Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Program JKN - KIS Menolong Pasien Ini Jalani Cuci Darah

Fabiola Febrinastri

Selasa, 29 Desember 2020 | 09:57 WIB
Program JKN - KIS Menolong Pasien Ini Jalani Cuci Darah
Nono Wahyono (68), peserta JKN - KIS. (Dok : BPJS Kesehatan)

Suara.com - Setelah didiagnosa mengidap gagal ginjal sejak 2014, Nono Wahyono (68), warga Dusun Pangauban, Desa Margamekar, Sumedang, Jawa Barat harus bertemu jarum dan selang darah demi menjaga stabilitas fungsi ginjalnya. Meskipun begitu, ia tak patah semangat untuk melanjutkan hari-harinya sebagai pedagang kelontong di depan rumahnya.

“Sempat beberapa kali drop, kemudian pulih. Hari-hari saya memang terasa berat awalnya, tapi karena ada isteri, saya kembali tegar. Saya terus berdoa buat kebaikan saya dan keluarga. Saya selalu yakin, semua ujian ini pasti ada hikmahnya," katanya saat dirawat,  Rabu (16/12/2020).

Menurutnya, setiap kali ia cuci darah, maka diperlukan biaya yang tidak sedikit. Untuk satu kali menjalani cuci darah, tambah Nono, pasien gagal ginjal harus membayar biaya pelayanan sekitar Rp 1 juta. Biaya tersebut belum termasuk biaya lainnya, apabila memerlukan obat-obatan tambahan atau perawatan tambahan lainnya di rumah sakit.

Pasien gagal ginjal merasa khawatir dengan biaya yang harus dikeluarkan, tapi kekhawatiran itu sirna, terutama yang menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN - KIS). Program ini menanggung penuh biaya cuci darah pasien gagal ginjal sesuai prosedur yang berlaku.

"Semuanya gratis. Saya cuma mengandalkan Kartu JKN - KIS dari BPJS Kesehatan. Meski harus membayar tiap bulan, saya merasa tidak keberatan, karena saya selalu tertolong dari biaya yang sangat besar. Saya gak tahu lagi harus bayar bagaimana karena biayanya sudah pasti puluhan juta,” katanya.

Seiring dengan terbantunya Nono dengan Program JKN - KIN, ia berharap program yang dikelola oleh BPJS Kesehatan itu akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat dan memberikan segudang manfaat. Menurut Nono, sejak kehadiran JKN - KIS, banyak masyarakat yang tertolong dan terasa mudah untuk mengakses layanan kesehatan.

“Yang pasti, saya bersyukur ada BPJS Kesehatan. Programnya membantu sekali. Saya bisa cuci darah dengan tenang. Mungkin sudah ratusan kali tapi pelayanan di rumah sakit tetap nyaman. Tidak pernah sekalipun saya harus membayar, semuanya gratis. Program ini harus terus ada, karena memang manfaatnya yang luar biasa. Apalagi biaya cuci darah yang tergolong mahal, bisa lebih ringan karena ada BPJS Kesehatan,” bilangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menderita Hipolakemia, Massita Tenteram Jadi Peserta JKN - KIS

Menderita Hipolakemia, Massita Tenteram Jadi Peserta JKN - KIS

Bisnis | Selasa, 29 Desember 2020 | 09:47 WIB

Cuci Darah Ditanggung JKN-KIS, Adi : Manfaatnya Lebih Besar

Cuci Darah Ditanggung JKN-KIS, Adi : Manfaatnya Lebih Besar

Bisnis | Senin, 28 Desember 2020 | 15:12 WIB

Rendy Bebas Biaya Operasi Batu Ginjal karena JKN - KIS

Rendy Bebas Biaya Operasi Batu Ginjal karena JKN - KIS

Bisnis | Senin, 28 Desember 2020 | 11:38 WIB

JKN - KIS Dampingi Penderita Kelenjar Tiroid sampai Sembuh

JKN - KIS Dampingi Penderita Kelenjar Tiroid sampai Sembuh

Bisnis | Senin, 28 Desember 2020 | 11:30 WIB

Peserta Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Dilayani Tanpa Dibedakan

Peserta Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Dilayani Tanpa Dibedakan

Bisnis | Senin, 28 Desember 2020 | 11:20 WIB

Kisah Perjuangan Seorang Single Parent di Tengah Kerasnya Ibu Kota

Kisah Perjuangan Seorang Single Parent di Tengah Kerasnya Ibu Kota

Bisnis | Minggu, 27 Desember 2020 | 09:15 WIB

Terkini

BGN Bongkar Pelanggaran SOP MBG, Dapur Kedapatan Memasak Terlalu Cepat

BGN Bongkar Pelanggaran SOP MBG, Dapur Kedapatan Memasak Terlalu Cepat

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:19 WIB

6 Sepatu Jalan dengan Desain Unik yang Tidak Pasaran, Nyaman Dipakai Seharian

6 Sepatu Jalan dengan Desain Unik yang Tidak Pasaran, Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:18 WIB

Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Hari Ini Naik: Antam Menguat, UBS Paling Tinggi

Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Hari Ini Naik: Antam Menguat, UBS Paling Tinggi

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Pemerintah Pangkas Pajak Makanan Jadi 1 Persen, Beban Hidup Rakyat Jepang Berkurang

Pemerintah Pangkas Pajak Makanan Jadi 1 Persen, Beban Hidup Rakyat Jepang Berkurang

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:13 WIB

UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat

UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat

Jogja | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Apa Tema Hari Pramuka 2026? Ini Makna dan Filosofi Logo Resminya

Apa Tema Hari Pramuka 2026? Ini Makna dan Filosofi Logo Resminya

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat

Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat

Jogja | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:01 WIB

Purbaya Mau Tarik Uang Investor Global dari Dubai ke Indonesia lewat PFII

Purbaya Mau Tarik Uang Investor Global dari Dubai ke Indonesia lewat PFII

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Fenomena 'Makan Tabungan', Potret Rapuhnya Ketahanan Kelas Menengah

Fenomena 'Makan Tabungan', Potret Rapuhnya Ketahanan Kelas Menengah

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Kekeringan Melanda Boyolali, Warga Rela Cari Air di Dasar Sungai

Kekeringan Melanda Boyolali, Warga Rela Cari Air di Dasar Sungai

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:00 WIB

×