Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

YAPL Pasok APD dan Masker ke Satgas Penanganan COVID-19 DKI Jakarta

Iwan Supriyatna

Kamis, 30 April 2020 | 10:01 WIB
YAPL Pasok APD dan Masker ke Satgas Penanganan COVID-19 DKI Jakarta
Yayasan Agung Podomoro Land (YAPL) memberikan bantuan sebanyak 2.500 baju Alat Pelindung Diri (APD) dan 10.000 masker ke Satgas Penanganan COVID-19 DKI Jakarta.

Suara.com - Untuk mendukung upaya pemerintah DKI Jakarta dalam memerangi dan menghentikan penyebaran virus Corona (COVID-19), Yayasan Agung Podomoro Land (YAPL) memberikan bantuan sebanyak 2.500 baju Alat Pelindung Diri (APD) dan 10.000 masker kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Satuan Tugas penanganan Covid-19 Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Bantuan diberikan oleh Manajemen YAPL yang diwakili oleh Ketua Bidang Sosial Yayasan Agung Podomoro Land Hidayat Bakrie kepada penanggungjawab posko BPBD Satgas Covid DKI Marulina Dewi di posko BPBD Gedung Balaikota DKI Jakarta.

Ketua Bidang Sosial Yayasan Agung Podomoro Land Hidayat Bakrie menjelaskan, Yayasan memiliki komitmen yang sama dengan Pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama memerangi dan menghentikan penyebaran COVID-19.

“Kami memiliki tanggungjawab yang sama dengan pemerintah DKI Jakarta dan para tenaga medis dalam memaksimalkan penanganan serta percegahan wabah COVID-19. Kami juga mengapresiasi totalitas, pengorbanan dan keikhlasan aparat pemerintah, khususnya para tenaga medis yang berjuang luar biasa untuk menghentikan pandemi ini dan merawat ribuan korban virus Corona di ibukota," jelas Hidayat ditulis Kamis (30/4/2020).

Hidayat menambahkan, tim satgas yang terdiri dari sejumlah unsur baik dari TNI, POLRI dan tenaga Kesehatan selama ini telah berusaha sekuat tenaga untuk berjuang melawan Covid-19.

Demikian dengan tenaga medis yang telah berjuang di garis terdepan, menghadapi risiko tertinggi dalam penanganan Covid-19. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat memberikan perlindungan dalam menghadapi krisis Kesehatan saat ini.

“Bantuan berupa baju APD dan masker merupakan kebutuhan utama dalam penanganan virus, sehingga para pejuang lini terdepan tidak terlalu khawatir pada keselamatan mereka terutama pada penanganan korban terpapar COVID-19,” tambah Hidayat.

Dalam kesempatan ini Hidayat Bakrie menegaskan bahwa Yayasan Agung Podomoro Land akan terus terlibat aktif dalam program penanganan dan pencegahan wabah COVID-19. Sebelumnya, Yayasan APL juga telah memberikan bantuan Baju APD ke RSAL Mintohardjo.

"Kami akan terus mendukung secara aktif penanganan COVID-19 ini. Secara internal APL Groups juga menjalankan protokol Penanganan dan pencegahan COVID-19 secara ketat di setiap unit bisnis dan aktivitas perusahaan," tegas Hidayat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telanjur Dipakai di Wajah, Tulisan di Bungkus Masker Ini Malah Bikin Syok

Telanjur Dipakai di Wajah, Tulisan di Bungkus Masker Ini Malah Bikin Syok

Lifestyle | Kamis, 30 April 2020 | 03:50 WIB

Dibuat Penjahit di Kampung, Anies Akan Bagikan 20 Juta Masker Kain

Dibuat Penjahit di Kampung, Anies Akan Bagikan 20 Juta Masker Kain

News | Rabu, 29 April 2020 | 18:49 WIB

Kisah Warga Miskin Terdampak Corona, Bingung Beli Masker atau Makanan

Kisah Warga Miskin Terdampak Corona, Bingung Beli Masker atau Makanan

News | Rabu, 29 April 2020 | 17:57 WIB

Terkini

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:51 WIB

×