Industri Sawit Nasional Perlu Dukungan Riset Yang Kuat

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 21 Oktober 2020 | 15:42 WIB
Industri Sawit Nasional Perlu Dukungan Riset Yang Kuat
Minyak kelapa sawit disebut tidak berbahaya. (Shutterstock)

Suara.com - Program Penelitian dan Pengembangan perkebunan kelapa sawit dari aspek hulu hingga hilir merupakan salah satu upaya yang dikembangkan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Kementerian Keuangan.

Tujuan dari program ini untuk melakukan penguatan, pengembangan, dan peningkatan pemberdayaan perkebunan dan industri kelapa sawit nasional yang saling bersinergi agar terwujud perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.

Direktur Utama BPDPKS, Eddy Abdurrachman mengatakan intensifikasi kegiatan riset di bidang kelapa sawit dilakukan secara komprehensif dan hasil risetnya dipublikasikan secara masif, baik kegiatan di tingkat nasional maupun internasional.

"Dalam melaksanakan pengembangan dan penelitian sawit, diperlukan dukungan riset yang kuat dan terarah dengan baik serta dengan pendanaan yang cukup," kata Eddy dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (21/10/2020).

Lebih lanjut kata Eddy program Grant Riset Sawit 2020 yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengembangan di Indonesia menjadi salah satu upaya dalam rangka peningkatan penelitian dan pengembangan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan tersebut.

Penelitian dan pengembangan yang dimaksud harus mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi oleh industri kelapa sawit saat ini, seperti peningkatan produktivitas/efisiensi, peningkatan aspek sustainability dan awareness terhadap lingkungan, serta mendorong penemuan/inovasi produk/pasar baru.

Dalam program Grant Riset Sawit 2020 ini, diseminasi hasil riset yang ditampilkan yakni bidang Bioenergi, Agricultural Practices, Bio-material dan Pangan/Kesehatan, Waste Management, Sosial Ekonomi, dan Supply Chain.

Diseminasi hasil riset tersebut dipaparkan dalam Webinar Pekan Riset Sawit Indonesia (Perisai) 2020 yang akan dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting dan live streaming di YouTube Channel BPDP Sawit pada 20 Oktober 2020.

Mengusung Tema Mahakarya Inovasi Sawit Nasional “Fastering Innovation for Oil Palm Sector Resilience Facing Covid-19 Pandemic”, Webinar Perisai 2020 akan dibuka oleh Direktur Utama BPDPKS, Eddy Abdurrachman dengan menghadirkan keynote speaker yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto dan speaker Direktur Eksekutif PASPI, Tungkot Sipayung.

baca juga

"BPDPKS berharap hasil dari kegiatan penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh Industri kelapa sawit sehingga dapat masuk pada tahap komersialisasi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengumuman! Harga TBS Sawit di Riau Naik, Rp 2 Ribu Lebih per Kg

Pengumuman! Harga TBS Sawit di Riau Naik, Rp 2 Ribu Lebih per Kg

Riau | Selasa, 20 Oktober 2020 | 17:44 WIB

Diungkapkan Lahan Sawit Sumsel Lebih Luas dari Sawah, Ini Jawab Herman Deru

Diungkapkan Lahan Sawit Sumsel Lebih Luas dari Sawah, Ini Jawab Herman Deru

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 12:39 WIB

Pemerintah Dorong Upaya Wujudkan Bahan Bakar Nabati Berbasis Sawit

Pemerintah Dorong Upaya Wujudkan Bahan Bakar Nabati Berbasis Sawit

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2020 | 08:43 WIB

Terkini

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

×