OPEC Sepakat Pangkas Produksi, Harga Minyak Dunia Tak Berubah

RR Ukirsari Manggalani, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 13 April 2020 | 07:40 WIB
OPEC Sepakat Pangkas Produksi, Harga Minyak Dunia Tak Berubah
Logo OPEC [Shutterstock].

Suara.com - Harga minyak dunia sedikit berubah pada Minggu (12/4/2020), setelah produsen utama mencapai kesepakatan pemangkasan produksi 10 juta barel per hari, dengan para analis mengatakan perjanjian itu tidak cukup untuk mencegah kelebihan pasokan karena Virus Corona memukul permintaan.

Total pemotongan pasokan minyak global bisa mencapai 20 juta barel per hari, sekitar 20 persen dari pasokan global, kata Menteri Perminyakan Kuwait. Setelah empat hari perdebatan, OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries), Rusia dan negara-negara produsen minyak lainnya, kelompok yang dikenal sebagai OPEC +, pada Minggu sepakat untuk memangkas produksi dengan jumlah rekor 9,7 juta barel per hari, mewakili sekitar 10 persen dari pasokan global guna mendukung harga minyak di tengah pandemi Virus Corona, demikian disebutkan sumber itu.

Mengutip Reuters pada Senin (13/4/2020), ada perdagangan di sesi awal, minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, hanya naik 6 sen menjadi 31,54 dolar AS per barel. Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), turun 22 sen menjadi 22,54 dolar AS per barel.

Morgan Stanley, Minggu, menaikkan perkiraan harga minyak kuartal kedua menjadi 25 dolar AS per barel untuk Brent dan 22,50 dolar AS per barel untuk WTI. Namun, bank itu mengatakan pemotongan 9,7 juta barel per hari tidak akan mencegah penumpukan persediaan yang tajam dalam beberapa bulan mendatang, menjaga harga tetap di bawah tekanan.

Pemimpin tiga produsen minyak terbesar dunia, Presiden Rusia, Vladimir Putin, Presiden Donald Trump, dan Raja Salman dari Arab Saudi, semua mendukung kesepakatan OPEC + untuk memangkas produksi global, tutur Kremlin, Minggu. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump bahkan memuji kesepakatan itu, mengatakan putusan ini akan menyelamatkan pekerjaan di industri energi Amerika Serikat.

Arab Saudi, Kuwait, dan UEA secara sukarela melakukan pemotongan lebih dalam dari yang disepakati, yang secara efektif akan menurunkan pasokan OPEC + sebesar 12,5 juta barel per hari dari tingkat pasokan saat ini, kata Menteri Energi Saudi.

Konsumsi bahan bakar di seluruh dunia anjlok sekitar 30 persen, karena pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19 yang menewaskan lebih dari 100 ribu orang di seluruh dunia dan membuat bisnis suram karena status lockdown di pelbagai negara.

Catatan dari Redaksi: Jika merasakan gejala batuk, sakit tenggorokan dan demam, informasi seputar Coronavirus Disease (Covid-19) bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119. Terapkan imbauan tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing, minimal dua meter persegi. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Terus Turun, Apa Kabarnya Harga BBM?

Harga Minyak Dunia Terus Turun, Apa Kabarnya Harga BBM?

Bisnis | Jum'at, 10 April 2020 | 08:44 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Murah Akibat Covid-19

Harga Minyak Dunia Makin Murah Akibat Covid-19

Bisnis | Rabu, 08 April 2020 | 07:10 WIB

Permintaan Turun, Harga Minyak Dunia Bergerak Melemah

Permintaan Turun, Harga Minyak Dunia Bergerak Melemah

Bisnis | Selasa, 07 April 2020 | 07:12 WIB

Terkini

Peran AI di Dunia Kepenulisan: Ancaman atau Partner Kerja bagi Penulis?

Peran AI di Dunia Kepenulisan: Ancaman atau Partner Kerja bagi Penulis?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 15:30 WIB

Drakor Makin Pendek, Benarkah Efek Samping TikTok Bikin Penonton Susah Fokus?

Drakor Makin Pendek, Benarkah Efek Samping TikTok Bikin Penonton Susah Fokus?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 15:29 WIB

AGRA Tak Percaya UU Reforma Agraria Bisa Atasi Monopoli Tanah

AGRA Tak Percaya UU Reforma Agraria Bisa Atasi Monopoli Tanah

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:28 WIB

Transaksi BRI Ini Bisa Kasih Kamu Voucher Tokopedia Rp100 Ribu

Transaksi BRI Ini Bisa Kasih Kamu Voucher Tokopedia Rp100 Ribu

Bri | Kamis, 24 September 2026 | 15:27 WIB

Rambut Rontok dan Ketombe? Ini 4 Rekomendasi Hair Tonic Ampuh Beserta Reviewnya!

Rambut Rontok dan Ketombe? Ini 4 Rekomendasi Hair Tonic Ampuh Beserta Reviewnya!

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:27 WIB

Delhi Diteror Geng Pemerkosa India, Korbannya Cewek 17 Tahun

Delhi Diteror Geng Pemerkosa India, Korbannya Cewek 17 Tahun

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:26 WIB

Gepeng di Pekanbaru Banyak Pendatang, Dinsos: Bukan Cari Nafkah Tapi untuk Kaya

Gepeng di Pekanbaru Banyak Pendatang, Dinsos: Bukan Cari Nafkah Tapi untuk Kaya

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 15:23 WIB

Perjuangan PMI di Taiwan Kini Lebih Tenang Berkat Inovasi Finansial BRI

Perjuangan PMI di Taiwan Kini Lebih Tenang Berkat Inovasi Finansial BRI

Bri | Kamis, 24 September 2026 | 15:22 WIB

UMKM Perempuan Mulai Berbenah, Buka Toko Online hingga Siapkan Strategi Pemasaran Digital

UMKM Perempuan Mulai Berbenah, Buka Toko Online hingga Siapkan Strategi Pemasaran Digital

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:22 WIB

Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Tembus 300 Orang, RS Sampai Penuh

Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Tembus 300 Orang, RS Sampai Penuh

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 15:20 WIB

×