Bos BKPM Sebut Bahan Baku APD Jadi Rebutan Antar Negara

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani
Bos BKPM Sebut Bahan Baku APD Jadi Rebutan Antar Negara
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. (Suara.com/Mohammad Fadil Djailani)

Bahan baku yang kurang saat ini membuat APD sangat langka.

Suara.com - Pandemi virus corona atau Covid-19 yang melanda dunia membuat seluruh negara di dunia berbondong-bondong untuk mendapatkan bahan baku Alat Pelindung Diri atau APD buat para tim medis yang merawat pasien positif corona.

Bahan baku yang kurang saat ini membuat APD sangat langka.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkkan, bahwa saat ini, berbagai negara di dunia tengah mengalami kelangkaan bahan baku APD.

Sebab itu, pemerintah tak akan segan-segan menindak pihak-pihak yang mempersulit industri.

"Seluruh dunia saat ini berebutan bahan baku APD. Baik negara maju juga mengalami kelangkaan," ujar Bahlil dalam keterangan persnya, Senin (6/4/2020).

Menurut Bahlil, berbagai negara saat ini berebut bahan baku, utamanya dari Korea Selatan dan China. Karena itu, persaingan pengusaha dalam memperoleh bahan baku sangat tinggi.

Berangkat dari persoalan ini, pemerintah tak ingin produsen dipersulit oleh siapa pun.

"Yang sengaja mempersusah produsen APD akan kita sikat. Mereka produksi saja sudah syukur, sebab bahan baku yang berkualitas sangat langka," ucap Bahlil.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, untuk distribusi APD, pemerintah akan memprioritaskan untuk kebutuhan domestik dan akan disalurkan melalui rumah sakit-rumah sakit di seluruh tanah air.

"Prioritas kita di dalam negeri," katanya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS