Mengukur Seberapa Lama Harga Minyak Dunia Menguat

Iwan Supriyatna

Senin, 06 April 2020 | 13:59 WIB
Mengukur Seberapa Lama Harga Minyak Dunia Menguat
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]

Suara.com - Di tengah pandemi Covid-19 kabar baik berhembus dari damai dagang Arab Saudi dan Rusia. Optimisme akan berakhirnya perang harga minyak di tengah Covid-19 membuat investor lega dan kembali berani mengambil risiko.

Dalam Stock Snap 9 Maret 2020 sebelumnya dikatakan bahwa pembahasan antara OPEC dan Rusia berakhir sengit lantaran Rusia bersikeras menolak pengurangan produksi minyak.

Kajadian tersebut menyebabkan harga minyak terkoreksi sebesar -20,9% ke level 32,65 dolar AS per barel dan menjadikan harga minyak berada di posisi terendah dalam lebih dari 11 tahun terakhir.

Pada akhirnya, harga minyak mengalami kenaikkan setelah sebelumnya President Amerika Serikat (AS) yakni Trump bersedia menjadi juru damai antara Arab Saudi dan Rusia.

"Saya sudah berbicara dengan kawan saya MBS (Mohammed bin Salman, Putra Mahkota Arab Saudi) yang mana beliau juga sudah menghubungi Presiden (Vladimir) Putin dari Rusia. Saya berharap mereka bisa menyepakati pemotongan produksi (minyak) sekitar 10 juta barel dan bahkan mungkin lebih. Jika terjadi, maka akan sangat bagus bagi industri migas!" cuit Presiden AS di Twitter.

Arab Saudi sendiri telah menyerukan pertemuan darurat dengan para produsen minyak. Sementara Trump pada Jumat (3/4/2020) lalu rencanya akan bertemu dengan para CEO perusahaan minyak AS untuk membahas tentang penetapan tarif terhadap minyak yang diimpor dari Saudi.

Jika pemangkasan sebanyak 10 juta barel per hari dapat terlaksana, tentu hal itu sama dengan membatasi produksi sebanyak 45% dari produksi mereka sebelumnya, dan itu akan sama dengan kisaran 10% dari permintaan dunia sebelum dampak dari adanya pandemi Covid-19.

Ellen May Institute Research Team melihat hal tersebut dapat membuat harga minyak lebih stabil karena dapat menyeimbangkan kembali situasi dan kondisi yang telah kelebihan supply beberapa waktu yang lalu.

Berapa Lama Efeknya?

baca juga

Naiknya harga minyak ini jelas memberikan pengaruh positif untuk saham-saham di sektor migas seperti MEDC, ELSA, dan saham minyak lainnya.

Secara teknikal Ellen May Institute Research Team melihat peluang muncul dari saham MEDC sebagai saham swing trader. Terjadi loncakan volume yang menunjukkan demand yang cukup besar dari saham MEDC.

"Bagi Anda yang sempat mengikuti live trading journal kami dari saham MEDC congrats sudah untung 9.22%. Bagi Anda yang baru beli tadi pagi dan masih loss tetap tenang karena kerugian terkendali/dibatasi. Jika dikalikan dengan 5% hanya 0.16% dari total modal swing trading Anda. Bagi Anda yang tidak sempat beli sama sekali, masih akan ada kesempatan dari saham lainnya," tulis Ellen May Institute Research Team.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Kembali Anjlok Imbas Isu Pemangkasan Produksi

Harga Minyak Dunia Kembali Anjlok Imbas Isu Pemangkasan Produksi

Bisnis | Senin, 06 April 2020 | 07:46 WIB

Usai Anjlok, Harga Minyak Dunia Naik 10 Persen

Usai Anjlok, Harga Minyak Dunia Naik 10 Persen

Bisnis | Jum'at, 03 April 2020 | 07:06 WIB

Virus Corona Bawa Harga Minyak Dunia Terus Diobral Murah

Virus Corona Bawa Harga Minyak Dunia Terus Diobral Murah

Bisnis | Kamis, 02 April 2020 | 07:37 WIB

Terkini

Serukan Dukungan untuk Malaysia Jelang Lawan Timnas Indonesia, Anwar Ibrahim Malah Kena Skakmat

Serukan Dukungan untuk Malaysia Jelang Lawan Timnas Indonesia, Anwar Ibrahim Malah Kena Skakmat

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 16:25 WIB

Unjuk Rasa di Monas Ganggu Operasional 8 Rute Transjakarta

Unjuk Rasa di Monas Ganggu Operasional 8 Rute Transjakarta

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:24 WIB

Awas! Suhu Panas di Sulsel Bisa Tembus 45 Derajat, Ini Daftar Wilayah Masuk Status Siaga

Awas! Suhu Panas di Sulsel Bisa Tembus 45 Derajat, Ini Daftar Wilayah Masuk Status Siaga

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 16:24 WIB

KPA Desak Pemerintah Jalankan UU Reforma Agraria, Tak Cukup Berhenti di Ketukan Palu

KPA Desak Pemerintah Jalankan UU Reforma Agraria, Tak Cukup Berhenti di Ketukan Palu

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:22 WIB

Dekorasi Kamar Tidur Feng Shui Minimalis, Ikuti 9 Ide agar Makin Nyaman

Dekorasi Kamar Tidur Feng Shui Minimalis, Ikuti 9 Ide agar Makin Nyaman

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 16:21 WIB

Review Serial 10 PM: Ketika Teknologi Membuka Pintu Menuju Dunia Lain

Review Serial 10 PM: Ketika Teknologi Membuka Pintu Menuju Dunia Lain

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 16:20 WIB

Respons Sekjen PSI Raja Juli Soal Gugatan Ijazah Gibran di MK

Respons Sekjen PSI Raja Juli Soal Gugatan Ijazah Gibran di MK

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:19 WIB

Dari Jembatan Kaluppini, Pertamina Sambungkan Kembali Harapan Warga Enrekang

Dari Jembatan Kaluppini, Pertamina Sambungkan Kembali Harapan Warga Enrekang

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 16:17 WIB

Tantangan Bisnis Spare Parts di Tengah Gempuran Mobil China

Tantangan Bisnis Spare Parts di Tengah Gempuran Mobil China

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 16:15 WIB

Arti Kedutan Alis Kanan dan Kiri Menurut Primbon Jawa, Apa Maknanya?

Arti Kedutan Alis Kanan dan Kiri Menurut Primbon Jawa, Apa Maknanya?

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 16:14 WIB

×