Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Kemenparekraf dan 18 Kementerian Tingkatkan Indeks Daya Saing Wisata

Fabiola Febrinastri

Selasa, 09 Juni 2020 | 11:45 WIB
Kemenparekraf dan 18 Kementerian Tingkatkan Indeks Daya Saing Wisata
Ilustrasi wisata Indonesia. (Dok : Kemenparekraf)

Suara.com - Untuk mewujudkan peningkatan indeks daya saing pariwisata/Travel Tourism Competitiveness Index (TTCI), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Barekraf) memperkuat sinergi dengan kementerian/lembaga. Setidaknya ada 18 kementerian/lembaga yang menjadi mitra strategis Kemenparekraf terkait dengan pilar-pilar peningkatan daya saing pariwisata Indonesia. 

Travel Tourism Competitiveness Index (TTCI). (Dok : Kemenparekraf)
Travel Tourism Competitiveness Index (TTCI). (Dok : Kemenparekraf)

"Setidaknya ada 18 kementerian/lembaga yang menjadi mitra strategis bagi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terkait dengan pilar-pilar peningkatan daya saing pariwisata Indonesia. Penting untuk melakukan sinergi dengan kementerian/lembaga tersebut untuk maningkatkan posisi daya saing pariwisata Indonesia di pasar global,” kata Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf/Baparekraf, R Kurleni Ukar, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (9/6/2020).

Ia mengatakan, peningkatan indeks daya saing pariwisata merupakan salah satu target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yang ingin diwujudkan oleh Kemenparekraf. Pihaknya membentuk tim yang akan berkoordinasi intens dengan kementerian/lembaga terkait guna memastikan indeks daya saing pariwisata Indonesia dapat meningkat.

Berdasarkan data TTCI yang dikeluarkan World Economic Forum (WEF) pada 2019, dari 14 pilar yang menjadi penilaian daya saing pariwisata, Indonesia memiliki keunggulan kompetitif pada 5 pilar. Kelima pilar itu adalah Price Competitiveness, Prioritization of Travel & Tourism, International Openness, Natural Resources, serta Cultural Resources & Business Travel.

Sementara itu, pariwisata Indonesia dihadapkan pada 5 tantangan terbesar terkait daya saing, yaitu Environmental Sustainability, Health & Hygiene, Tourist Service Infrastructure, Safety & Security, serta ICT Readiness.

Ia menegaskan, Kemenparekraf tidak bisa bergerak sendiri, sehingga diperlukan koordinasi yang baik dengan seluruh pihak terkait.

"Dalam pilar infrastruktur misalnya, tentu terkait dengan peran Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat," ujar Kurleni.

Ia pun mengapresiasi kementerian/lembaga yang memberikan dukungan dengan maksimal. Peningkatan indeks daya saing pariwisata melalui indikator TTCI tersebut diharapkan akan memberi banyak manfaat positif, diantaranya untuk meningkatkan citra pariwisata Indonesia, memberikan nilai tawar dalam aspek permintaan pariwisata serta investasi.

Ilustrasi wisata Indonesia. (Dok : Kemenparekraf)
Ilustrasi wisata Indonesia. (Dok : Kemenparekraf)

“Pariwisata ditetapkan sebagai leading sector, yang merupakan bukti keseriusan pemerintah untuk terus membenahi segala aspek pembangunan pariwisata di Indonesia yang berkelanjutan, baik dengan memperhatikan aspek ekonomi, aspek sosial-budaya, serta aspek lingkungan hidup," tambahnya.

baca juga

Dengan sinergi ini, maka diharapkan, target peringkat Indonesia dalam indeks daya saing pariwisata pada 2021 di urutan 36-39 dapat terwujud.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenparekraf Dukung Festival Musik Amal Good Vibrations

Kemenparekraf Dukung Festival Musik Amal Good Vibrations

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2020 | 12:41 WIB

Protokol Normal Baru Diharapkan Mampu Tingkatkan Kepercayaan Wisatawan

Protokol Normal Baru Diharapkan Mampu Tingkatkan Kepercayaan Wisatawan

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2020 | 14:15 WIB

Bali Optimistis dan Siap Jalani Tatanan Kenormalan Baru Pariwisata

Bali Optimistis dan Siap Jalani Tatanan Kenormalan Baru Pariwisata

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2020 | 08:28 WIB

Pasca Covid-19, ASEAN Beri Jaminan pada Wisatawan soal Kualitas Kesehatan

Pasca Covid-19, ASEAN Beri Jaminan pada Wisatawan soal Kualitas Kesehatan

Lifestyle | Jum'at, 05 Juni 2020 | 12:25 WIB

Kemenparekraf : Industri MICE Berperan Penting dalam Pendapatan PDB

Kemenparekraf : Industri MICE Berperan Penting dalam Pendapatan PDB

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2020 | 13:26 WIB

6 Bidang Usaha Wisata Prioritas akan Uji Protokol Tatanan Hidup Baru

6 Bidang Usaha Wisata Prioritas akan Uji Protokol Tatanan Hidup Baru

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 22:19 WIB

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 21:05 WIB

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 20:34 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:20 WIB

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:04 WIB

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:56 WIB

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:54 WIB

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB