Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kondisi Alam Pulau Buru Dinilai Menjanjikan untuk Produktivitas Pertanian

Fabiola Febrinastri

Senin, 05 Oktober 2020 | 11:05 WIB
Kondisi Alam Pulau Buru Dinilai Menjanjikan untuk Produktivitas Pertanian
Mentan, Syahrul Yasin Limpo. (Dok : Kementan)

Suara.com - Kondisi alam di Pulau Buru dinilai menjanjikan. Produktivitas pertanian di kawasan ini akan maksimal jika varietasnya lebih bagus, budidaya dikembangkan, dan pupuk berimbang. Hal itu dikatakan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, saat melakukan kunjungan kerja optimalisasi lahan di Desa Margo Mulyo, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Buru, Pulau Buru, Minggu (4/10/2020).

"Caranya adalah varietas harus lebih bagus, budidaya yang diolah lebih dikembangkan, pupuk harus berimbang. Selain itu, kita persiapkan pompa air pasca panen lebih rapi lagi, agar bisa dimanfaatkan dengan maksimal," katanya.

Kunjungan ke Pulau Buru merupakan perintah Presiden Joko Widodo untuk melihat daerah yang bisa dikembangkan dan dioptimalkan menjadi kekuatan ketahanan pangan, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

"Oleh karena itu, Pulau Buru menjadi pilihan dan tentu akan kami optimalkan. Insya Allah, pendekatan-pendekatan food estate seperti yang diharapkan Presiden, kita coba terapkan disini," katanya.

Sebagai informasi, saat ini pemerintah sedang membangun pertanian integrasi food estate di sejumlah daerah. Food estate sendiri merupakan program dari beberapa macam komoditi, termasuk kebutuhan beras sebagai kebutuhan utama masyarakat Indonesia.

Bukan hanya itu saja, food estate juga membangun komoditi berbagai perkebunan, hortikultura, tanaman pangan, dan peternakan.

Terkait rencana tersebut, Syahrul minta kepada seluruh jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) untuk turun tangan dalam memberikan bantuan berupa pupuk, bibit, alat dan mesin pertanian (alsintan), serta sarana dan prasana lainnya.

"Mari kita rubah peradaban, karena di Pulau Buru banyak sekali yang bisa dijadikan penggedor laju sektor pertanian. Saya akan terus mengawal dan mendukung segala upaya penanaman didaerah ini," katanya.

Kabupaten Buru memiliki luas baku sawah seluas 7,328 hektare. Bahkan di tahun 2019, panen padi mencapai 12,457 hektare, dengan produktivitas 47,610 ton GKG atau setara 27,314 ton beras.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Rehabilitasi Irigasi di Bantul, Indeks Pertanaman Meningkat

Ada Rehabilitasi Irigasi di Bantul, Indeks Pertanaman Meningkat

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2020 | 12:37 WIB

Bantu Petani Penuhi Kebutuhan Air, Kementan Sediakan Kegiatan Perpompaan

Bantu Petani Penuhi Kebutuhan Air, Kementan Sediakan Kegiatan Perpompaan

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 18:05 WIB

Pertanian Indramayu Merasa Terbantu dengan Embung yang Dibangun Kementan

Pertanian Indramayu Merasa Terbantu dengan Embung yang Dibangun Kementan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 13:37 WIB

Upaya Mencapai Swasembada Daging Sapi di Tengah Pandemi

Upaya Mencapai Swasembada Daging Sapi di Tengah Pandemi

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2020 | 19:46 WIB

Pemerintah Bantu Masyarakat Lampung Selatan dalam Bentuk Padat Karya

Pemerintah Bantu Masyarakat Lampung Selatan dalam Bentuk Padat Karya

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2020 | 13:55 WIB

TNI Ikut Serta Menjamin Ketersediaan Pangan bagi Masyarakat Indonesia

TNI Ikut Serta Menjamin Ketersediaan Pangan bagi Masyarakat Indonesia

Bisnis | Rabu, 30 September 2020 | 11:00 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×