Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Erick Thohir Ungkap Alasan Said Aqil Diangkat Jadi Komut KAI

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 04 Maret 2021 | 08:02 WIB
Erick Thohir Ungkap Alasan Said Aqil Diangkat Jadi Komut KAI
Menteri BUMN Erick Thohir. (Suara.com/Ummi HS).

Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir membeberkan alasannya mengangkat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj sebagai Komisaris Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.

Lewat Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, ditunjuknya Said Aqil karena memiliki pengalaman dalam pengelolaan bisnis.

Apalagi, Said Aqil juga sempat menjadi komisaris dalam perusahaan komiditi berjangka.

"Jadi kan KH Said Aqil itu kan juga adalah Komisaris Utama Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia atau Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX), jadi beliau sudah punya pengalaman yang banyak mengenai pengelolaan bisnis," ujar Arya kepada wartawan yang ditulis Kamis (4/3/2021).

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj seusai menerima kedatangan Kapolri Jenderal Idham Azis di Kantor PBNU. (Suara.com/Arga).
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj seusai menerima kedatangan Kapolri Jenderal Idham Azis di Kantor PBNU. (Suara.com/Arga).

Selain itu, Arya melanjutkan, Said Aqil juga dinilai paham dengan pasar dari KAI. Sehingga, pemahaman dan pengalaman itu yang membuar Menteri Erick kepincut dengan Said Aqil.

Arya menambahkan, Menteri Erick juga membutuhkan tokokh umat yang bisa membangun suasana dan akhlak yang baik bagi para direksi maupun pegawai.

"Jadi kan beliau bisa membangun nilai-nilainkebangsaan di BUMN karena beliau seorang ulama besar juga," ucap dia.

Untuk diketahui, penunjukka Said Aqil Siradj berdasarkan pada Salinan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-64/MBU/03/2021 tanggal 3 Maret 2021.

Dalam surat itu, Kementerian BUMN mengangkat Said Agiel Siradj sebagai Komisaris Utama merangkap sebagai Komisaris Independen KAI, Riza Primadi sebagai Komisaris Independen KAI, Rochadi sebagai Komisaris Independen KAI, Diah Natalisa sebagai Komisaris KAI, dan Chairul Anwar sebagai Komisaris KAI.

Adapun berikut sususan Dewan Komisaris KAI yang baru:

  1. Prof Dr KH Said Agil Siroj (Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen)
  2. Riza Primadi (Komisaris Independen)
  3. Rochadi (Komisaris Independen)
  4. Diah Nataliza (Komisaris)
  5. Chairul Anwar (Komisaris)
  6. Pungky Sumadi (Komisaris)
  7. Criss Kuntadi (Komisaris)
  8. Freddy Haris (Komisaris)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Said Aqil Jadi Komisaris Utama KAI, Kemen BUMN: Dia Banyak Pengalaman

Said Aqil Jadi Komisaris Utama KAI, Kemen BUMN: Dia Banyak Pengalaman

News | Kamis, 04 Maret 2021 | 06:47 WIB

Selain Inovasi Digital, Menteri BUMN Sebutkan Baterai Mobil Listrik

Selain Inovasi Digital, Menteri BUMN Sebutkan Baterai Mobil Listrik

Otomotif | Rabu, 03 Maret 2021 | 19:16 WIB

Sanur Bali Bakal Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata untuk Orang Tua

Sanur Bali Bakal Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata untuk Orang Tua

Bali | Rabu, 03 Maret 2021 | 18:14 WIB

Terkini

Transformasi Berbuah Manis, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun untuk Negara pada 2025

Transformasi Berbuah Manis, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun untuk Negara pada 2025

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:03 WIB

Mendag Pastikan HET Minyakita Tak Naik, Pilih Fokus Distribusi Stok ke Pasar Rakyat

Mendag Pastikan HET Minyakita Tak Naik, Pilih Fokus Distribusi Stok ke Pasar Rakyat

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:57 WIB

Berlaku 1 Juli, BBM Jenis Baru B50 Masuk Tahap Evaluasi Akhir

Berlaku 1 Juli, BBM Jenis Baru B50 Masuk Tahap Evaluasi Akhir

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:44 WIB

Perdamaian AS - Iran Tekan Harga Minyak Dunia, Risiko Krisis Energi Mulai Mereda

Perdamaian AS - Iran Tekan Harga Minyak Dunia, Risiko Krisis Energi Mulai Mereda

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:08 WIB

Siap-siap! Ada Raksasa BUMN Asuransi yang Baru Akan Dibentuk

Siap-siap! Ada Raksasa BUMN Asuransi yang Baru Akan Dibentuk

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:08 WIB

Aturan Kemasan Polos Rokok Dinilai Bisa Bikin Pendapatan Pedagang Makin Seret

Aturan Kemasan Polos Rokok Dinilai Bisa Bikin Pendapatan Pedagang Makin Seret

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:58 WIB

Inflasi Pangan Berpotensi Mereda, Harga Cabai hingga Beras Kompak Turun

Inflasi Pangan Berpotensi Mereda, Harga Cabai hingga Beras Kompak Turun

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:46 WIB

IHSG Dibuka Merah ke Level 6.191, Cek Saham yang Wajib Dipantau

IHSG Dibuka Merah ke Level 6.191, Cek Saham yang Wajib Dipantau

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:36 WIB

Rupiah Dibuka Anjlok ke Level Rp17.856 per Dolar AS, Ini Biang Keroknya

Rupiah Dibuka Anjlok ke Level Rp17.856 per Dolar AS, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:35 WIB

Lingkar Dalam Prabowo Bikin Investor Waswas, Rupiah dan IHSG Kena Tekanan

Lingkar Dalam Prabowo Bikin Investor Waswas, Rupiah dan IHSG Kena Tekanan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:29 WIB