Begini Cara Kementan Kendalikan Impor

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 17 November 2020 | 17:19 WIB
Begini Cara Kementan Kendalikan Impor
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. (Dok : Kementan).

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus berupaya untuk mengendalikan impor. Hal tertsebut dilakukan untuk mengamankan produksi dalam negeri dan menjaga kesejahteraan petani agar tetap berporduksi.

Sekertaris Jenderal Kementan, Momon Rusmono mengatakan nilai impor pertanian segar pada periode Januari-September 2020 mengalami penurunan hingga 10,37 persen dari tahun sebelumnya yaitu 6,51 miliar dolar AS menjadi 5,8 miliar dolar AS.

"Secara spesifik terkait impor selama periode Januari-September 2020 sebagian besar impor mengalami penurunan diantaranya jagung volume impornya turun 15,11 persen dan ubi kayu 15,41 pesen," ujar Momon saat rapat dengar pendapat bersama Komisi IV DPR, Selasa (17/11/2020).

Momon mengatakan pemerintahpun telah memiliki enam stimulus kebijakan yang sudah diambil Kementan untuk semakin megendalikan impor terbatas pada komoditas tertentu yakni gandum, tepung, ubi kayu, kedelai, dan tembakau.

Diharapkan, enam kebijakan tersebut dapat dimasukan kedalam rancangan peraturan pemerintah sebagai tindak lanjut diberlakukannya Undang-undang Cipta Kerja.

"Pertama kita akan berusaha tentang kebijakan importasi gandum, kedelai, dan tapioka dimasukan ke dalam golongan barang yang dilarang atau dibatasi (Lartas). Kemudian pengaturan tataniaga produk tanaman pangan dalam satu permentan dan pengaturan impor pangan segar melalui satu pintu K/L tentunya untuk impor prduk olahan melibatkan K/L yang terkait," katanya.

Momon menambahkan, Kementan juga akan melakukan izin impor produk pangan strategis seperti jagung, kedelai, tapioka agar bisa dilakukan melalui digitalisasi. Selanjutnya kemantan akan melakukan peninjauan kembali tarif impor gandum, tepung, ubi kayu, serta memberikan tarif bea masuk impor kedelai.

"Bahkan kami minta importir kedelai dan tapioka wajib menanam atau bermitra dengan petani. Kemudian besaran harga pembelan ubi kayu di tingkat petani juga diatur dalam bentuk Harga Acuan Pembelian (HAP), seperti HAP kedelai local yang sudah diatur di Permendag N. 7 tahun 2020," tutupnya. 

Sebelumnya, Badan Pusat Statisti (BPS) mencatat ekspor pertanian sepanjang Januari-Septemer mencapai 21,10 miliar dolar AS yang terdiri dari ekspor pertanian segar sekitar US 2,34 miliar dan ekspor olahan pertanian 18,76 miliar dolar AS. Selain itu eskpor pertanian segar juga tumbuh 11,87 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, begitu juga olahan pertanian tumbuh sekitar 5,8 persen.

baca juga

Adapun salah satu kesimpulan dalam rapat tersebut diantaranya adalah Komisi IV DPR RI dan Kementan secara bersama-sama akan segera menyusun rancangan peraturan pemerintah tentang pelaksanaan Undang-undang  No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja agar kebijakan ekspor-impor komoditas pertanian selalu berpihak kepada kepentingan para petani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPS : Ekspor Sektor Pertanian pada Oktober Tumbuh 23,8 Persen

BPS : Ekspor Sektor Pertanian pada Oktober Tumbuh 23,8 Persen

Bisnis | Senin, 16 November 2020 | 20:30 WIB

Data BPS : Ekspor Naik di Oktober 2020 Tapi Impor Ambles 6,79 Persen

Data BPS : Ekspor Naik di Oktober 2020 Tapi Impor Ambles 6,79 Persen

Bisnis | Senin, 16 November 2020 | 14:08 WIB

Sepakati Perjanjian Dagang 14 Negara, Apa Keuntungan Indonesia?

Sepakati Perjanjian Dagang 14 Negara, Apa Keuntungan Indonesia?

Bisnis | Senin, 16 November 2020 | 00:05 WIB

China Stop Impor Makanan Beku dari 109 Negara

China Stop Impor Makanan Beku dari 109 Negara

News | Minggu, 15 November 2020 | 07:23 WIB

Mentan : Generasi Muda Dituntut Kreatif Gunakan Teknologi untuk Tumbuh

Mentan : Generasi Muda Dituntut Kreatif Gunakan Teknologi untuk Tumbuh

Bisnis | Sabtu, 14 November 2020 | 13:29 WIB

Tingkatkan Produksi Sapi dengan Program Inseminasi Buatan

Tingkatkan Produksi Sapi dengan Program Inseminasi Buatan

Foto | Sabtu, 14 November 2020 | 13:00 WIB

Terkini

Apes! Perampok WNA di Kawasan Citra Raya Cikupa Berhasil Diringkus, Kini Resmi Berstatus Tersangka

Apes! Perampok WNA di Kawasan Citra Raya Cikupa Berhasil Diringkus, Kini Resmi Berstatus Tersangka

Banten | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:06 WIB

Membangun Karakter Finansial Generasi Alpha Melalui Inovasi Digital BRImo Junior

Membangun Karakter Finansial Generasi Alpha Melalui Inovasi Digital BRImo Junior

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:05 WIB

BRI Hadirkan Fasilitas Multiguna Eksklusif Peringati HUT United Tractors

BRI Hadirkan Fasilitas Multiguna Eksklusif Peringati HUT United Tractors

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:02 WIB

DPR Siapkan Pidana 15 Tahun bagi Pelaku Sabotase dan Manipulasi Pusat Data Nasional

DPR Siapkan Pidana 15 Tahun bagi Pelaku Sabotase dan Manipulasi Pusat Data Nasional

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Klok Optimistis Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Klok Optimistis Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Ketika Pemerintah Memuja UMKM, tapi Gagal Menyediakan Pekerjaan yang Layak

Ketika Pemerintah Memuja UMKM, tapi Gagal Menyediakan Pekerjaan yang Layak

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Karhutla Riau Diklaim Nihil, Kabut Asap Kiriman dari Provinsi Lain

Karhutla Riau Diklaim Nihil, Kabut Asap Kiriman dari Provinsi Lain

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:56 WIB

Jelang Final ASEAN Cup, Erick Thohir Bawa Bos FIFA Temui Presiden Prabowo di Istana

Jelang Final ASEAN Cup, Erick Thohir Bawa Bos FIFA Temui Presiden Prabowo di Istana

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Pangkas Beban Manggarai, Pemprov DKI Bakal Pasang Saringan Sampah di 13 Sungai

Pangkas Beban Manggarai, Pemprov DKI Bakal Pasang Saringan Sampah di 13 Sungai

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Tak Hanya Enak Dimakan, 5 Sheet Mask Alpukat Korea Ini Buat Kulit Glowing!

Tak Hanya Enak Dimakan, 5 Sheet Mask Alpukat Korea Ini Buat Kulit Glowing!

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:50 WIB

×