APBN 2021 Terancam Babak Belur Dihajar Corona

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 13 Oktober 2020 | 13:43 WIB
APBN 2021 Terancam Babak Belur Dihajar Corona
Ilustrasi kondisi ekonomi. (Kolase foto/Shutterstock)

Suara.com - Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 terancam babak belur dihajar virus corona atau Covid-19, jika kasus penularan virus yang bermula dari kota Wuhan, China ini terus bertambah banyak.

Hal tersebut dikatakan Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Ubaidi Socheh Hamidi dalam sebuah webinar, Selasa (13/10/2020).

"Ada beberapa risiko, terutama pandemi masih tereskalasi," kata Ubai panggilan akrabnya.

Ubai menjelaskan jika wabah ini tidak bisa dikendalikan dan justru semakin banyak orang yang terinfeksi, maka situasi akan semakin menantang buat APBN 2021.

Sehingga kata dia APBN 2021 di desain untuk bisa menghadapi segala ancaman yang ada, termasuk juga ketidakpastian pandemi virus corona ini apakah akan berakhir atau tidak.

"Karena tahun depan, pemerintah akan fokus untuk bisa kembali memulihkan perekonomian," katanya.

"Reformasi lain juga kita dorong di sisi belanja, dilakukan secara disiplin supaya bisa mengolah belanja dengan baik jadi defisit bisa bertahap turun dan 2023 bisa menjadi 3 persen," pungkasnya.

Asal tahu saja, vrus vorona yang datang awal Maret 2020 membuat APBN Tahun Anggaran 2020 babak belur.

Dana untuk pencegahan dan penanggulangan Covid-19 beserta dampak-dampak sebesar Rp 695,2 triliun menyedot lebih kurang 20 persen lebih dari APBN 2020 sebesar Rp 2.540,4 triliun.

baca juga

Pemerintah mengumumkan realisasi anggaran Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) hingga saat ini, di mana data per 7 Oktober 2020 tercatat di angka Rp 331,94 triliun, atau 47,75 persen dari total pagu Rp 695,2 triliun anggaran PEN.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, progres realisasi penyerapan dana PEN terus menunjukan peningkatan yang cukup signifikan, diharapkan hingga akhir tahun nanti serapannya bisa mencapai 100 persen.

"Realisasi program PEN ini diperkirakan mencapai 99-100 persen di akhir tahun 2020,” kata Airlangga dalam konferensi pers yang digelar BNPB secara virtual, Senin (12/10/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

APBN merupakan Instrumen Fiskal untuk Wujudkan Ketahanan Pangan

APBN merupakan Instrumen Fiskal untuk Wujudkan Ketahanan Pangan

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2020 | 12:22 WIB

Negara Dapat Rp 97 Miliar dari Pajak Digital

Negara Dapat Rp 97 Miliar dari Pajak Digital

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2020 | 15:47 WIB

Pemerintah Tambah 8 Perusahaan Pemungut Pajak Digital, Termasuk Alibaba

Pemerintah Tambah 8 Perusahaan Pemungut Pajak Digital, Termasuk Alibaba

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 14:44 WIB

Terkini

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Diguyur Hujan Deras, Polisi Pukul Mundur Massa Demo Mahasiswa di Plaza UOB Dukuh Atas

Diguyur Hujan Deras, Polisi Pukul Mundur Massa Demo Mahasiswa di Plaza UOB Dukuh Atas

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Demo Ricuh di Jogja Meluas hingga Sirip Kepatihan

Demo Ricuh di Jogja Meluas hingga Sirip Kepatihan

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:31 WIB

Malioboro Mencekam! Demo Sumpah Pemuda Berujung Bentrok hingga Malam, Water Cannon Dikerahkan

Malioboro Mencekam! Demo Sumpah Pemuda Berujung Bentrok hingga Malam, Water Cannon Dikerahkan

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Tak Terbendung di Asia, Giliran Melbourne Victory jadi Korban Keganasan Persib Bandung

Tak Terbendung di Asia, Giliran Melbourne Victory jadi Korban Keganasan Persib Bandung

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah

Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Rayakan Satu Dekade, Big Bad Wolf ICE BSD 2026 Buka 120 Jam Nonstop

Rayakan Satu Dekade, Big Bad Wolf ICE BSD 2026 Buka 120 Jam Nonstop

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

×