Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Di Tengah Wabah Covid-19, KSPPS BMT Atunnisa Peroleh Dana Bergulir

Fabiola Febrinastri

Kamis, 02 April 2020 | 14:23 WIB
Di Tengah Wabah Covid-19, KSPPS BMT Atunnisa Peroleh Dana Bergulir
Manajer KSPPS BMT Atunnisa, Suryadi Hendi Pantarlih. (Dok : LPDB)

Suara.com - KSPPS BMT Atunnisa, di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah memperoleh persetujuan dana bergulir dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB - KUMKM) sebesar Rp 800 juta melalui dua tahap pencairan. Pada Desember 2019, telah dicairkan pinjaman tahap pertama sebesar Rp 400 juta, dan sisanya akan dicairkan tahun ini.

Manajer KSPPS BMT Atunnisa, Suryadi Hendi Pantarlih mengatakan, sebagian anggota koperasi menyampaikan bahwa usahanya sepi dan beberapa pekerjaan ditunda karena efek pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

“Saat ini, kisaran 25 persen usaha anggota terkena imbas Covid-19, terutama sektor perdagangan, pariwisata, jasa sewa seperti rental mobil, travel pariwisata, biro umroh dan haji, sewa alat pertanian, sewa alat-alat pesta dan lain-lain," tutur Hendi, Jateng, Rabu (1/4/2020).

Masuk minggu ke-2 pasca diberlakukannya pembatasan sosial (social distancing) dan Work from Home (WFH) atas merebaknya wabah Covid-19 di Indonesia, banyak pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melakukan berbagai tindakan pencegahan (preventif) dan strategi ekonomi guna menjaga keberlangsungan usahanya. Tidak terkecuali koperasi.

Sasaran kebijakan disusun berdasarkan arahan dan instruksi pemerintah, sehingga tidak heran banyak pelaku Koperasi dan UMKM (KUMKM) menggantungkan dan menanti harapan pada kebijakan pemerintah.

KSPPS BMT Atunnisa mayoritas anggotanya bergerak di sektor perdagangan, pertanian dan peternakan, kerajinan, pariwisata dan jasa sewa, tak pelak berdampak penurunan ekonomi pada koperasinya.

“Menurunnya jumlah pembeli, mengakibatkan omzet pedagang pun merosot tajam,” tambah Hendi.

Meskipun pinjaman/pembiayaan dari LPDB - KUMKM diperoleh akhir tahun 2019 dan pembayarannya lancar, namun krisis ekonomi ini harus disikapi dengan langkah-langkah yang lebih konkret.

"Walau demikian, hal ini tidak menyurutkan semangat koperasi untuk menyusun beberapa strategi dan kebijakan, di antaranya inventaris permasalahan anggota dan melakukan pendataan komitmen pembayaran anggota. Strategi lainnya adalah meningkatkan penagihan ke lapangan,” kata Hendi.

baca juga

Selain itu, KSPPS BMT Atunnisa masih menunggu kebijakan dari Dinas Koperasi dan UKM setempat, serta tindakan konkret LPDB - KUMKM dalam mengatur kebijakan atas kondisi saat ini.

"Wabah Covid-19 membawa pengaruh besar terhadap keberlangsungannya koperasi kami," jelas Hendi.

Terkait perubahan pola penyaluran pembiayaan kepada anggota, diakui Hendi, kini lebih selektif dalam menyalurkan pembiayaan. Pelayanan pinjaman koperasi yang beranggotakan 3.339 orang ini juga mengalami perubahan signifikan, yakni dimulai pukul 09.00 WIB dan tutup sampai pukul 14.00 WIB.

Pihaknya pun mengaku tengah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mengantisipasi melonjaknya permintaan pinjaman dari anggota.

Selain menyikapi dengan berbagai upaya dan strategi, KSPPS BMT Atunnisa berharap adanya pengurangan margin atau bunga yang harus dibayarkan ke LPDB -KUMKM. Pihaknya juga tengah menanti pencairan dana pinjaman/pembiayaan tahap kedua dari LPDB - KUMKM yang sampai saat ini belum dicairkan.

Meskipun koperasi tidak memiliki pinjaman lain selain dari LPDB - KUMKM, namun pihaknya tetap berkomitmen untuk membayar pinjaman sesuai dengan jadwal angsuran. Hendi berharap, wabah Covid-19 ini segera berlalu dan KUMKM di Indonesia mampu bertahan dan bangkit.

Pemberian suntikan modal bagi para pelaku usaha KUMKM akan memberikan stimulus bisnis yang baik bagi pertumbuhan ekonomi, terutama bagi mereka yang terdampak usahanya saat merebaknya Virus Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerja Sama dengan Pemkot Yogyakarta, Cara PSIM Lawan COVID-19

Kerja Sama dengan Pemkot Yogyakarta, Cara PSIM Lawan COVID-19

Bola | Kamis, 02 April 2020 | 14:06 WIB

Korban Corona di Indonesia Terus Bertambah, PSSI Sunat Gaji Shin Tae-yong?

Korban Corona di Indonesia Terus Bertambah, PSSI Sunat Gaji Shin Tae-yong?

Bola | Kamis, 02 April 2020 | 14:02 WIB

Karantina Corona di China, Joe Young Kembali Buat Ulah

Karantina Corona di China, Joe Young Kembali Buat Ulah

Sport | Kamis, 02 April 2020 | 13:59 WIB

Positif Terjangkit Corona, Pasutri Sepuh di India Dinyatakan Sembuh

Positif Terjangkit Corona, Pasutri Sepuh di India Dinyatakan Sembuh

News | Kamis, 02 April 2020 | 13:58 WIB

Moms, Ini Tips Efektif  Jelaskan Corona Covid-19 Untuk Anak Autisme

Moms, Ini Tips Efektif Jelaskan Corona Covid-19 Untuk Anak Autisme

Health | Kamis, 02 April 2020 | 13:50 WIB

Nikah Mewah saat Corona, Kompolnas Minta Gaya Hidup Kompol Fahrul Diusut

Nikah Mewah saat Corona, Kompolnas Minta Gaya Hidup Kompol Fahrul Diusut

News | Kamis, 02 April 2020 | 13:35 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×