Jokowi Guyur Rp 72 Miliar untuk Influencer, Pengamat: Pemborosan!

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 27 Februari 2020 | 11:18 WIB
Jokowi Guyur Rp 72 Miliar untuk Influencer, Pengamat: Pemborosan!
Petikan vlog Jokowi [YouTube/Presiden Joko Widodo]

Suara.com - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyiapkan anggaran sedikitnya Rp 72 miliar untuk para influencer guna mempromosikan sektor pariwisata ditengah-tengah lesunya kunjungan turis imbas virus corona.

Direktur Riset Center of Reform on Economic (CORE) Indonesia Piter Abdullah menilai, kebijakan tersebut justru sangat memboroskan anggaran.

"Justru untuk influencer itu engga perlu, pemborosan saja itu," kata Piter saat dihubungi Suara.com, Kamis (27/2/2020).

Menurutnya, niatan pemerintah yang memberikan sejumlah insentif fiskal demi menggenjot kinerja pariwisata tanah air tujuannya sudah baik, tapi cara dalam memberikan insentifnya yang salah, termasuk juga soal anggaran influencer ini.

"Selama virus corona masih mewabah, dikasih potongan berapapun wisatawan asing tidak akan datang," kata Piter.

Justru kata dia, ketika pemerintah ingin mendatangkan turis mancanegara lebih banyak lagi ke Indonesia akan sangat beresiko ditengah-tengah masih merebaknya virus corona.

"Kalaupun datang, justru berisiko membawa masuk virus corona. Pemerintah harus hati-hati dengan resiko ini," ucapnya.

Sebelumnya pemerintah Indonesia menyiapkan anggaran sedikitnya Rp 72 miliar untuk para influencer dalam mempromosikan tempat-tempat wisata di Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pengelolaan dana influencer tersebut akan berada di bawah Kementerian Pariwisata.

baca juga

"Itu semuanya di Kementerian Pariwisata, karena itu bagian dari paket wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara," kata Airlangga saat ditemui di Ballroom Hotel Ritz Jakarta, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Airlangga menuturkan, dana influencer tersebut salah satunya diimplementasikan dalam bentuk pemberian diskon tiket pesawat sekitar 50 dolar AS. Pemberian diskon tersebut akan diatur oleh maskapai penerbangan.

"Itu setiap orang begitu ke Indonesia dapat 50 dolar AS. Teknisnya dengan industri pariwisata, airlines masing masing. Kita akan dorong bahwa paket-paket ini leading sektornya di menteri pariwisata," kata Ketua Umum Partai Golkar ini.

Tak hanya itu, untuk menggairahkan sektor pariwisata ditengah-tengah lesunya turis asing asal China, pemerintah juga memberikan diskon sebesar 30 sampai 50 persen tiket pesawat terbang untuk 10 destinasi tujuan wisata.

"Diskonnya untuk pesawat pemerintah kasih kuota setiap pesawat 25 persen dari pesawat kasih diskon 30 persen. Itu on top dilakukan untuk pesawat-pesawat plus avtur di 10 destinasi diturunkan sehingga tentu airline bisa memberikan tambahan," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menpar Wishnutama: Rp 72 Miliar Bukan untuk Influencer Saja

Menpar Wishnutama: Rp 72 Miliar Bukan untuk Influencer Saja

Bisnis | Kamis, 27 Februari 2020 | 10:00 WIB

Anak Kelaparan Sampai Makan Sabun, Ferdinand Sentil Jokowi dan Mahfud MD

Anak Kelaparan Sampai Makan Sabun, Ferdinand Sentil Jokowi dan Mahfud MD

News | Kamis, 27 Februari 2020 | 07:57 WIB

Mau Kecipratan Rp 72 Miliar? Simak Dulu 5 Cara Menjadi Influencer Ini

Mau Kecipratan Rp 72 Miliar? Simak Dulu 5 Cara Menjadi Influencer Ini

News | Rabu, 26 Februari 2020 | 18:02 WIB

Terkini

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Video | Rabu, 30 September 2026 | 21:20 WIB

Nahkoda KM Virgo Transport 8 Ditetapkan Tersangka dan Ditahan!

Nahkoda KM Virgo Transport 8 Ditetapkan Tersangka dan Ditahan!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:11 WIB

Kim Young Kwang dan Lee Ju Myoung Dipastikan Bintangi The Queen of Taming

Kim Young Kwang dan Lee Ju Myoung Dipastikan Bintangi The Queen of Taming

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 21:00 WIB

Apakah 28 Oktober 2026 Hari Libur Nasional? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan

Apakah 28 Oktober 2026 Hari Libur Nasional? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 20:55 WIB

6 Shio yang Bakal Banjir Duit di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

6 Shio yang Bakal Banjir Duit di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 20:50 WIB

Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?

Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 20:42 WIB

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

News | Rabu, 30 September 2026 | 20:38 WIB

×