Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tahun Ini Pemerintah Siapkan Rp 24 Miliar untuk Dukung Pengembangan UMKM

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 12 Juni 2020 | 20:07 WIB
Tahun Ini Pemerintah Siapkan Rp 24 Miliar untuk Dukung Pengembangan UMKM
Pelaku ekonomi kreatif. (Dok : Kemenparekraf).

Suara.com - Tahun ini, pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp 24 miliar untuk mendukung  pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lewat Program Bantuan Insentif Pemerintah (BIP). Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Barekraf) mendorong pelaku UMKM sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk memaksimalkan program ini di tengah pandemi Covid-19.

"Untuk 2020, kami menyiapkan dana sebesar Rp 24 miliar untuk pendukungan pengembangan UMKM lewat program Bantuan Insentif Pemerintah," kata Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Fadjar Hutomo dalam webinar "Penyediaan dan Akses Permodalan bagi UMKM di Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif", Jumat (12/6/2020).

BIP merupakan program yang telah dijalankan Badan Ekonomi dan Kreatif sejak 2017 dan kembali dilanjutkan tahun ini, seiring  dengan meleburnya Bekraf dalam Kemenparekraf.

Turut hadir dalam webinar tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, dan VP CSR dan SMEPP PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita.

Webinar "Penyediaan dan Akses Permodalan bagi UMKM di Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif", Jumat (12/6/2020). (Dok : Kemenparekraf)
Webinar "Penyediaan dan Akses Permodalan bagi UMKM di Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif", Jumat (12/6/2020). (Dok : Kemenparekraf)

Fadjar mengatakan, program ini menyasar UMKM di beberapa subsektor yang telah ditetapkan, yakni kuliner, fesyen, kriya, aplikasi, film animasi dan video, game developer, serta pariwisata (khususnya desa wisata).

Begitu juga dengan peruntukan dana bantuan insentif yang dibatasi hanya untuk beberapa fungsi, yakni untuk modal kerja/modal tetap seperti pembelian bahan baku, bahan produksi, perlengkapan dan lainnya. Selain itu untuk software/hardware, sewa ruang kerja, serta pembayaran jasa.

"Untuk sektor pariwisata atau homestay, dana dapat digunakan untuk pembelian barang-barang keperluan homestay seperti pembelian spring bed, lemari, furniture, toilet, dan lainnya," kata dia.

Pelaku UMKM yang ingin mengakses dapat mengajukan proposal dan mengunggah persyaratan yang dibutuhkan lewat website yang tengah disiapkan.

"Kami mengundang pemda melalui dinas pariwisata untuk dapat menyosialisasikan program ini kepada UKM-UKM binaan di daerah ataupun anak-anak muda yang aktif menggerakkan startup di daerah masing-masing," kata dia.

baca juga

Sementara itu, Luhut mengatakan, UMKM memiliki peran yang sangat besar. Sebanyak 80 persen ekonomi nasional ditopang dari dalam negeri, yang diantaranya berasal dari kontribusi para pelaku UMKM.

UMKM juga menyerap lebih dari 96 persen total tenaga kerja, lebih dari 115 juta jumlahnya.

"Ini angka yang sangat besar dan potensinya banyak sekali," kata Luhut.

Untuk itu, penting bagi UMKM untuk terus mengembangkan kapasitas dengan memanfaatkan berbagai program yang digulirkan, baik program dari pemerintah maupun swasta, termasuk dalam pengembangan digital.

"Di tengah pandemi Covid-19, terjadi penurunan penjualan produk UMKM, utamanya untuk kategori produk nonesensial, seperti pakaian dan elektronik. Penjualan online kini menjadi solusi, karena mampu bertahan, bahkan cenderung mengalami peningkatan dalam jumlah penjualan sekitar 30 persen," kata Luhut.

Presiden Joko Widodo juga telah meluncurkan Gerakan Nasional #BanggaBuatanIndonesia, untuk mendorong transformasi dari UMKM offline ke online, dengan target 2 juta UMKM tambahan yang bergabung ke platform e-commerce.

"Data terakhir sudah lebih dari 300 ribu UMKM bertransformasi ke online, dan ditargetkan mencapai angka 2 juta di akhir tahun 2020," kata Luhut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenparekraf Bakal Terapkan Metode Story Telling di Sektor Pariwisata

Kemenparekraf Bakal Terapkan Metode Story Telling di Sektor Pariwisata

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2020 | 19:33 WIB

Di Tengah Pandemi, Bank BRI Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Indonesia

Di Tengah Pandemi, Bank BRI Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Indonesia

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2020 | 10:16 WIB

Menparekraf Dorong Sektor Wisata Lakukan Remodelling agar bisa Bertahan

Menparekraf Dorong Sektor Wisata Lakukan Remodelling agar bisa Bertahan

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2020 | 08:15 WIB

Pelaku Wisata Diharapkan Bisa Tingkatkan Daya Saing Pasca Covid-19

Pelaku Wisata Diharapkan Bisa Tingkatkan Daya Saing Pasca Covid-19

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2020 | 11:32 WIB

Kemenparekraf : Bintan Siap Terapkan Protokol Kesehatan New Normal

Kemenparekraf : Bintan Siap Terapkan Protokol Kesehatan New Normal

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2020 | 14:55 WIB

Kemenparekraf Fasilitasi Pertunjukan Streaming Pekerja Seni Sumatera Utara

Kemenparekraf Fasilitasi Pertunjukan Streaming Pekerja Seni Sumatera Utara

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2020 | 07:54 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×