Holding Ultra Mikro Diharapkan Bisa Berantas Fintech Bodong

Bangun Santoso, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 15 Maret 2021 | 11:01 WIB
Holding Ultra Mikro Diharapkan Bisa Berantas Fintech Bodong
Ilustrasi konsep bisnis Fintech (Shutterstock).

Suara.com - Pembentukan integrasi ekosistem (holding) ultra mikro yang melibatkan tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diyakini dapat melawan pemain teknologi finansial (financial technology/fintech) bodong di masa pemulihan ekonomi tahun ini.

Ketiga BUMN yang akan diintegrasikan tersebut yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Adapun BRI akan menjadi induk dari integrasi ekosistem untuk ultra mikro ini.

Anggota Komisi XI DPR RI, Andreas Eddy Susetyo mengatakan pembiayaan produktif kepada pelaku UMKM khususnya segmen uktra mikro oleh perusahaan teknologi finansial (tekfin) masih cukup marak pada masa pandemi ini.

Bahkan, tekfin bodong yang belum berizin pun masih dapat memanfaatkan ceruk pembiayaan segmen mikro, yang justru memperlambat kemampuan pemulihan ekonomi nasional.

Holding ultra mikro, menurut Andreas, dapat membantu melawan tekfin bodong dengan meningkatkan ekspansi ke pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang unbankble, melalui integrasi data dan penawaran suku bunga pembiayaan lebih rendah.

"Pendanaan yang dilakukan fintech ke segmen mikro ini sudah sangat besar. [Masyarakat] unbankable juga sangat besar. Bahkan banyak juga juga mendapatkan dari fintech bodong dan rentenir. Holding ultra mikro bisa jadi solusi," jelas Andreas dalam keterangan persnya, Senin (15/3/2021).

Dia menyampaikan cost of fund BRI saat ini sudah sangat rendah. Bahkan rasio dana murah BRI semakin kuat di masa pandemi tahun lalu. Terlebih Bank Indonesia (BI) juga terus mendorong perbankan termasuk BRI untuk dapat meningkatkan efisiensi beban dana.

Dengan momentum tersebut, Andreas menyampaikan beban dana murah dapat ditransfer ke Pegadaian dan PNM, sebagai entitas yang masuk ke dalam integrasi ekosistem ultra mikro ini.

Di samping itu, upaya tersebut juga akan semakin optimal dengan integrasi data, sehingga prediksi terkait kinerja pelaku ultra mikro dapat lebih presisi. Dengan adanya holding juga dinilai akan mampu memberi pinjaman lebih cepat bagi pelaku usaha dan menarik pelaku ultra mikro dari fintech bodong dan rentenir.

baca juga

Saat ini jumlah pelaku UMKM di Indonesia mencapai 57 juta. Dari jumlah itu, baru 15 juta pelaku UMKM yang sudah mendapat layanan keuangan dari lembaga formal (bank, tekfin, perusahaan gadai). Sisanya, masih mendapat layanan keuangan dari rentenir atau mengandalkan bantuan kerabatnya, dan bahkan belum terlayani lembaga keuangan formal dan informal.

"Jangan lupa efisiensi bisnis juga akan membuat holding lebih kuat. Tidak akan ada pemangkasan karyawan, tetapi karyawan saat ini akan lebih banyak ditempatkan pada pendampingan pelaku UMKM. Ini justru lebih bagus," imbuh Andreas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fintech P2P Lending Wajib Lapor Mulai 1 April

Fintech P2P Lending Wajib Lapor Mulai 1 April

Tekno | Rabu, 17 Februari 2021 | 19:08 WIB

Fintech Pinjam Modal Dukung Perkembangan UMKM Tanah Air

Fintech Pinjam Modal Dukung Perkembangan UMKM Tanah Air

Bisnis | Selasa, 02 Februari 2021 | 10:58 WIB

Webinar Nasional KSEI FoSEI Unhas Bahas Peran Fintech Syariah

Webinar Nasional KSEI FoSEI Unhas Bahas Peran Fintech Syariah

Sulsel | Senin, 18 Januari 2021 | 15:05 WIB

OJK Minta Masyarakat Hati-hati Pinjam Uang Lewat Fintech

OJK Minta Masyarakat Hati-hati Pinjam Uang Lewat Fintech

Bisnis | Kamis, 24 Desember 2020 | 15:25 WIB

Bank Digital Memungkinkan Perbankan Konvensional Tekan Biaya Operasional

Bank Digital Memungkinkan Perbankan Konvensional Tekan Biaya Operasional

Bisnis | Jum'at, 04 Desember 2020 | 08:35 WIB

Industri Fintech Ditantang Atasi Pengangguran, Bisa Nggak?

Industri Fintech Ditantang Atasi Pengangguran, Bisa Nggak?

Bisnis | Rabu, 11 November 2020 | 16:51 WIB

Menko Airlangga Yakin Fintech Indonesia Bakal Jadi Raja ASEAN

Menko Airlangga Yakin Fintech Indonesia Bakal Jadi Raja ASEAN

Bisnis | Rabu, 11 November 2020 | 15:44 WIB

Terkini

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:34 WIB

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:04 WIB

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:51 WIB

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:10 WIB

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 18:05 WIB

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:03 WIB

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 18:00 WIB

×