Presiden Jokowi Singgung Krisis Pangan Hingga Pasokan Beras Bulog

Iwan Supriyatna, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 28 April 2020 | 15:26 WIB
Presiden Jokowi Singgung Krisis Pangan Hingga Pasokan Beras Bulog
Presiden Jokowi saat meninjau stok beras di Gudang Bulog. (Sumber foto: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut pentingnya manajemen pengelolaan beras di dalam negeri. Hal tersebut untuk mengantisipasi dan memitigasi adanya kelangkaan pangan dunia di tengah pandemi Covid-19, berdasarkan peringatan Organsiasi Pangan dan Pertanian (Food and Agriculture Organization/FAO)

"Manajemen pengelolaan beras, ini khusus soal beras, manajemen pengelolaan beras di dalam negeri menjadi kunci penting bagi antisipasi dan mitigasi dari krisis pangan yang beberapa bulan ini disampaikan oleh FAO," ujar Jokowi dalam Rapat Terbatas Pembahasan Antisipasi Kebutuhan Bahan Pokok melalui video conference di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/4/2020).

Karenanya, ia mengingatkan jajarannya mengkalkulasi secara rinci terkait ketersediaan stok dan memperhitungkan stok di masyarakat, maupun stok di Bulog.

"Sekali lagi kalkulasi secara detail. Hitung betul secara detail mengenai ketersediaan stok, tentu dengan memperhitungkan stok di masyarakat, stok di penggilingan, stok di gudang dan stok di Bulog," kata dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan dari laporan yang ia terima, produksi beras mencapai 5,62 juta ton pada panen raya di bulan April 2020.

"Kita berharap puncak panen raya di bulan April ini, produksi beras kita, kemarin saya mendapatkan laporan bisa mencapai 5,62 juta ton, ini sangat bagus," ucap Jokowi.

Kepala Negara itu juga minta Bulog untuk tetap membeli gabah petani dengan insentif harga yang layak, dengan fleksibilitas yang memadai.

"Tolong juga dikalkulasi kemungkinan terjadi kemarau panjang di 2020 walau prediksi BMKG tidak ada cuaca yang ekstrem. Namun tetap harus diwaspadai terutama yang berkaitan dengan ketersediaan beras nasional kita," tutur dia.

Lebih lanjut, Jokowi juga meminta agar jajarannya untuk menjaga produksi pangan agar tetap berjalan dengan normal.

baca juga

"Pastikan juga agar petani juga berproduksi tentu saja dengan menerapkan protokol kesehatan yang baik dan program stimulus ekonomi betul-betul bisa juga menjangkau yang berkaitan dengan produksi beras kita. Artinya menjangkau petani kita," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelaparan, Pemulung Curi Beras Buat Anak istri, Hanya Berlauk Cabai

Kelaparan, Pemulung Curi Beras Buat Anak istri, Hanya Berlauk Cabai

Jawa Tengah | Rabu, 22 April 2020 | 15:16 WIB

Mereka Kelaparan karena Wabah Corona, Mencuri Beras sampai Meninggal Dunia

Mereka Kelaparan karena Wabah Corona, Mencuri Beras sampai Meninggal Dunia

Banten | Selasa, 21 April 2020 | 15:35 WIB

Jokowi Minta Hitung Kebutuhan Beras, Cegah Kelaparan saat Wabah Corona

Jokowi Minta Hitung Kebutuhan Beras, Cegah Kelaparan saat Wabah Corona

Bisnis | Selasa, 21 April 2020 | 12:56 WIB

Terkini

Kekeringan di Tangsel Semakin Meluas hingga 30 Titik, 3.423 Jiwa Terdampak

Kekeringan di Tangsel Semakin Meluas hingga 30 Titik, 3.423 Jiwa Terdampak

Banten | Senin, 21 September 2026 | 14:40 WIB

Viral Pungli Foodtruck Alkid, Sultan Khawatir Parkir Ilegal, Pemkot Siapkan SanksiTegas

Viral Pungli Foodtruck Alkid, Sultan Khawatir Parkir Ilegal, Pemkot Siapkan SanksiTegas

Jogja | Senin, 21 September 2026 | 14:38 WIB

Markas Judi Superketat di Malaysia Digerebek: 9 WNI Ikut Diciduk, 7 Paspor Indonesia Disita

Markas Judi Superketat di Malaysia Digerebek: 9 WNI Ikut Diciduk, 7 Paspor Indonesia Disita

News | Senin, 21 September 2026 | 14:35 WIB

Viral Aksi Tak Senonoh Dua Pria di Perbukitan Purasari, Polres Bogor Amankan Pelaku

Viral Aksi Tak Senonoh Dua Pria di Perbukitan Purasari, Polres Bogor Amankan Pelaku

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 14:34 WIB

Hujan Guyur Pekanbaru yang Tengah Dikepung Kabut Asap

Hujan Guyur Pekanbaru yang Tengah Dikepung Kabut Asap

Riau | Senin, 21 September 2026 | 14:33 WIB

Hasil Ekshumasi Sutrimo Diumumkan Pekan Ini!

Hasil Ekshumasi Sutrimo Diumumkan Pekan Ini!

News | Senin, 21 September 2026 | 14:32 WIB

Badai Dujuan Sapu Pesisir Jepang Hingga Lumpuhkan Penerbangan dan Kereta Api

Badai Dujuan Sapu Pesisir Jepang Hingga Lumpuhkan Penerbangan dan Kereta Api

News | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Nusron Wahid Buka Suara Soal Isu Mundur dari Kepengurusan Golkar, Begini Katanya

Nusron Wahid Buka Suara Soal Isu Mundur dari Kepengurusan Golkar, Begini Katanya

News | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Saat Pakar Disebut 'Goblok': Mengapa Pemimpin Negara Harus Berbicara Berbasis Data?

Saat Pakar Disebut 'Goblok': Mengapa Pemimpin Negara Harus Berbicara Berbasis Data?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Merangkul Keragaman dengan Komedi di Buku Pahlawan Tanpa Tanda Tangan

Merangkul Keragaman dengan Komedi di Buku Pahlawan Tanpa Tanda Tangan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:30 WIB

×