Kita punya sekitar 15 perusahaan asuransi BUMN dan tahun 2026 ini akan kita konsolidasi. Kita dorong nanti hanya menjadi tiga perusahaan saja," tambah Dony.

Tak hanya asuransi langsung, sektor reasuransi pun tak luput dari radar. Tiga pemain besar yakni Nasional Reasuransi Indonesia (NasRe), Reasuransi Indonesia Utama (RIU), dan Tugu Reasuransi Indonesia masuk dalam agenda penggabungan.

Meski jajaran petinggi alias direksi bakal berkurang drastis, Dony memberikan jaminan bagi para karyawan level staf. Ia memastikan tidak akan ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal akibat merger ini.

Skema yang disiapkan adalah penyerapan seluruh tenaga kerja ke dalam entitas hasil konsolidasi. Strategi ini diambil agar perusahaan memiliki skala usaha (size) yang lebih besar, pengelolaan risiko yang terkontrol, dan tidak lagi membebani negara dengan kerugian.

Baca Juga: Askrindo dan IFG Sediakan Ribuan Tiket Mudik Gratis dari Pulau Jawa Hingga Sumatra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI