Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Kementan Sediakan Alsintan untuk Jadikan Pertanian Maju, Mandiri dan Modern

Fabiola Febrinastri

Selasa, 06 Oktober 2020 | 13:11 WIB
Kementan Sediakan Alsintan untuk Jadikan Pertanian Maju, Mandiri dan Modern
Dirjen PSP Kementan, Sarwo Edhy. (Dok : Kementan)

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, berbagai langkah ditempuh Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menjadikan pertanian Indonesia maju, mandiri, dan modern. Salah satunya dengan mekanisasi pertanian di berbagai daerah.

Untuk tujuan tersebut, sebanyak 1 unit cultivator, 1 unit pompa air, 5 unit hand spayer dan 1 unit mesin penanam padi (rice transplanter) diberikan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk Kelompok Tani (Poktan) Ngudi Makmur, Kecamatan Magelang Utara, Jawa Tengah dan untuk Poktan Tunas Jaya dan Makmur Selatan masing-masing berupa 1 unit cultivator.

Dirjen PSP Kementan, Sarwo Edhy. (Dok : Kementan)
Dirjen PSP Kementan, Sarwo Edhy. (Dok : Kementan)

Bantuan alat mesin pertanian (alsintan) ini disalurkan melalui aspirasi Komisi IV DPR.

"Saya merespons positif optimalisasi alsintan sebagai langkah dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern,” ujarnya, Jakarta, Selasa (6/10/2020).

Syahrul menjelaskan, penggunaan teknologi diharapkan mampu meningkatkan produksi padi pada tahun-tahun mendatang. Produk pertanian Indonesia diharapkan bisa berorientasi ekspor.

“Dengan teknologi, saya berharap tidak mendengar adanya penurunan produksi. Gunakanlah alat canggih yang ada supaya kita bisa ekspor. Kita harus serius dalam mengurus pertanian ini,” pintanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy mengatakan, level mekanisasi pertanian Indonesia terus meningkat dengan bantuan alsintan secara besar-besaran untuk para petani sejak akhir tahun 2014.

Dirjen PSP Kementan, Sarwo Edhy. (Dok : Kementan)
Dirjen PSP Kementan, Sarwo Edhy. (Dok : Kementan)

Jenis-jenis yang diberikan pemerintah, antara lain traktor roda 2, traktor roda 4, pompa air, rice tranplanter, chopper, cultivator, excavator, hand sprayer, alat tanam jagung, backhoe loader, rotatanam, grain seeder, mist blower dan penyiang gulma.

“Yang biasa panen sekali, kini bisa menjadi dua kali. Yang biasanya dua kali, sekarang menjadi tiga kali dengan memanfaatkan Alsintan,” katanya.

baca juga

Pengertian level mekanisasi pertanian adalah penggunaan daya alsintan terhadap luas areal yang ter-cover. Menurutnya, alsintan berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan petani dan tingkat produksi tanaman pangan Indonesia juga terus meningkat.

“Bantuan alsintan mampu menekan biaya operasional 35 persen hingga 48 persen dalam produksi petani. Dulu, tanpa kemajuan mekanisasi ini, petani bisa membajak sawahnya satu hektare berhari-hari, tapi sekarang cukup dua hingga tiga jam saja,” katanya.

Dia menjelaskan, penggunaan alsintan modern juga dapat menyusutkan kehilangan hasil panen (losses) sebesar 10 persen. Selain itu juga meningkatkan nilai tambah dan penanaman padi yang dulunya hanya satu kali setahun kini bisa tiga kali karena proses pengolahan dan panen yang cepat.

“Dengan demikian, produksi yang dicapai petani lebih tinggi. Pendapatan petani pun ikut naik,” tegasnya. 

Di tempat terpisah, Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito mengatakan, bantuan alsintan merupakan dukungan untuk peningkatan produksi dan produktivitas pertanian di Kota Magelang. 

Dirjen PSP Kementan, Sarwo Edhy. (Dok : Kementan)
Dirjen PSP Kementan, Sarwo Edhy. (Dok : Kementan)

"Kami berharap, bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya meskipun Kota Magelang memiliki lahan pertanian yang sempit," katanya, saat penyerahan secara simbolis di Ruang Sidang Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang yang dihadiri anggota Komisi IV DPR, Vita Ervina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertanian Indramayu Merasa Terbantu dengan Embung yang Dibangun Kementan

Pertanian Indramayu Merasa Terbantu dengan Embung yang Dibangun Kementan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 13:37 WIB

Upaya Mencapai Swasembada Daging Sapi di Tengah Pandemi

Upaya Mencapai Swasembada Daging Sapi di Tengah Pandemi

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2020 | 19:46 WIB

Pemerintah Bantu Masyarakat Lampung Selatan dalam Bentuk Padat Karya

Pemerintah Bantu Masyarakat Lampung Selatan dalam Bentuk Padat Karya

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2020 | 13:55 WIB

TNI Ikut Serta Menjamin Ketersediaan Pangan bagi Masyarakat Indonesia

TNI Ikut Serta Menjamin Ketersediaan Pangan bagi Masyarakat Indonesia

Bisnis | Rabu, 30 September 2020 | 11:00 WIB

Kementan Salurkan 11 Ribu Kartu Tani di Kotawaringin Barat

Kementan Salurkan 11 Ribu Kartu Tani di Kotawaringin Barat

Bisnis | Selasa, 29 September 2020 | 14:02 WIB

Di Tengah Pandemi Covid-19, Petani di Pesisir Pantai Cilacap Panen Raya

Di Tengah Pandemi Covid-19, Petani di Pesisir Pantai Cilacap Panen Raya

Bisnis | Senin, 28 September 2020 | 17:07 WIB

Terkini

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:42 WIB

Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau

Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:33 WIB

Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya

Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:27 WIB

Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik

Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:03 WIB