Pemerintah Bantu Masyarakat Lampung Selatan dalam Bentuk Padat Karya

Fabiola Febrinastri

Kamis, 01 Oktober 2020 | 13:55 WIB
Pemerintah Bantu Masyarakat Lampung Selatan dalam Bentuk Padat Karya
Ilustrasi pertanian. (Dok : Kementan)

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan bantuan berupa alat pertanian dan pembangunan jaringan irigasi seluas 1.000 hektare di Lampung Selatan. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional dalam bentuk Program Padat Karya.

"Tujuan kegiatan ini adalah untuk memastikan pemberikan stimulus kepada petani setempat berupa alat pertanian dan pembangunan jaringan irigasi seluas 1.000 hektare di Lampung Selatan berjalan dengan tepat sasaran," ujar Sekretaris Direktorat Jendral Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Gunawan, saat memberikan arahannya dalam acara sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek), yang berlangsung mulai 30 September hingga 1 Oktober 2020 di Lampung Selatan, Kamis (1/10/2020).

Sekretaris Direktorat Jendral Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Gunawan. (Dok : Kementan)
Sekretaris Direktorat Jendral Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Gunawan. (Dok : Kementan)

Di bawah Kementan, Program Padat Karya telah dilakukan di beberapa daerah guna menumbuhkan produktivitas sektor pertanian dan kesejahteraan petani, yang bermuara pada memacu pertumbuhan perekonomian. Program ini merupakan salah satu program prioritas Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, untuk meningkatkan andil sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi di pedesaan.

Pola Program Padat Karya yang diterapkan di Provinsi Lampung, melibatkan peran petani untuk menggarap jaringan irigasi, sehingga dapat memberikan pendapatan tambahan kepada petani atau masyarakat berupa upah tenaga kerja.

Gunawan menambahkan, stimulus tersebut diupayakan dapat menumbuhkan produktivitas pertanian dan memaksimalkan pemanfaatan air untuk pertanian. Saat ini, fokus utama dari Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) adalah memperbaiki jaringan irigasi eksisting agar maksimal penggunaannya, dan memperlancar jalur distribusi air.

"Program ini membutuhkan kerja sama dan partisipasi dari petani, sehingga kedepan keberhasilan program padat karya ini dapat terus dimanfaatkan," terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Tenaga Ahli Komisi IV DPR RI, Mesah Tarigan. Ia mengatakan, sesuai arahan dari Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, jangka waktu pelaksanaan dan distribusi bantuan pemerintah harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Hal ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan perekonomian nasional.

"Rencananya, dalam jangka dua minggu ke depan, Ketua Komisi IV, Bapak Sudin akan secara langsung terjun ke lapangan untuk memastikan kegiatan sudah terlaksana dan memantau prosesnya secara realtime," ucapnya.

Mesah juga turut menyampaikan apresiasinya terhadap capaian program yang dikerjakan Mentan, dimana di masa pandemi Covid-19 ini, sektor pertanian memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, sementara sektor lainnya justru melemah.

baca juga

Menurutnya, pada 2020, dunia sedang diuji dengan adanya pandemi Covid-19, dimana semua sektor terkena dampaknya, termasuk sektor pertanian.

"Saya sangat mengapresiasi sektor pertanian, karena pada triwulan II ini, PDB sektor pertanian tumbuh 2,19 persen,” kata Mesah.

Ia menilai, berpijak pada capaian tersebut, dapat disimpulkan bahwa sektor pertanian tidak terlalu terdampak dengan pandemi yang sedang terjadi, sehingga ke depan, dalam menggerakkan ekonomi secara nasional, maka sektor pertanian perlu mendapatkan dukungan secara serius.

Saat ini upaya pemerintah dalam menjaga laju pertumbuhan ekonomi pada sektor pertanian dilakukan melalui percepatan bantuan pemerintah dan mengarahkan beberapa kegiatan Kementan dengan pola Padat Karya, sehingga diharapkan petani kreatif dan inovatif dalam mengimplementasikan dan mendukung program pemerintah.

