Intip Strategi BULL Dongkrak Kinerja di Tengah Pandemi

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 16 Juli 2020 | 09:46 WIB
Intip Strategi BULL Dongkrak Kinerja di Tengah Pandemi
Kapal tanker PT Buana Lintas Lautan Tbk.

Suara.com - PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) melanjutkan strategi untuk mendongkrak kinerjanya. Strategi itu yakni dengan menggabungkan pendapatan usaha dari kontrak time-charter yang stabil dengan margin laba yang tinggi dari kerjasama dengan pool operator, didukung oleh tarif sewa internasional yang tinggi pada kuartal kedua tahun 2020.

Direktur Utama Buana Lintas Lautan Kevin Wong mengatakan, strategi itu membuat kinerja perusahaan meningkat signifikan dibandingkan kuartal pertama 2020 yang sudah kuat.

Selain itu, strategi itu juga menghasilkan EBITDA dan laba bersih yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal yang sama di 2019.

"Serta mencapai titik tertinggi baru. Dengan demikian, EBITDA pada tahun 2020 diperkirakan akan melebihi 2,5x dari tahun 2019 dan juga laba bersih akan meningkat 3,5x lebih tinggi dari tahun 2019," ujar Kevin dalam keterangannya, Kamis (16/7/2020).

"Mengingat kinerja cemerlang yang diperkirakan, nilai pasar kami saat ini masih belum sepenuhnya mencerminkan kinerja kami karena PER kami tetap serendah 3,0 - 3,5x dan EV/EBITDA serendah 3,5x - 4,0x," tambahnya.

Menurut Kevin, hasil yang lebih baik ini disebabkan oleh pertumbuhan armada yang berkelanjutan pada kuartal kedua tahun 2020 di mana BULL menerima 3 kapal besar tambahan, yang mengembangkan armada menjadi 33 kapal dengan total kapasitas sebesar 2,3 juta DWT. Faktor lain yang meningkatkan kinerja BULL adalah dampak positif dari pandemi COVID-19.

"Pandemi COVID-19 telah menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam permintaan tambahan untuk kapal tanker minyak untuk tempat penyimpanan minyak terapung dan sempat mencapai titik tertinggi dimana lebih dari 400 kapal tanker digunakan untuk penyimpanan minyak terapung pada puncaknya, yang merupakan sekitar 10 persen dari armada tanker global. Ini lebih dari mengimbangi penurunan konsumsi dan produksi minyak karena penutupan ekonomi dunia dan lockdown," jelas dia.

Dinamika ini, lanjutnya, tercermin dalam tingkat TCE yang melonjak di kuartal kedua 2020 dari tarif sewa rata-rata yang sudah cukup tinggi pada kuartal pertama tahun 2020.

TCE rata-rata untuk kapal tanker Long Range 2 (LR2) (kapal tanker ukuran sekitar 110,0000 DWT) meningkat sebesar 74,8 persen sedangkan TCE rata-rata untuk kapal tanker Handy (kapal tanker ukuran sekitar 30,000 - 40,000 DWT) turun menjadi 11,6 persen, sejalan dengan tren sebagian besar permintaan penyimpanan minyak terapung terkonsentrasi di segmen kapal tanker yang lebih besar.

baca juga

Namun, dampak COVID-19 lebih luas daripada hanya pada konsumsi dan produksi minyak. Karena sebagian besar ekonomi dunia memasuki masa lockdown dan pelabuhan-pelabuhan tidak beroperasi, termasuk semua negara pembangun kapal dan reparasi kapal terbesar, seperti China, Korea, Jepang, Singapura, yang menyebabkan penundaan pengiriman kapal baru yang sedang dibangun serta docking pemeliharaan yang diharuskan berdasarkan peraturan.

Hal ini mengakibatkan antrian besar kapal yang harus melaksanakan docking pemeliharaan berhenti kerja sampai lebih dari 30 hari dalam beberapa bulan ke depan, setara dengan 5 persen dari armada tanker global.

Bahkan selama Juni saja jumlah kapal yang sedang melaksanakan docking pemeliharaan 84 persen lebih banyak daripada di bulan Mei 2020. Sebanyak enam VLCC sedang melaksanakan docking pemeliharaan selama Juni dibandingkan dengan hanya satu pada bulan Mei.

Mengingat besarnya pemulihan permintaan untuk kapal tanker dari peningkatan produksi minyak dan kendala ketersediaan kapal tanker karena kepadatan pelabuhan yang parah sebagai akibat dari pemulihan permintaan minyak yang cepat, kembalinya scrap kapal dan banyaknya kapal tanker yang akan berhenti operasi sementara untuk menjalankan kewajiban docking pemeliharaan.

"Tarif kapal tanker internasional diperkirakan akan tetap tinggi hingga akhir tahun 2020 dan berlanjut hingga tahun 2021," pungkas Kevin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapten Kapal Tanker BBM Pertamina Asal Pakistan Positif Corona

Kapten Kapal Tanker BBM Pertamina Asal Pakistan Positif Corona

Banten | Kamis, 02 Juli 2020 | 19:44 WIB

Tambah Kapal Baru, BULL Optimis Kinerja Kuartal II Naik

Tambah Kapal Baru, BULL Optimis Kinerja Kuartal II Naik

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2020 | 16:30 WIB

Buana Lintas Lautan Optimis Kinerja Kuartal II 2020 Lebih Moncer

Buana Lintas Lautan Optimis Kinerja Kuartal II 2020 Lebih Moncer

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2020 | 09:54 WIB

Terkini

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Asap Karhutla Mengepung Palembang, Dokter Melihat Keluhan Pernapasan Makin Berat

Asap Karhutla Mengepung Palembang, Dokter Melihat Keluhan Pernapasan Makin Berat

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya

Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan

Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:50 WIB

4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan

4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Masihkah Ia Seorang Pengkritik Kekuasaan?

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Masihkah Ia Seorang Pengkritik Kekuasaan?

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:15 WIB

6 Urutan Zodiak dari yang Paling Dewasa sampai Paling Childish Saat Pacaran

6 Urutan Zodiak dari yang Paling Dewasa sampai Paling Childish Saat Pacaran

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:13 WIB

WiFi Publik Apakah Aman? Ini Cara Mengaktifkan Privasi Agar Tak Dipantau

WiFi Publik Apakah Aman? Ini Cara Mengaktifkan Privasi Agar Tak Dipantau

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Selat Hormuz Masih Panas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$100

Selat Hormuz Masih Panas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$100

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Mati Mudanya Sebuah Tren: Ketika "Micro-Trends" Mengikis Identitas Diri

Mati Mudanya Sebuah Tren: Ketika "Micro-Trends" Mengikis Identitas Diri

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:00 WIB

×