Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Jokowi Kumpulkan Menteri untuk Kalkulasi Dampak Corona ke Ekonomi RI

Iwan Supriyatna, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 09 Maret 2020 | 18:09 WIB
Jokowi Kumpulkan Menteri untuk Kalkulasi Dampak Corona ke Ekonomi RI
Presiden Jokowi saat memimpin ratas soal karhutla di Riau. (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden).

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin Rapat Terbatas terkait rencana Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2021 dan Rencana Kerja Pemerintah 2021 di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (9/3/2020).

Dalam ratas, Jokowi menekankan sejumlah hal. Pertama Jokowi meminta jajarannya untuk mengkalkulasi secara detil mengenai risiko pelemahan ekonomi global termasuk akibat merebaknya corona yang terjadi di awal tahun 2020 dan kemungkinan dampak ekonomi lanjutan di tahun 2021.

"Langkah mitigasi yang kita kerjakan di 2020 harus diperkuat lagi untuk di 2021. Rancangan kebijakan fiskal 2021 yang mampu memperkuat daya tahan ekonomi nasional yang mampu mengatasi berbagai risiko yang mungkin muncul dan mampu melindungi kita dari gejolak ekonomi global. Ini perlu digaris bawahi," ujar Jokowi di Kantor Presiden, Senin (9/3/2020).

Kedua Jokowi meminta jajarannya untuk optimis meski menghadapi tekanan ekonomi global.

Pasalnya kata Jokowi, pertumbuhan ekonomi di Indonesia cukup baik yakni 5,02 persen di tengah ketidakpastian ekonomi global dan resesi yang sudah terjadi di beberapa negara.

"Saya yakin dengan reformasi struktural yang terus kita jalankan secara konsisten terutama nanti setelah adanya Omnibus Law akan ciptakan sebuah momentum baru bagi pertumbuhan kita," ucap dia.

Ketiga, Jokowi meminta ekonomi harus tumbuh secara berkualitas. Sehingga kata dia, kebijakan fiskal 2021 harus bisa beri stimulus, rangsangan, peningkatan daya saing ekonomi nasional, penciptaan nilai tambah dan mendorong pemerataan pembangunan.

"Daya tarik investasi harus terus ditingkatkan agar bisa membuka lapangan kerja baru insentif bagi timbuhnya industri manufaktur juga harus diberikan. Terutama yang berkaitan dengan industri padat karya," tutur dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan, hilirisasi industri juga harus terus didorong terutama di Indonesia Timur.

baca juga

"Penguatan usaha mikro kecil menengah harus terus dilakukan sehingga bisa naik kelas dan masuk supply chain nasional dan global. Saya minta diberi perhatian khusus pada program KUR, Mekaar, dan bank wakaf mikro," tutur dia.

Selain itu Jokowi meminta defisit neraca dagang dan transaksi berjalan semakin turun 2021.

"Di 2021 defisit neraca dagang dan transaksi berjalan harus semakin menurun sehingga perlu diberikan prioritas pengembangan industri substitusi impor kemudian lanjutkan bioenergi ke b40 dan b50. Dan meningkatkan lifting minyak kita," kata Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga meminta penguatan SDM melalui program pendidikan, kesehatan dan pelatihan vokasional hingga pengentasan kemiskinan.

"Kelima kita lakukan terus penguatan sdm unggul melalui program pendidikan kesahatan pelatihan vokasional lewat kartu prakerja dan juga pengentasan kemiskinan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkait Wabah Covid-19, Siswa dan Guru Bisa Ambil Libur 14 Hari Asal...

Terkait Wabah Covid-19, Siswa dan Guru Bisa Ambil Libur 14 Hari Asal...

Health | Senin, 09 Maret 2020 | 17:42 WIB

Curhat Ibu RT Tempat Tinggal 2 Warga Depok Terinfeksi Corona: Stres!

Curhat Ibu RT Tempat Tinggal 2 Warga Depok Terinfeksi Corona: Stres!

Jabar | Senin, 09 Maret 2020 | 16:55 WIB

Pasien Suspect Corona di Bandung Bertambah 2, Pernah ke Yogya dan Surabaya

Pasien Suspect Corona di Bandung Bertambah 2, Pernah ke Yogya dan Surabaya

Jabar | Senin, 09 Maret 2020 | 16:37 WIB

Terkini

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55 WIB

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB