Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Penundaan Vaksinasi di Eropa

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 29 Januari 2021 | 08:30 WIB
Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Penundaan Vaksinasi di Eropa
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia merosot karena kekhawatiran permintaan bahan bakar dengan adanya pembatasan perjalanan baru untuk mencegah wabah virus corona dan penundaan vaksinasi di Eropa.

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak pengiriman Maret, patokan internasional, ditutup turun 28 sen, atau 0,5 persen menjadi 55,53 dolar AS per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), berakhir 51 sen, atau 1,0 persen , lebih rendah menjadi 52,34 dolat AS per barel.

Dengan kontrak Brent untuk pengiriman Maret berakhir pada Jumat, premi front-month Brent melesat ke level tertinggi sejak Februari 2020 untuk hari keempat berturut-turut.

Ritterbusch merujuk pada janji Arab Saudi untuk secara sukarela memangkas produksi sebesar 1 juta barel per hari (bph) pada Februari dan Maret sebagai bagian dari kesepakatan OPEC Plus, yang mencakup Organisasi Negara Eksportir Minyak (OPEC) plus lainnya seperti Rusia.

Harga minyak sebelumnya didukung oleh data yang menunjukkan penarikan 10 juta barel dalam persediaan minyak mentah Amerika pada pekan lalu, yang menurut para analis disebabkan kenaikan ekspor minyak mentah AS dan penurunan impor.

"Penarikan tersebut sangat melegakan bagi cadangan minyak, terutama setelah seminggu mencatatkan kenaikan, membuat pedagang merasa nyaman bahwa pasokan tidak membanjiri permintaan untuk saat ini," kata Louise Dickson, analis Rystad Energy.

Selain itu, Indeks Dolar AS (Indeks DXY) berbalik ke wilayah negatif setelah kenaikan sebelumnya, yang juga membantu mendukung harga minyak. Pembeli yang menggunakan mata uang lain membayar lebih sedikit untuk minyak yang dihargakan dalam dolar ketika greenback jatuh.

Kekhawatiran permintaan, bagaimanapun, membebani sentimen dan menghambat harga minyak mempertahankan kenaikan sebelumnya.

baca juga

Perekonomian Amerika mengalami kontraksi pada laju terdalam sejak Perang Dunia Kedua pada 2020 ketika pandemi Covid-19 menekan belanja konsumen dan investasi bisnis, mendorong jutaan rakyat Amerika kehilangan pekerjaan dan jatuh miskin.

Laporan terpisah menunjukkan 847.000 lebih banyak orang kemungkinan mengajukan klaim pengangguran di Amerika, pekan lalu, memperkuat pandangan tentang pelemahan pasar tenaga kerja yang terus bertahan.

Pemeriksaan vaksin yang lebih ketat oleh Uni Eropa dan penundaan pengiriman dari AstraZeneca dan Pfizer telah memperlambat upaya penyuntikan.

Di China, konsumen minyak terbesar kedua di dunia, lonjakan kasus virus korona menyebabkan pembatasan aktivitas perjalanan menjelang Tahun Baru Imlek, biasanya musim perjalanan tersibuk dalam setahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Naik Imbas Turunnya Stok di AS

Harga Minyak Dunia Naik Imbas Turunnya Stok di AS

Bisnis | Kamis, 28 Januari 2021 | 08:15 WIB

Harga Minyak Dunia Stabil Meski Kasus Corona Meroket

Harga Minyak Dunia Stabil Meski Kasus Corona Meroket

Bisnis | Rabu, 27 Januari 2021 | 08:14 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Imbas Optimisme Paket Stimulus AS

Harga Minyak Dunia Naik Imbas Optimisme Paket Stimulus AS

Bisnis | Selasa, 26 Januari 2021 | 08:17 WIB

Terkini

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:04 WIB

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:51 WIB

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:10 WIB

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 18:05 WIB

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:03 WIB

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 18:00 WIB

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:55 WIB

×