Mitigasi Karhutla Perlu Diperkuat! Pemerintah Tak Boleh Kalah Cepat dengan Titik Api

Muhamad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:31 WIB
Mitigasi Karhutla Perlu Diperkuat! Pemerintah Tak Boleh Kalah Cepat dengan Titik Api
Foto udara sejumlah personel Manggala Agni Daops Sumatera XIV-Banyuasin, Daops Sumatera XII-Muara Tebo, Daops Sumatera XIII-Sarolangon mengikuti upacara HUT Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Senin (17/8/2026). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj]
baca 10 detik
  • Komisi IV DPR RI mendesak pemerintah membenahi tata kelola kehutanan dan memperkuat mitigasi Karhutla.
  • Wakil Ketua Komisi IV meminta pemerintah memperluas pemetaan potensi kebakaran hutan agar pencegahan dini dapat diutamakan.
  • Pemerintah didorong mempertegas penegakan hukum terhadap perusahaan pemegang izin yang terbukti lalai dan menyebabkan kebakaran lahan konsesi.

Suara.com - Komisi IV DPR RI mendesak pemerintah memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan membenahi tata kelola kehutanan secara mendasar. Pemerintah diminta tidak menunggu api membesar baru melakukan penanganan.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman mengatakan perbaikan tata kelola kehutanan harus berjalan beriringan dengan strategi mitigasi Karhutla yang lebih konkret dan menyeluruh.

Hal itu disampaikan Alex saat membuka Rapat Kerja (Raker) bersama Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Menurut Alex, pengelolaan hutan saat ini masih belum optimal sehingga membutuhkan pembenahan besar agar sektor kehutanan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

"Optimalisasi tata kelola kehutanan membutuhkan perbaikan yang fundamental. Dalam rapat hari ini, Komisi IV DPR RI meminta penjelasan komprehensif dari Kementerian Kehutanan terkait penanganan Karhutla agar tidak meluas," ujar Alex dalam rapat.

Rapat Kerja (Raker) Komisi IV DPR RI bersama Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026). [Suara.com/Bagaskara]
Rapat Kerja (Raker) Komisi IV DPR RI bersama Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026). [Suara.com/Bagaskara]

Jangan Hanya Fokus di Daerah Langganan Karhutla

Alex meminta strategi mitigasi Karhutla tidak hanya diarahkan ke provinsi yang selama ini menjadi wilayah prioritas penanganan kebakaran.

Pemerintah, kata dia, perlu memetakan daerah lain yang memiliki potensi Karhutla serta menyiapkan langkah pencegahan sebelum titik api muncul dan berkembang menjadi kebakaran besar.

Menurut Alex, pendekatan pencegahan harus menjadi prioritas utama.

baca juga

Pemerintah diminta memiliki sistem deteksi dan respons yang mampu bergerak lebih cepat dibandingkan penyebaran api.

"Pemerintah tidak boleh kalah cepat dari titik api. Pencegahan harus diutamakan daripada sekadar penanggulangan saat api sudah membesar," tegas legislator PDIP tersebut.

Selain penguatan mitigasi, Komisi IV juga meminta pemerintah mempertegas penegakan hukum terhadap perusahaan maupun pemegang perizinan yang lahannya terbukti terbakar.

Alex meminta Kementerian Kehutanan menjelaskan langkah hukum yang telah dan akan dilakukan terhadap korporasi yang terbukti lalai menjaga kawasan konsesinya.

Penindakan tegas dinilai penting untuk memberikan efek jera sekaligus mendorong perusahaan bertanggung jawab mencegah kebakaran di wilayah yang berada dalam pengelolaannya.

Dengan demikian, penanganan Karhutla tidak berhenti pada pemadaman ketika kebakaran terjadi, tetapi dimulai dari pembenahan tata kelola, pemetaan risiko, pencegahan dini hingga penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti lalai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Angkut Orang, Perpres Ojol Akan Atur Tarif Barang dan Makanan

Bukan Cuma Angkut Orang, Perpres Ojol Akan Atur Tarif Barang dan Makanan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Respons BEM UI Soal Status Bencana Nasional di NTT, Pimpinan DPR: Yang Penting Penanganannya

Respons BEM UI Soal Status Bencana Nasional di NTT, Pimpinan DPR: Yang Penting Penanganannya

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:22 WIB

DPR Terima Supres Calon Bos Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis OJK

DPR Terima Supres Calon Bos Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis OJK

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:36 WIB

Terkini

Kejagung Buka Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus Korupsi MBG

Kejagung Buka Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus Korupsi MBG

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:13 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla, Warga Sumsel Ajukan 7 Tuntutan

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla, Warga Sumsel Ajukan 7 Tuntutan

Sumsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:11 WIB

Arrmanatha Nasir Jadi Menlu, Pengamat Ingatkan Peran Prabowo di Balik Efektivitas Diplomasi

Arrmanatha Nasir Jadi Menlu, Pengamat Ingatkan Peran Prabowo di Balik Efektivitas Diplomasi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:11 WIB

Merapat ke Istana, Hatta Rajasa Akui Ditawari Kursi Wakil Ketua Watimpres Oleh Prabowo

Merapat ke Istana, Hatta Rajasa Akui Ditawari Kursi Wakil Ketua Watimpres Oleh Prabowo

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Agensi Benarkan Laporan Dispatch, T.O.P dan Nana Resmi Berkencan

Agensi Benarkan Laporan Dispatch, T.O.P dan Nana Resmi Berkencan

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Datang ke Istana Usai Ditelepon Seskab Teddy, Syahganda Nainggolan Bakal Dilantik Jadi Kepala Bakom?

Datang ke Istana Usai Ditelepon Seskab Teddy, Syahganda Nainggolan Bakal Dilantik Jadi Kepala Bakom?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Apa Itu SPL Parfum?  Ini 3 Istilah Penentu Kualitas Parfum yang Wajib Diketahui

Apa Itu SPL Parfum? Ini 3 Istilah Penentu Kualitas Parfum yang Wajib Diketahui

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Uji Coba Sistem Rujukan Baru JKN: Pasien Langsung ke Rumah Sakit Sesuai Penyakit

Uji Coba Sistem Rujukan Baru JKN: Pasien Langsung ke Rumah Sakit Sesuai Penyakit

Sulsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Rocky Gerung Muncul di Istana, Ditanya Soal Wantimpres: 'Ini Gua Ada Acara'

Rocky Gerung Muncul di Istana, Ditanya Soal Wantimpres: 'Ini Gua Ada Acara'

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Review Novel Almond: Sentilan Halus Buat Kita yang Suka Cuek

Review Novel Almond: Sentilan Halus Buat Kita yang Suka Cuek

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:00 WIB

×