Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.501,585
LQ45 638,736
Srikehati 310,420
JII 390,270
USD/IDR 17.774

Siap-siap! Danantara Bakal Pangkas Kursi Bos BUMN Asuransi, Dari 15 Sisa 3

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:03 WIB
Siap-siap! Danantara Bakal Pangkas Kursi Bos BUMN Asuransi, Dari 15 Sisa 3
Danantara memastikan akan melakukan "diet ketat" terhadap jumlah entitas perusahaan pelat merah, termasuk di sektor asuransi. pada tahun ini. Foto Antara.
baca 10 detik
  • Konsolidasi BUMN kurangi jumlah perusahaan dan kursi direksi demi efisiensi.
  • 15 BUMN asuransi akan diciutkan menjadi 3 entitas besar pada tahun 2026.
  • Danantara jamin tidak ada PHK karyawan; staf akan diserap ke entitas hasil merger.

Suara.com - Gelombang efisiensi besar-besaran di tubuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) segera dimulai. Badan Pengelola (BP) Danantara memastikan akan melakukan "diet ketat" terhadap jumlah entitas perusahaan pelat merah, termasuk di sektor asuransi, yang otomatis bakal memangkas jumlah jabatan direksi.

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa proses perampingan ini ditargetkan tuntas tahun ini. Fokus utamanya adalah mengubah ratusan perusahaan kecil yang tidak efisien menjadi entitas raksasa yang lebih kompetitif.

"Karena jumlah perusahaannya berkurang, tentu jumlah [direksi] akan berkurang. Supaya lebih efisien," ujar Dony usai gelaran Indonesia Economic Outlook di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Sektor asuransi menjadi sorotan utama. Saat ini, terdapat sekitar 15 perusahaan asuransi milik negara yang dinilai terlalu terfragmentasi dan boros struktur. Danantara berencana mengerucutkan belasan perusahaan tersebut menjadi hanya tiga entitas utama pada tahun 2026.

Tiga raksasa baru ini nantinya akan memiliki spesialisasi khusus, asuransi jiwa, asuransi umum dan asuransi kredit

"Kita punya sekitar 15 perusahaan asuransi BUMN dan tahun 2026 ini akan kita konsolidasi. Kita dorong nanti hanya menjadi tiga perusahaan saja," tambah Dony.

Tak hanya asuransi langsung, sektor reasuransi pun tak luput dari radar. Tiga pemain besar yakni Nasional Reasuransi Indonesia (NasRe), Reasuransi Indonesia Utama (RIU), dan Tugu Reasuransi Indonesia masuk dalam agenda penggabungan.

Meski jajaran petinggi alias direksi bakal berkurang drastis, Dony memberikan jaminan bagi para karyawan level staf. Ia memastikan tidak akan ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal akibat merger ini.

Skema yang disiapkan adalah penyerapan seluruh tenaga kerja ke dalam entitas hasil konsolidasi. Strategi ini diambil agar perusahaan memiliki skala usaha (size) yang lebih besar, pengelolaan risiko yang terkontrol, dan tidak lagi membebani negara dengan kerugian.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Askrindo dan IFG Sediakan Ribuan Tiket Mudik Gratis dari Pulau Jawa Hingga Sumatra

Askrindo dan IFG Sediakan Ribuan Tiket Mudik Gratis dari Pulau Jawa Hingga Sumatra

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 10:03 WIB

Gandeng Perusahaan Asing, Perminas Mulai Misi Pencarian Mineral Kritis

Gandeng Perusahaan Asing, Perminas Mulai Misi Pencarian Mineral Kritis

Bisnis | Selasa, 17 Februari 2026 | 17:54 WIB

Menghitung Hari Pengumuman Lelang WTE Danantara, Emiten Ini Bisa Jadi Kuda Hitam

Menghitung Hari Pengumuman Lelang WTE Danantara, Emiten Ini Bisa Jadi Kuda Hitam

Bisnis | Selasa, 17 Februari 2026 | 12:05 WIB

Terkini

Kelolaan Emas BRI Group Capai 153 Ton, Perkuat Ekosistem Nasional dan Selaras Pidato Presiden RI

Kelolaan Emas BRI Group Capai 153 Ton, Perkuat Ekosistem Nasional dan Selaras Pidato Presiden RI

Kaltim | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:45 WIB

5 Perbedaan Rice Cooker dan Magic Com, Mana yang Paling Worth It Dibeli?

5 Perbedaan Rice Cooker dan Magic Com, Mana yang Paling Worth It Dibeli?

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:40 WIB

BRI dan Holding UMi Dorong Emas Jadi Instrumen Penguatan Ekonomi

BRI dan Holding UMi Dorong Emas Jadi Instrumen Penguatan Ekonomi

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:40 WIB

Pemerintah Klaim Proyek Motor Listrik Nasional Bisa Hemat Subsidi BBM Rp 82,2 Triliun

Pemerintah Klaim Proyek Motor Listrik Nasional Bisa Hemat Subsidi BBM Rp 82,2 Triliun

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:39 WIB

Sosok Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed Lulusan Jerman yang Terjaring OTT KPK

Sosok Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed Lulusan Jerman yang Terjaring OTT KPK

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:35 WIB

BRI Perkuat Ekosistem Emas untuk Optimalkan Kekayaan Nasional

BRI Perkuat Ekosistem Emas untuk Optimalkan Kekayaan Nasional

Sumbar | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:35 WIB

Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI

Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:34 WIB

BRI Perkuat Holding Ultra Mikro, Ekosistem Emas Kelola 153 Ton

BRI Perkuat Holding Ultra Mikro, Ekosistem Emas Kelola 153 Ton

Jogja | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:29 WIB

Donald Trump: Negosiasi AS dan Iran Makin Rumit, Banyak Pemimpin Teheran Tewas

Donald Trump: Negosiasi AS dan Iran Makin Rumit, Banyak Pemimpin Teheran Tewas

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Sinyal Darurat Seleksi Hakim Agung: Benarkah Rekam Jejak Terabaikan?

Sinyal Darurat Seleksi Hakim Agung: Benarkah Rekam Jejak Terabaikan?

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:25 WIB

×