PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

Vania Rossa

Minggu, 08 November 2026 | 20:16 WIB
PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional
Ketum PB Alkhairaat, HS Mohsen Alaydrus (kanan) dan Sekjen PB, Jamaluddin Mariadjang. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Pengurus Besar Alkhairaat mendukung Presiden Prabowo Subianto menindak pihak pengganggu stabilitas nasional.
  • Ketua Umum HS Mohsen Alaydrus menyatakan penegakan hukum tanpa pandang bulu memperkuat wibawa negara.
  • Sekretaris Jenderal Jamaluddin Mariajang menyebut kinerja pemerintah produktif mewujudkan program Asta Cita.

Suara.com - Pengurus Besar (PB) Alkhairaat menyatakan dukungan terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang dinilai mengganggu stabilitas nasional.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga wibawa kepala negara sekaligus memastikan roda pemerintahan berjalan dengan baik di tengah berbagai isu gangguan keamanan.

Ketua Umum PB Alkhairaat, HS Mohsen Alaydrus, menegaskan bahwa penegakan hukum tanpa pandang bulu merupakan harapan besar masyarakat Indonesia saat ini.

Menurutnya, sikap tegas presiden diperlukan untuk menghadapi oknum yang diduga mencoba melakukan makar atau tindakan lain yang merugikan kepentingan negara.

“Perhimpunan Alkhairaat mendukung sepenuhnya sikap Presiden Prabowo Subianto selaku Kepala Negara untuk mengambil apa pun tindakan untuk membersihkan dan menertibkan anasir yang mengganggu stabilitas nasional,” kata HS Mohsen Alaydrus.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons terhadap dinamika politik nasional, termasuk isu penyadapan yang berkembang belakangan ini.

Mohsen menilai penegakan hukum yang dilakukan secara adil dan tanpa pandang bulu dapat memperkuat kewibawaan kepala negara.

“Tindakan penegakan hukum tanpa pandang bulu akan memperkuat kewibawaan kepala negara dan senantiasa menjadi puncak harapan rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PB Alkhairaat, Jamaluddin Mariajang, mengatakan pemerintahan saat ini tengah bekerja keras mewujudkan program Asta Cita.

baca juga

Ia menyebut sejumlah capaian pemerintah di bidang ketahanan pangan, perumahan, hingga pemberantasan korupsi mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kinerja pemerintah yang dipimpin Presiden Prabowo sedang berada dalam kondisi yang demikian sehat dan produktif, menjadi alasan rasional dan moral bagi keluarga besar Alkhairaat untuk menyatakan dukungan kuat,” kata Jamaluddin.

Melalui pernyataan tersebut, PB Alkhairaat berharap stabilitas nasional tetap terjaga melalui penguatan penegakan hukum dan keadilan sosial. Dengan demikian, kesinambungan pembangunan nasional tidak terganggu oleh pihak-pihak yang dinilai merusak tatanan bernegara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usut Dalang Penyadapan Ilegal Presiden, Komisi III Panggil Kapolri Kamis Pekan Depan

Usut Dalang Penyadapan Ilegal Presiden, Komisi III Panggil Kapolri Kamis Pekan Depan

News | Minggu, 08 November 2026 | 14:57 WIB

Kabar Tito Karnavian dan Idham Azis Diperiksa soal Penyadapan Prabowo Dibantah Polri

Kabar Tito Karnavian dan Idham Azis Diperiksa soal Penyadapan Prabowo Dibantah Polri

News | Minggu, 08 November 2026 | 14:05 WIB

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:35 WIB

Terkini

PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:16 WIB

Rekor 124 Gol Tercipta! MLSC Garut Seri 1 Dorong Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur

Rekor 124 Gol Tercipta! MLSC Garut Seri 1 Dorong Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 20:10 WIB

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 19:54 WIB

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:53 WIB

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:48 WIB

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:41 WIB

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:40 WIB

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:34 WIB

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:04 WIB

×