Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Dampak Corona Mulai Gerogoti Ekonomi RI, Airlangga Andalkan Domestic Market

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 21 Februari 2020 | 14:43 WIB
Dampak Corona Mulai Gerogoti Ekonomi RI, Airlangga Andalkan Domestic Market
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat melaunching enam program baru Fakultas Teknik di Universitas Surabaya (Ubaya), Rabu (12/2/2020) malam. [Suara.com/Arry Saputra]

Suara.com - Dampak Virus Corona kini mulai terlihat nyata menyerang Perekonomian Indonesia. Agar bisa bertahan dalam situasi ini pemerintah mengaku bakal terus memaksimalkan peran dari ekonomi dalam negeri (domestic market) seperti halnya konsumsi masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan terus memantau perkembangan Virus Corona setiap harinya. Menurut dia jika sampai akhir bulan ini tidak ada kabar menggembirakan dari penyebaran virus yang memilik nama resmi Covid-19 itu pemerintah akan menyiapkan sejumlah langkah strategis lainnya.

"Kalau masalah Corona kan kita masih monitor sampai akhir bulan bagimana trendnya seperi apa dan Indonesia saat ini mengandalkan domestic market," kata Airlangga saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Domestic market tersebut, lanjut Airlangga, menjadi salah satu senjata yang diandalkan Pemerintah Indonesia, ketika kinerja perdagangan baik ekspor dan impor dengan China terganggu dengan adanya Virus Corona ini.

"Indonesia juga impor dari China juga terkait bahan baku kosmetik maupun farmasi jadi tentunya yang kita jaga buying power (kekuatan daya beli masyarakat) di dalam negeri agar ekonomi tidak terlalu turun," katanya.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan akibat Virus Corona ini penerimaan pajak sektor perdagangan ambles cukup dalam sepanjang Januari 2020, pada periode tersebut penerimaan hanya mencapai Rp 22,18 triliun turun 5,8 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Ini karena saat liburan Hari Raya China, kemudian terkena Virus Corona, ini yang menyebabkan terjadi penurunan,” kata Sri Mulyani.

Menurut dia, pada Januari tahun lalu, sektor perdagangan masih bisa tumbuh 8,4 persen year-on-year (yoy). Tapi di bulan pertama 2020 ini, sektor tersebut hanya tumbuh 2,6 persen. Padahal, sektor perdagangan memiliki kontribusi kedua terbesar terhadap penerimaan pajak, yaitu 21,7 persen.

Virus Corona mulai menyebar sejak awal tahun 2019 hingga memasuki perayaan Imlek pada 25 Januari 2020. Sumbernya yaitu dari Kota Wuhan, Cina. Hingga hari ini, jumlah korban meninggal pun sudah mencapai 2.005 jiwa.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Bingung, Menurunnya Kunjungan 2 Juta Turis China Diributkan

Luhut Bingung, Menurunnya Kunjungan 2 Juta Turis China Diributkan

Bisnis | Jum'at, 21 Februari 2020 | 06:44 WIB

Virus Corona Juga Buat Rupiah Loyo Pada Awal Februari

Virus Corona Juga Buat Rupiah Loyo Pada Awal Februari

Bisnis | Kamis, 20 Februari 2020 | 19:29 WIB

Imbas Virus Corona, Bank Indonesia Prediksi Ekonomi RI 2020 Bakal Tertekan

Imbas Virus Corona, Bank Indonesia Prediksi Ekonomi RI 2020 Bakal Tertekan

Bisnis | Kamis, 20 Februari 2020 | 19:20 WIB

Luhut: Virus Corona Masih Menghantui Kita Semua

Luhut: Virus Corona Masih Menghantui Kita Semua

Bisnis | Kamis, 20 Februari 2020 | 17:23 WIB

Virus Corona Ganggu Ekonomi, Jokowi Sebut Satu-satunya Obat Hanya Investasi

Virus Corona Ganggu Ekonomi, Jokowi Sebut Satu-satunya Obat Hanya Investasi

Bisnis | Kamis, 20 Februari 2020 | 16:39 WIB

Terkini

Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China

Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:33 WIB

Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat

Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:37 WIB

Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%

Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:59 WIB

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:05 WIB

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:58 WIB

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:53 WIB

Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN

Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:47 WIB

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22 WIB

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:16 WIB

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB