Pedagang Batik Dapat Tambahan Modal Usaha dari BRI

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 31 Agustus 2020 | 16:51 WIB
Pedagang Batik Dapat Tambahan Modal Usaha dari BRI
Veronica Sukirah pedagang batik di Yogyakarta. (Dok: Bank BRI).

Suara.com - Usia boleh tua, tapi jiwa tetap muda. Begitulah gambaran hidup Veronica Sukirah (74) yang masih semangat berdagang pakaian di Pasar Beringharjo, Yogyakarta. Ibu delapan anak ini tidak pernah merasa gentar untuk berjualan, meski berada di situasi sulit akibat pandemi Virus Corona (Covid-19).

Veronica yang menetap di Prayodirjan, Gondomanan ini, telah memulai usaha berdagang sejak 1969 silam, bersama dengan suami. Kala itu, ia memulai dengan usaha konveksi (pakaian) kemudian beralih berjualan sepatu dan sandal, hingga kembali memasarkan pakaian. Ketika suaminya meninggal dunia, usaha dagang pakaian batik pun dilakoninya sendirian.

Berjualan di tengah pandemi Covid-19, menurut Veronica, sangatlah sulit dibandingkan sebelum adanya wabah. Pendapatan yang dihasilkan dari berdagang pakaian batik pun “terjun bebas”.  Sebelum Covid – 19 melanda Indonesia, Veronica dapat mengantongi uang hasil berjualan Rp 150 ribu – Rp 200 ribu per hari. Akibat Covid – 19, mendapatkan keuntungan Rp 5 ribu saja terasa berat.

“Waktu itu tidak laku beneran. Gak laku blas. 3 bulan pas awal pandemi sepi banget, gak ada pembeli, gak ada orang datang. Pokoknya pasar itu kayak pasar mati. Padahal dibuka dari jam 9 sampai jam 3 sore. Baru masa-masa new normal ini baru ada pembeli,” katanya ketika dihubungi, Kamis (27/8/2020).

Saat ini dagangan batik Veronica sudah mulai menghasilkan, meski belum sebanyak dulu ketika belum ada corona. Tidak setiap hari ramai pembeli. Pengunjung pasar baru sedikit ramai pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. “Pokoknya sekarang itu kita harus berjuang, usaha, sambil tawakal,” tuturnya.

Sejak memulai usaha, Veronica mencoba untuk tidak mencari pinjaman guna tambahan modal. Hasil usaha yang diperolehnya, ia putar kembali untuk modal berjualan. Saat masa pandemi ini, manakala penghasilan dari dagangan batik belum stabil, ia berupaya untuk hidup hemat. Uang pemberian dari anak, ia putar untuk modal usaha. Veronica terlatih untuk hidup mandiri dan bekerja keras, menghidupi keluarganya.

“Saya tidak pernah mengajukan pinjaman ke bank. Kekhawatiran saya, kalau saya dipanggil Tuhan, kasihan anak-anak akan menanggung beban dan merepotkan,” ungkapnya.

Veronica mengaku tetap bersemangat untuk terus berjualan dan berdoa. Keyakinan itu berbuah manis. Veronica terpilih menjadi pedagang yang menerima Banpres Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM) dari Pemerintah, yang disalurkan melalui Bank BRI.

“Puji Tuhan itu memang rezeki saya. Saya nyaris tidak percaya, saya bisa mendapatkan bantuan. Pegawai BRI mencari – cari saya dengan nama Veronica Sugilah, sementara saya di pasar dipanggil nama Bu Dalmito [nama suami]. Akhirnya saya diberitahu untuk datang ke Bank BRI untuk dapat bantuan,” kata Veronica bersemangat.

baca juga

Adanya Banpres Produktif menjadi angin segar bagi Veronica untuk menambah modal dagangan. Bantuan sebesar Rp 2,4 juta yang ia peroleh, langsung masuk ke rekening tabungan di BRI. Ia mencairkan dana itu untuk modal usaha, dan tak lupa menyisakan Rp 250 ribu untuk menabung. Berkat bantuan ini, Veronica dapat kulakan[membeli barang dagangan secara grosir] sebanyak empat kodi celana batik dari Pekalongan.

“Iya saya gunakan untuk modal usaha lagi. Makanya saya sungguh-sungguh terima kasih. Makanya kalau ketemu Presiden Jokowi dan Bapak Menteri Koperasi saya ingin mengucapkan terima kasih. Saya kaget juga dapat bantuan itu, karena saya gak pernah dapat,” urainya.

Veronica mengungkapkan ketika masih muda telah menjadi nasabah simpanan Bank BRI. Karena terjadi resesi ekonomi pada 1998, Veronica tidak lagi bisa menabung. Lalu, saat pertemuan pedagang pasar pada medio September – Oktober lalu, Veronica kembali menjadi nasabah Bank BRI.

Veronica berharap, bantuan semacam ini dapat terus diberikan bagi pedagang-pedagang kecil seperti dirinya. “Jadi bantuan ini sungguh-sungguh menolong. Sungguh berterima kasih. Jangankan untuk modal ya, sekarang masa corona itu mendapatkan bantuan berapa pun dan apa pun bentuknya sudah merasa bersyukur dan terima kasih” paparnya.