“Kepada pelaksana kegiatan di lapangan, lakukan kegiatan sesuai dengan aturan yang berlaku dan jangan melakukan pelanggaran sekecil apapun. Terus dampingi petani dalam kawal program sampai selesai,” kata Mesah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TNI Ikut Serta Menjamin Ketersediaan Pangan bagi Masyarakat Indonesia

TNI Ikut Serta Menjamin Ketersediaan Pangan bagi Masyarakat Indonesia

Bisnis | Rabu, 30 September 2020 | 11:00 WIB

Kementan Salurkan 11 Ribu Kartu Tani di Kotawaringin Barat

Kementan Salurkan 11 Ribu Kartu Tani di Kotawaringin Barat

Bisnis | Selasa, 29 September 2020 | 14:02 WIB

Di Tengah Pandemi Covid-19, Petani di Pesisir Pantai Cilacap Panen Raya

Di Tengah Pandemi Covid-19, Petani di Pesisir Pantai Cilacap Panen Raya

Bisnis | Senin, 28 September 2020 | 17:07 WIB

RJIT Ditjen PSP Kementan Mampu Tingkatkan  Luas Ocoran

RJIT Ditjen PSP Kementan Mampu Tingkatkan Luas Ocoran

Bisnis | Minggu, 27 September 2020 | 13:20 WIB

Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier Dilakukan untuk Menunjang Pertanian

Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier Dilakukan untuk Menunjang Pertanian

Bisnis | Sabtu, 26 September 2020 | 14:02 WIB

Rehabilitasi Jaringan Irigasi Mampu Aliri 100 Hektare Sawah di Cirebon

Rehabilitasi Jaringan Irigasi Mampu Aliri 100 Hektare Sawah di Cirebon

Bisnis | Jum'at, 25 September 2020 | 11:54 WIB

Terkini

Baru Hirup Udara Bebas, Indra Kenz Terancam Dijebloskan ke Penjara Lagi

Baru Hirup Udara Bebas, Indra Kenz Terancam Dijebloskan ke Penjara Lagi

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:52 WIB

Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles Hanya Untuk Nasabah BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles Hanya Untuk Nasabah BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Bali | Rabu, 30 September 2026 | 16:50 WIB

Nasabah Mendapatkan Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Nasabah Mendapatkan Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 16:46 WIB

Dobrak Stagnasi 5 Ton, Teknologi Tani Modern di Lampung Sukses Lipat Gandakan Panen Jadi 11 Ton/Ha

Dobrak Stagnasi 5 Ton, Teknologi Tani Modern di Lampung Sukses Lipat Gandakan Panen Jadi 11 Ton/Ha

Lampung | Rabu, 30 September 2026 | 16:46 WIB

Spesifikasi Lengkap dan Harga Infinix XBOOK 14 Neo, Laptop untuk Produktivitas Mahasiswa

Spesifikasi Lengkap dan Harga Infinix XBOOK 14 Neo, Laptop untuk Produktivitas Mahasiswa

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 16:45 WIB

BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas Berikan Nasabah Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles

BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas Berikan Nasabah Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles

Malang | Rabu, 30 September 2026 | 16:43 WIB

Travel Reward untuk Frequent Traveler, Ada Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI

Travel Reward untuk Frequent Traveler, Ada Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 16:35 WIB

Target 48 Juta Keluarga Terdaftar Perlinsos Digital, Pemerintah Butuh 2,4 Juta Agen

Target 48 Juta Keluarga Terdaftar Perlinsos Digital, Pemerintah Butuh 2,4 Juta Agen

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:35 WIB

Bunga Es Bisa Bikin Kulkas Tidak Dingin? Ini Dampak dan Cara Membersihkannya

Bunga Es Bisa Bikin Kulkas Tidak Dingin? Ini Dampak dan Cara Membersihkannya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 16:35 WIB

Cara Membersihkan Botol Susu Bayi yang Benar, Jangan Cuma Dibilas

Cara Membersihkan Botol Susu Bayi yang Benar, Jangan Cuma Dibilas

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 16:35 WIB

×