Array

Harga Minyak Dunia Kembali Anjlok Imbas Isu Pemangkasan Produksi

Senin, 06 April 2020 | 07:46 WIB
Harga Minyak Dunia Kembali Anjlok Imbas Isu Pemangkasan Produksi
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan harga kembali usai sempat naik cukup signifikan pada akhir pekan lalu sebesar 31 persen.

Mengutip Reuters Senin (6/4/2020) harga minyak anjlok sebesar 3 dolar AS per barel ketika pasar dibuka untuk sesi perdagangan Senin, mencerminkan kekhawatiran kelebihan pasokan setelah Arab Saudi dan Rusia menunda pertemuan seputar rencana pemangkasan produksi.

Harga minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, diperdagangkan lebih rendah 2,39 dolar AS per barel, atau 7 persen.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, merosot 2,41 dolar AS per barel, atau 8,5 persen menjadi 25,93 dolar AS per barel.

Akhir pekan lalu, harga melonjak, dengan kontrak WTI dan Brent membukukan rekor kenaikan persentase mingguan terbesar karena harapan bahwa OPEC dan sekutunya akan mencapai kesepakatan global untuk memotong pasokan minyak mentah di seluruh dunia.

Pandemi Covid-19 yang disebabkan virus corona memangkas permintaan dan perang harga selama sebulan antara Arab Saudi dan Rusia membuat pasar dibanjiri minyak mentah.

Sepanjang bulan ini, harga anjlok karena pasar menunggu rencana pemotongan produksi dari OPEC dan sekutunya.

Akhir pekan lalu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei 2020 naik 3,02 dolar AS menjadi 28,34 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Dalam pekan kamarin harga minyak WTI melonjak 31,8 persen.

Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni 2020 meningkat 4,17 dolar AS menjadi 34,11 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Baca Juga: Virus Corona Bawa Harga Minyak Dunia Terus Diobral Murah

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Rusia siap untuk mengambil bagian dalam kesepakatan pemangkasan produksi minyak bersama Saudi dan negara-negara produsen lainnya.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berharap kesepakatan pemangkasan produksi antara Rusia dan Saudi akan mengurangi pasokan 10 juta barel ke pasar minyak global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI