Luhut Pandjaitan : Pada 2040, Indonesia Bisa Duduki 5 Besar Ekonomi Dunia

Jum'at, 18 Desember 2020 | 14:44 WIB
Luhut Pandjaitan : Pada 2040, Indonesia Bisa Duduki 5 Besar Ekonomi Dunia
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. (Dok. Humas Kemenko Marves)

Suara.com - Pada 2040 atau 2045, Indonesia diprediksi menduduki empat atau lima besar ekonomi dunia. Menurut Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, Indonesia harus offensive dalam mengeksekusi sektor maritim.

Hal itu dikemukakannya dalam Webinar kedua Grand Design Infrastruktur Indonesia (GDII) 2055, yang digelar dengan tema “Harnessing Indonesian Maritime Resources for Blue Economy”, Jakarta, (17/12/2020). Luhut hadir memberikan keynote speech dalam acara tersebut.

“Jangan sampai dianggap negara kita itu kecil. Pada 2040 atau 2045, kita bisa jadi empat sampai lima besar ekonomi dunia,” katanya.

Luhut menekankan pentingnya action dan eksekusi, tentang bagaimana peluang dan potensi maritim. Hal-hal itu perlu dijelaskan lewat kebijakan yang lebih offensive kepada pihak asing.

Menurutnya, produk kelautan dan perikanan, khususnya di kawasan Natuna, bisa dibuatkan aquaculture. Luhut juga menyoroti kebijakan ekspor hasil laut yang menurutnya sudah sangat bagus.

“Namun sekali lagi, permasalahan ada dieksekusinya,” ungkap Luhut.

Terkait eksekusi sektor maritim, Luhut menegaskan, harus dipastikan terlebih dahulu bahwa pengelolaannya tidak berdampak pada lingkungan secara serius. Salah satunya dengan memenuhi hasil kajian lingkungan yang komprehensif, sehingga tidak membahayakan generasi mendatang.

Luhut menyatakan, Kemenko Marves terbuka bagi semua pihak, khususnya para ahli dan akademisi untuk memberikan masukan-masukan terkait mengeksekusi sumber daya maritim nasional dengan baik.

Webinar GDII 2055 juga menghadirkan Rokhmin Dahuri selaku penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Kemenko Marves, Ayodhia GL Kalake, Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Hadi Sucahyono, Ketua Ikatan Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota (IAP), Hendricus Andy Simarmata, dan Pengamat Pertahanan sekaligus Dosen Universitas Pertahanan Indonesia, Connie Rahakundini Bakrie, sebagai nara sumber.

Baca Juga: Pandemi Sebabkan Ekonomi Dunia Alami Resesi Terburuk Sejak Perang Dunia II

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI