Vaksin Masuk RI, Pengusaha Optimis Ekonomi Rebound di 2021

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 10 Desember 2020 | 18:34 WIB
Vaksin Masuk RI, Pengusaha Optimis Ekonomi Rebound di 2021
Ilustrasi Pemulihan Ekonomi Nasional (shutterstock)

Suara.com - Tahun 2021 diyakini sebagai momentum untuk pemulihan ekonomi Indonesia setelah terpuruk sepanjang 2020, akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

Keberadaan vaksin yang sudah memasuki tahap uji klinis dan mulai menunjukkan titik terang menjadi alasan munculnya optimisme recovery bisnis.

Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) Fernando Repi optimis tahun depan sektor ritel akan rebound di akhir semester pertama 2021.

"Tahun 2021 mungkin di akhir semester pertama sudah bisa kembali pulih bisnis ritel karena di tahun 2020 kami terdampak hampir 80 persen,” ujar Fernando dalam acara Markplus Conference yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (10/12/2020).

Ia memperkirakan full recovery akan terjadi dua sampai tiga tahun mendatang.

Total perkiraan penjualan ritel modern hingga akhir tahun 2020 baru mencapai 30 – 40 persen menuju normal, sehingga sambil menunggu ketersediaan vaksin untuk mempercepat pemulihan dilakukan tidak hanya kolaborasi channel penjualan tetapi juga channel supply melalui kolaborasi marketing dan merchandising.

Selain itu, groceries dinilai sebagai sektor ritel yang bisa lebih awal rebound karena adaptasi teknologi semakin cepat, adanya social messaging shopping, kolaborasi OMNI Channel, kerjasama dengan e-commerce, dan sebagainya.

Masyarakat khususnya kelas menengah atas bisa menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi yang cukup signifikan di tahun 2021.

Di mana jika selama pandemi mereka membatasi aktivitas keluar rumah dan menahan diri untuk berbelanja, saat ini mulai berani berkegiatan.

baca juga

Sementara itu, Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) Adhi Lukman melihat hal tersebut juga akan berimbas pada peningkatan konsumsi produk makanan dan minuman di tahun depan.

Dalam kondisi normal, industri makanan dan minuman bisa tumbuh 7 sampai 9 persen, namun di tahun 2021 GAPMMI mencoba realistis.

"Industri ini sempat mengalami titik terendah di fase Ramadhan dan Lebaran yang seharusnya mencapai puncak, namun mulai merambat naik di kuartal tiga tahun 2020 dari 0,22 persen pertumbuhan di kuartal dua menjadi 0,66 persen," kata Adhi.

Peningkatan ini diyakini akan terus terjadi menuju recovery pada semester satu tahun depan, apalagi jika program pemerintah terkait pemulihan ekonomi terus berjalan hingga 2021.

“Perkiraan kami sekitar 5 sampai 7 persen pertumbuhan itu karena berbagai prediksi menunjukan ekonomi Indonesia di 2020 sudah bottom, 2021 diperkirakan oleh IMF pertumbuhan sekitar 6 persen, kami tidak berani perkiraan tumbuh di atas perkiraan pertumbuhan ekonomi,” kata Adhi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negara Kaya Timbun Vaksin Covid-19, Yang Miskin Terancam Tak Kebagian

Negara Kaya Timbun Vaksin Covid-19, Yang Miskin Terancam Tak Kebagian

Sulsel | Kamis, 10 Desember 2020 | 17:45 WIB

Pandemi Bencana Non Alam, Epidemiolog: Vaksin Covid-19 Wajib Gratis

Pandemi Bencana Non Alam, Epidemiolog: Vaksin Covid-19 Wajib Gratis

Jabar | Kamis, 10 Desember 2020 | 17:43 WIB

Muncul Kasus di Inggris, Ilmuwan Jelaskan Tanda Alergi dari Vaksin Covid-19

Muncul Kasus di Inggris, Ilmuwan Jelaskan Tanda Alergi dari Vaksin Covid-19

Health | Kamis, 10 Desember 2020 | 17:40 WIB

Terkini

3 Shio yang Diprediksi Beruntung di September 2026, Ada Peluang Besar Menanti

3 Shio yang Diprediksi Beruntung di September 2026, Ada Peluang Besar Menanti

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:37 WIB

Ulasan May I Help You?: Merayakan Kehidupan Lewat Kisah-kisah Kehilangan

Ulasan May I Help You?: Merayakan Kehidupan Lewat Kisah-kisah Kehilangan

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Bantuan Bencana Mengalir ke NTT dan Kalimantan, BAZNAS Pastikan Tepat Sasaran

Bantuan Bencana Mengalir ke NTT dan Kalimantan, BAZNAS Pastikan Tepat Sasaran

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:22 WIB

Erick Thohir Bicara Target Indonesia di Asian Games 2026, Berapa Emas?

Erick Thohir Bicara Target Indonesia di Asian Games 2026, Berapa Emas?

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M

Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M

Entertainment | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Sempat Jadi DPO, Pencuri Rumah Kosong yang Bawa Kabur Emas 30 Gram Diciduk di Tangerang

Sempat Jadi DPO, Pencuri Rumah Kosong yang Bawa Kabur Emas 30 Gram Diciduk di Tangerang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:11 WIB

Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan Gas di Cikarang

Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan Gas di Cikarang

Bekaci | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:09 WIB

Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Sukses Kembangkan Usaha hingga Pimpin Bank Sampah

Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Sukses Kembangkan Usaha hingga Pimpin Bank Sampah

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah

Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:00 WIB

5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online

5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online

Sulsel | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:58 WIB

×