Bank BRI telah ditunjuk oleh pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UMKM sebagai lembaga penyalur Banpres Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM) terbesar di Indonesia. Pada tahap pertama, Bank BRI telah menyalurkan Rp1,64 triliun kepada lebih dari 683 ribu pelaku usaha mikro di Tanah Air. Banpres ini merupakan hibah, bukan pinjaman. Pemberian bantuan ditujukan untuk tambahan modal usaha yang harapkan dapat menggerakkan ekonomi.

Direktur Utama Bank BRI Sunarso mengungkapkan saat ini BRI fokus untuk mendukung dan mendorong percepatan penyaluran berbagai stimulus dari pemerintah agar tepat sasaran, salah satunya BPUM.

"Sekarang stimulus dulu kita perlancar untuk sampai di masyarakat sesuai tujuannya. Dari situ kemudian muncul permintaan, lalu bank bisa menyalurkan kredit, dan kemudian memutar perekonomian secara sustain. Dengan demikian maka kita akan kembali lagi meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Saya kira itu yang harus jadi fokus kita sekarang,” tutup Sunarso.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Gelar Pelatihan Virtual Ketahanan Pangan Tingkatkan Produktivitas

BRI Gelar Pelatihan Virtual Ketahanan Pangan Tingkatkan Produktivitas

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2020 | 16:44 WIB

Bangkitkan UMKM, BRI Gelar Pelatihan Virtual Ketahanan Pangan Keluarga

Bangkitkan UMKM, BRI Gelar Pelatihan Virtual Ketahanan Pangan Keluarga

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2020 | 10:39 WIB

Upaya BRI Bangkitkan UMKM di Tengah Pandemi

Upaya BRI Bangkitkan UMKM di Tengah Pandemi

Video | Senin, 31 Agustus 2020 | 10:00 WIB

BRI Sukseskan Banpres Produktif Usaha Mikro di Yogyakarta

BRI Sukseskan Banpres Produktif Usaha Mikro di Yogyakarta

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2020 | 13:01 WIB

Jadi Bank Kustodian Tapera, Ini Strategi Bank BRI

Jadi Bank Kustodian Tapera, Ini Strategi Bank BRI

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 18:03 WIB

BRI Berhasil Jaga Pertumbuhan Bisnis di Tengah Upaya Penyelamatan UMKM

BRI Berhasil Jaga Pertumbuhan Bisnis di Tengah Upaya Penyelamatan UMKM

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2020 | 13:39 WIB

Terkini

Dendam dan Incar Rumah Jadi Motif Pembunuhan Ibu Tiri di Panyileukan

Dendam dan Incar Rumah Jadi Motif Pembunuhan Ibu Tiri di Panyileukan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 12:37 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Setia sampai yang Gampang Selingkuh, Ada Zodiakmu?

Urutan Zodiak dari yang Paling Setia sampai yang Gampang Selingkuh, Ada Zodiakmu?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 12:32 WIB

IHSG Masih Betah di Zona Merah, Saham GOTO ARB Lagi

IHSG Masih Betah di Zona Merah, Saham GOTO ARB Lagi

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 12:32 WIB

5 Penyebab Wajah Terasa Panas Terbakar saat Dioleskan Moisturizer dan Cara Mengatasinya

5 Penyebab Wajah Terasa Panas Terbakar saat Dioleskan Moisturizer dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 12:32 WIB

Kapten Malaysia Ungkap Alasan Harimau Malaya Gagal Tundukkan Timnas Indonesia

Kapten Malaysia Ungkap Alasan Harimau Malaya Gagal Tundukkan Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 12:32 WIB

Anggaran Subsidi Energi APBN 2027 Dipangkas Rp 11,44 T Gegara Tak Tepat Sasaran

Anggaran Subsidi Energi APBN 2027 Dipangkas Rp 11,44 T Gegara Tak Tepat Sasaran

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 12:32 WIB

Imbas Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjen PAS Minta Semua Bangunan Liar Dibongkar

Imbas Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjen PAS Minta Semua Bangunan Liar Dibongkar

Bogor | Selasa, 29 September 2026 | 12:30 WIB

Sering Kentut dan Bau Menyengat? Jangan Sepelekan, Kenali Penyebabnya di Sini!

Sering Kentut dan Bau Menyengat? Jangan Sepelekan, Kenali Penyebabnya di Sini!

Health | Selasa, 29 September 2026 | 12:30 WIB

Mushoku Tensei Season 3 Cour 2 Tayang 2027, Teaser Baru Orsted Dirilis

Mushoku Tensei Season 3 Cour 2 Tayang 2027, Teaser Baru Orsted Dirilis

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 12:30 WIB

Sinopsis 'Ore no Koto, Nanka Itteta?', Drama Komedi Koji Yakusho di Netflix

Sinopsis 'Ore no Koto, Nanka Itteta?', Drama Komedi Koji Yakusho di Netflix

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 12:30 WIB

×