Malaysia dan India Pesan Vaksin Sputnik V Asal Rusia

Iwan Supriyatna

Senin, 01 Februari 2021 | 08:33 WIB
Malaysia dan India Pesan Vaksin Sputnik V Asal Rusia
Persetujuan pembelian vaksin Sputnik V oleh Pemerintah Malaysia ditanda tangani oleh Menteri Kesehatan Malaysia Dato’ Sri Dr Adham Baba dan Direktur Pharmaniaga Lifescience Sdn. Bhd. (PLS) Datuk Zulkarnain Md Eusope serta Direktur Duopharma (M) Sdn. Bhd. Leonard Ariff Abdul Shatar di Kuala Lumpur, Malaysia. (Foto: Antara/Ho-KKM)

Suara.com - Saat ini, dunia tengah berlomba menemukan vaksin Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). China, Rusia, Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman merupakan negara-negara yang gencar mencari obat penawar penyakit pernapasan akibat infeksi virus SARS-CoV-2 tersebut.

Rusia menjadi salah satu negara yang berusaha cepat melakukan pengembangan calon vaksin Covid-19. Melalui The Gamaleya Research Institute of Epidemiology and Microbiology, Rusia mengembangkan vaksin Sputnik V.

Rusia bahkan sudah mengklaim Sputnik V sebagai vaksin virus corona pertama di dunia pada Agustus 2020, sebelum mereka memulai uji klinis fase tiga.

Data terbaru dari WHO menunjukkan bahwa, vaksin Covid-19 buatan Gamaleya Research Institute ini lebih unggul dalam hal penelitian serta pengembangan vaksin bila dibandingkan dengan produsen-produsen lain, seperti Pfizer, Moderna, Sinovac, dan lain-lain.

Atas dasar itulah, salah satu negara Asia Tenggara, yakni Malaysia, telah memutuskan untuk membeli vaksin Sputnik V guna melawan pandemi Covid-19 di negaranya. Sebuah sumber dari Kementerian Kesehatan Malaysia menyebut, Pemerintah Malaysia telah setuju mendatangkan 6,4 juta dosis vaksin Sputnik V.

Persetujuan pembelian vaksin Sputnik V oleh Pemerintah Malaysia ditanda tangani oleh Menteri Kesehatan Malaysia Dato’ Sri Dr Adham Baba dan Direktur Pharmaniaga Lifescience Sdn. Bhd. (PLS) Datuk Zulkarnain Md Eusope serta Direktur Duopharma (M) Sdn. Bhd. Leonard Ariff Abdul Shatar di Kuala Lumpur, Malaysia, beberapa waktu yang lalu.

Pemerintah Malaysia pun telah menjadwalkan bahwa, vaksinasi Covid-19 akan dimulai pada bulan Maret 2021 mendatang.

Proses distribusi vaksin dari kedua perusahaan ini, yakni Pharmaniaga Lifescience dan Duopharma, akan dimulai setelah keduanya mendapat izin dari Bagian Regulatori Farmasi Negara (NPRA) dan Otoritas Pengawasan Narkoba (Drug Control Authority).

Sementara itu dari India, perusahaan farmasi Dr Reddy's Laboratories juga telah mengkonfirmasi akan meluncurkan vaksin Covid-19 asal Rusia, Sputnik V, pada bulan Maret 2021 mendatang setelah mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) dari otoritas setempat.

baca juga

"Sekitar 70% uji coba telah selesai. Kami berharap dapat meluncurkan produk ini pada Maret," kata Deepak Sapra, CEO API & Pharmaceutical Services, Dr Reddy's Laboratories Ltd. seperti dikutip dari thenewsminute.com

Peluncuran vaksin Sputnik V di India ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi yang telah terjalin pada bulan September 2020 yang lalu.

Pada saat itu, pihak Dr Reddy's Laboratories sudah menjalin kerjasama dengan Russian Direct Investment Fund (RDIF) untuk melakukan uji klinis dan hak distribusinya di India.

Sebagaimana diketahui, sejumlah negara-negara sudah menjalin komitmen dengan Pemerintah Rusia untuk membeli vaksin Sputnik V. CEO RDIF Kirill Dimitriev mengungkapkan, vaksin Sputnik V akan didaftarkan di lebih dari 25 negara dalam dua minggu ke depan.

"Vaksin Sputnik V kami sekarang terdaftar di 14 negara dan akan terdaftar di lebih dari 25 negara dalam beberapa minggu ke depan," ujar Kirill Dimitriev.

Banyaknya jumlah pesanan untuk vaksin Sputnik V, telah membuktikan bahwa vaksin Covid-19 asal Rusia itu telah menjadi primadona bagi banyak negara di dunia. Agustus 2020 yang lalu, Rusia menjadi yang pertama di dunia yang mendaftarkan vaksin melawan virus corona yang diberi nama Sputnik V.

Pengembangan vaksin Sputnik V dilakukan oleh Gamaleya National Research Center for Epidemiology and Microbiology yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Rusia.

Tercatat sampai saat ini, terdapat negara-negara yang telah mengajukan permohonan untuk membeli vaksin tersebut. Selain Rusia, Sputnik V telah terdaftar di UEA, Hongaria, Belarusia, Turkmenistan, Serbia, Venezuela, Argentina, Paraguay, Palestina, Bolivia, India, Malaysia dan Aljazair.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sputnik V Disebut yang Paling Lengkap Diantara Vaksin Covid-19 Lain

Sputnik V Disebut yang Paling Lengkap Diantara Vaksin Covid-19 Lain

Bisnis | Kamis, 28 Januari 2021 | 14:00 WIB

Argentina Setujui Penggunaan Vaksin Sputnik Buatan Rusia

Argentina Setujui Penggunaan Vaksin Sputnik Buatan Rusia

Health | Kamis, 21 Januari 2021 | 14:20 WIB

Kekurangan Data, Brasil Tunda Pemberian Izin Vaksin Sputnik Buatan Rusia

Kekurangan Data, Brasil Tunda Pemberian Izin Vaksin Sputnik Buatan Rusia

Health | Minggu, 17 Januari 2021 | 19:12 WIB

Terkini

Guruh Soekarnoputra Akan Dikebumikan di Samping Makam Fatmawati

Guruh Soekarnoputra Akan Dikebumikan di Samping Makam Fatmawati

News | Sabtu, 26 September 2026 | 09:06 WIB

Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri

Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 09:00 WIB

Face Oil vs Serum, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Kamu?

Face Oil vs Serum, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Kamu?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 08:50 WIB

Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2

Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:50 WIB

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:43 WIB

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 08:39 WIB

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:38 WIB

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:30 WIB

Microsoft Kucurkan 1,7 Miliar Dolar AS ke Indonesia, Meutya Dorong RI Jadi Hub AI ASEAN

Microsoft Kucurkan 1,7 Miliar Dolar AS ke Indonesia, Meutya Dorong RI Jadi Hub AI ASEAN

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 08:30 WIB

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura Tanpa Pemain Lokal, John Herdman Beri Jawaban Tegas

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura Tanpa Pemain Lokal, John Herdman Beri Jawaban Tegas

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 08:28 WIB

×