Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Stabilkan Harga Cabai dan Bawang, Kementan Gelar Operasi Pasar

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Minggu, 09 Februari 2020 | 13:57 WIB
Stabilkan Harga Cabai dan Bawang, Kementan Gelar Operasi Pasar
Operasi pasar Kementerian Pertanian. (Dok : Kementan).

Suara.com - Dalam rangka menstabilkan harga cabai dan bawang, pemerintah melalui Kementerian Pertanian menggelar operasi pasar di Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Pasar Minggu, Jakarta, Minggu (9/2/2020).

Dalam operasi pasar ini, Kementan bersama food stasion dan PD Pasar Jaya mendistribusikan 30 ton cabai dan bawang putih untuk 22 pasar di DKI Jakarta. 10 ton diantaranya dari Kementan dan 20 ton bawang putih lainya dari food stasion.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan, Agung Hendriadi mengatakan bahwa operasi ini digelar di setiap adanya kenaikan harga di pasar-pasar tradisional. Kata Agung, kondisi ini harus direspon secara cepat dengan menyediakan pangan murah untuk menstabilkan posisi harga awal.

"Hari ini kita bersama-sama mengamankan pasokan dan harga untuk keperluan rumah tangga di DKI Jakarta. Setidaknya ada 20 ton bawang putih yang kita distribusikan ke pasar tradisional dengan harga Rp 30 ribu perkilo," ujarnya.

Menurut Agung, harga cabe rawit di pasar-pasar DKI Jakarta belakangan ini mendekati Rp 100 ribu. Namun kondisi tersebut mulai berangsur turun hingga berada di level Rp 70 ribu perkilogram. Kenaikan, kata Agung, rata-rata disebabkan oleh faktor cuaca buruk yang terjadi beberapa waktu lalu.

Meski demikian, Agung menjamin semua barang yang dijual dalam Operasi Pasar ini memiliki kualitas yang cukup bagus karena didatangkan langsung dari para petani di Kalimantan, Sulawesi Selatan, dan Sumatera barat.

"Pesan Pak Mentan (Syahrul Yasin Limpo) adalah operasi pasar ini jangan sampai berhenti sebelum harganya turun di angka Rp 50 ribu perkilogram," tegas Agung.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang hadir dalam operasi ini mendukung upaya Kementan dalam menstabilkan harga melalui operasi pasar. Ia mengatakan dengan adanya operasi ini, warga Jakarta diharapkan tidak resah dengan naiknya sejumlah harga pangan.

"Yang terpenting bukan soal harganya yang tinggi, tetapi bagaimana keluarga di Jakarta bisa merasakan ketenangan dengan harga pangan yang stabil dan ketersediaan yang cukup," kata Anies.

Sekedar diketahui, operasi pasar ini digelar di 22 pasar antara lain pasar pulo gadung, pasar Johar Baru, pasar Tebet barat, pasar Koja baru, pasar Petojo Ilir, pasar Gondangdia, pasar pondok labu, pasar Mampang Prapatan, pasar kelapa gading, pasar Cijantung, pasar Kramat jati, pasar pasar Minggu, pasar Kebayoran lama.

Selanjutnya, ada juga di pasar Tomang barat, pasar Palmerah, pasar Glodok, pasar Jatinegara, pasar Klender SS, pasar Senen, pasar Tanah Abang, pasar Anyer Bahari, dan pasar metro atom.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tahun Ini Kementan Bakal Tetapkan Sejumlah Kebijakan Prioritas

Tahun Ini Kementan Bakal Tetapkan Sejumlah Kebijakan Prioritas

Bisnis | Sabtu, 08 Februari 2020 | 12:16 WIB

Kementan Tegaskan Tak Ada Pengurangan Pupuk Bersubsidi

Kementan Tegaskan Tak Ada Pengurangan Pupuk Bersubsidi

Bisnis | Jum'at, 07 Februari 2020 | 09:41 WIB

Kementan Minta Daerah Manfaatkan Alat Pertanian Secara Maksimal

Kementan Minta Daerah Manfaatkan Alat Pertanian Secara Maksimal

Bisnis | Kamis, 06 Februari 2020 | 14:23 WIB

Kementan Siapkan Program untuk Wujudkan Pertanian yang Maju dan Modern

Kementan Siapkan Program untuk Wujudkan Pertanian yang Maju dan Modern

Bisnis | Kamis, 06 Februari 2020 | 09:47 WIB

Bunga Ringan, KUR Jadi Solusi bagi Petani untuk Kembangkan Usaha

Bunga Ringan, KUR Jadi Solusi bagi Petani untuk Kembangkan Usaha

Bisnis | Rabu, 05 Februari 2020 | 10:58 WIB

Kementan Siapkan Mekanisme KUR untuk Alsintan

Kementan Siapkan Mekanisme KUR untuk Alsintan

Bisnis | Selasa, 04 Februari 2020 | 11:14 WIB

Terkini

Lonjakan Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah, Cabai, hingga Telur

Lonjakan Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah, Cabai, hingga Telur

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:54 WIB

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:15 WIB

UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?

UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:10 WIB

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:04 WIB

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:58 WIB

Emas Laku Keras, Laba ANTAM Naik 58 Persen di Triwulan I 2026

Emas Laku Keras, Laba ANTAM Naik 58 Persen di Triwulan I 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:52 WIB

Wamenaker: Biaya Membunuh Industri Tembakau Sangat Murah, Tapi...

Wamenaker: Biaya Membunuh Industri Tembakau Sangat Murah, Tapi...

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:46 WIB

Haga Emas Antam Terus Turun, Hari Ini Dibanderol Rp 2.769.000/Gram

Haga Emas Antam Terus Turun, Hari Ini Dibanderol Rp 2.769.000/Gram

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:25 WIB

Tak Sekadar Bisnis, Emiten TAPG Mulai Jalankan Program Hunian Layak

Tak Sekadar Bisnis, Emiten TAPG Mulai Jalankan Program Hunian Layak

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:20 WIB

IHSG Berbalik Arah, Dibuka Menguat Namun Langsung Merosot

IHSG Berbalik Arah, Dibuka Menguat Namun Langsung Merosot

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:15 WIB