Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.370,679
LQ45 634,821
Srikehati 316,336
JII 410,153
USD/IDR 17.714

Skandal eFishery: Menanti Ketegasan Hakim di Tengah Lumpuhnya Regulasi Digital

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 18 Februari 2026 | 11:56 WIB
Skandal eFishery: Menanti Ketegasan Hakim di Tengah Lumpuhnya Regulasi Digital
Ilustrasi eFishery (instagram.com/efishery)
  • Perlu perbaikan hukum & terobosan hakim hadapi kejahatan teknologi.
  • Terungkap penggunaan direktur boneka demi manipulasi data keuangan.
  • Ketegasan hukum kunci pulihkan kepercayaan investor asing di startup.

Suara.com - Laju teknologi yang melesat bak meteor rupanya belum mampu diimbangi oleh langkah kaki regulasi dan hukum di Tanah Air. Celah inilah yang diduga dimanfaatkan oleh oknum startup untuk mengeruk keuntungan pribadi, menyamarkan aset, hingga mengelabui investor global.

Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad, menyoroti tajam fenomena ini. Menurutnya, ada tiga faktor krusial yang mendesak untuk diperbaiki: peraturan, aparat, dan budaya. Ia menilai, substansi hukum saat ini masih memiliki kelemahan fatal dalam mengantisipasi kecanggihan kejahatan kerah putih di era digital.

"Dari sisi substansi, harus dievaluasi kelemahan hukum dalam mengantisipasi kecanggihan kejahatan. Saya setuju bila aparat hukum, termasuk hakim, melakukan terobosan hukum dalam mengadili oknum yang memanfaatkan teknologi untuk menyamarkan tindakannya," tegas Suparji di Jakarta, Rabu (14/1).

Terkait kasus hukum yang menjerat pendiri eFishery, Gibran Chuzaefah dan kawan-kawan, Suparji mendorong penggunaan instrumen hukum yang paling ditakuti: Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

"Berikan hukuman seberat-beratnya agar kapok. Siapapun yang terlibat harus diminta pertanggungjawaban. Terapkan TPPU, kalau perlu rampas aset-asetnya," tambahnya. Meski tetap menghormati asas praduga tidak bersalah, Suparji menilai kejahatan yang berdampak luas pada ekonomi nasional layak diganjar sanksi maksimal.

Senada dengan itu, ahli digital forensik Ruby Alamsyah menyebut rentetan skandal di sektor fintech dan startup—termasuk eFishery—adalah buah dari ketidaksiapan regulasi. "Digital forensik bisa membantu penegak hukum menelusuri jejak elektronik hingga perubahan data keuangan sebagai dasar tuntutan maksimal," jelas Ruby.

Dalam sidang lanjutan di Pengadilan (12/2/2026), fakta mengejutkan terungkap. Dua saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum, Muhammad Alpi Gandamanah dan Dewi Rismaniar, mengaku hanya sebagai nominee atau "direktur boneka".

Nama mereka dipinjam untuk mendirikan berbagai perusahaan cangkang (PT dan CV) oleh pihak Gibran dengan imbalan receh, hanya sekitar Rp500 ribu hingga Rp1 juta. Alpi bahkan menyeret nama Gresa Palma Gunawan, istri Gibran, sebagai sosok yang awal menghubungi untuk "peminjaman nama" tersebut. Saat ditanya soal aliran uang atau operasional PT Multidaya Teknologi Nusantara (eFishery), keduanya kompak mengaku buta total.

Kuasa hukum PT Multidaya Teknologi Nusantara, Andi F. Simangunsong, menyayangkan rapinya skema penipuan ini yang baru terendus akhir 2024. Selama bertahun-tahun, komisaris dan pemegang saham disuguhi laporan keuangan fiktif.

"Pola ini sangat mengkhawatirkan bagi iklim investasi. Investor asing melihat kasus TaniHub, Investree, dan sekarang eFishery. Persidangan ini sangat penting untuk mengembalikan kepercayaan mereka," ujar Andi optimistis.

Penegakan hukum yang tanpa pandang bulu kini menjadi satu-satunya kunci agar modal asing tidak lari meninggalkan ekosistem startup lokal yang tengah terluka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Transisi Energi Tak Cuma Proyek Jumbo, Kini Startup Energi Hijau Ikut Tancap Gas

Transisi Energi Tak Cuma Proyek Jumbo, Kini Startup Energi Hijau Ikut Tancap Gas

Bisnis | Selasa, 17 Februari 2026 | 10:07 WIB

Viral Nasabah Susah Narik Uangnya di Tabungan, BCA Digital Buka Suara

Viral Nasabah Susah Narik Uangnya di Tabungan, BCA Digital Buka Suara

Bisnis | Selasa, 17 Februari 2026 | 08:47 WIB

Subscription Fatigue: Ketika Hidup Menjadi Versi Trial yang Mencekik Saldo

Subscription Fatigue: Ketika Hidup Menjadi Versi Trial yang Mencekik Saldo

Your Say | Selasa, 17 Februari 2026 | 19:00 WIB

Terkini

Bos Bursa Masih Optimistis Meski IHSG Anjlok Usai Pidato Prabowo

Bos Bursa Masih Optimistis Meski IHSG Anjlok Usai Pidato Prabowo

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:19 WIB

Prabowo Sebut Sawit-Batu Bara Bikin Cuan RI

Prabowo Sebut Sawit-Batu Bara Bikin Cuan RI

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:16 WIB

Harga BBM Naik, SiCepat Pilih Tahan Ongkir Ketimbang Bebani Konsumen

Harga BBM Naik, SiCepat Pilih Tahan Ongkir Ketimbang Bebani Konsumen

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:03 WIB

Prabowo Tanya ke Bos Parpol Hingga Ormas, Kenapa Penduduk Miskin RI Bertambah?

Prabowo Tanya ke Bos Parpol Hingga Ormas, Kenapa Penduduk Miskin RI Bertambah?

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:31 WIB

Prabowo Bentuk Danantara Sumber Daya Indonesia, Ekspor Sawit-Cs Wajib Lewat Sini

Prabowo Bentuk Danantara Sumber Daya Indonesia, Ekspor Sawit-Cs Wajib Lewat Sini

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:20 WIB

PT Pegadaian Perkuat Dominasi sebagai Bank Emas Indonesia Dukung Agenda Asta Cita Pemerintah

PT Pegadaian Perkuat Dominasi sebagai Bank Emas Indonesia Dukung Agenda Asta Cita Pemerintah

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:16 WIB

CORE: Proyeksi Inflasi 2027 dalam Pidato Prabowo Masih Wajar

CORE: Proyeksi Inflasi 2027 dalam Pidato Prabowo Masih Wajar

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:06 WIB

Rupiah Lemah, Purbaya Akui 'Terpaksa' Turun Tangan lewat Pasar Obligasi

Rupiah Lemah, Purbaya Akui 'Terpaksa' Turun Tangan lewat Pasar Obligasi

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:48 WIB

BUMN Jadi Eksportir Tunggal Tiga Komoditas Ini, Nikel Tidak Termasuk

BUMN Jadi Eksportir Tunggal Tiga Komoditas Ini, Nikel Tidak Termasuk

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:39 WIB

Prabowo Jelaskan Tujuan Pembentukan Badan Khusus Ekspor

Prabowo Jelaskan Tujuan Pembentukan Badan Khusus Ekspor

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:04 WIB