Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Mulai Pulih dari Pandemi

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 19 November 2020 | 15:06 WIB
Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Mulai Pulih dari Pandemi
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Suara.com - Usai tertekan selama 2 kuartal berturut-turut pada tahun 2020 ini, ekonomi Indonesia kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mulai menemukan titik balik pemulihan ekonomi.

Sri Mulyani mengatakan, sinyal pemulihan ekonomi yang mulai terlihat pada Q3-2020 patut disyukuri. Menurut Menkeu, hal tersebut merupakan hasil dari seluruh upaya yang dilakukan Pemerintah. Menkeu pun berharap tren pemulihan terus berlanjut hingga 2021.

“Akan terus bagus kalau kita jaga terus. Makanya yang disebut pembalikan, turning a round, itu adalah suatu fenomena yang tentu kita syukuri tapi ini tidak berarti masalah selesai,” kata Sri Mulyani ditulis Kamis (19/11/2020).

Menkeu menjelaskan bahwa titik balik pemulihan ekonomi juga tercermin dari pertumbuhan ekonomi sisi produksi. Sektor kontributor utama yang terdampak pandemi mampu untuk bangkit dan mengalami perbaikan yang positif.

“Bahkan tiga sektor yang positif growth even during Covid time, yaitu informasi dan komunikasi yang tumbuh 10 persen, jasa kesehatan yang bahkan melonjak 15 persen, tentu saja karena masalah Covid adalah bidang kesehatan, dan sektor pertanian yang tumbuh stabil di 2 persen,” jelasnya.

Menurut Menkeu, APBN menjadi instrumen utama untuk segera merespon dampak pandemi, mendukung pemulihan, serta menjaga reformasi ke depan. Pandemi Covid-19, lanjutnya, bukan satu-satunya masalah pondasi ekonomi Indonesia.

“Apakah kondisi Covid itu satu-satunya masalah? Tidak. Seperti saya sampaikan tadi, bahwa kondisi ekonomi Indonesia, pondasi kita masih menghadapi masalah struktural. Jadi meskipun sekarang sangat sibuk dan terfokus dengan Covid dan dampaknya, kita tetap harus melakukan reformasi,” ujar Sri Mulyani.

Sri Mulyani juga menyatakan bahwa APBN tidak seharusnya terus menerus menjadi instrumen yang paling depan dan paling besar untuk mengungkit pertumbuhan ekonomi.

“Oleh karena itu, APBN 2021 temanya memang agak kontradiktif. Masih ekspansif, tapi kita mulai konsolidatif. Policy-policy yang sifatnya strategis tetap kita jaga," ungkap wanita kelahiran Lampung ini.

baca juga

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga menyampaikan optimisme cita-cita Indonesia menjadi negara maju tahun 2045 meski saat ini ada pandemi Covid-19. Menkeu berharap pandemi Covid-19 justru akan menjadi akselerator dari reformasi dan perekat gotong-royong.

“Kita perlu untuk terus berfokus kepada hal-hal yang fundamental yaitu yang berhubungan dengan human capital, kesehatan, pendidikan, kemudian skill masyarakat dan juga meningkatkan inovasi dan produktivitas termasuk memperbaiki easy of doing business Indonesia," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengobati Pasien Corona Habiskan Rp 184 Juta, KPCPEN : Lebih Baik Mencegah

Mengobati Pasien Corona Habiskan Rp 184 Juta, KPCPEN : Lebih Baik Mencegah

Bisnis | Kamis, 19 November 2020 | 13:38 WIB

Bantu Pulihkan Ekonomi Indonesia, Google Donasikan 11 Juta Dollar AS

Bantu Pulihkan Ekonomi Indonesia, Google Donasikan 11 Juta Dollar AS

Jogja | Kamis, 19 November 2020 | 12:30 WIB

Fadli Zon Sebut Sri Mulyani Dukun Peramal: Coba Mikir Jangan Utang Melulu

Fadli Zon Sebut Sri Mulyani Dukun Peramal: Coba Mikir Jangan Utang Melulu

Sumsel | Kamis, 19 November 2020 | 06:27 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×