Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Dirut BSI Akui Indonesia Ketinggalan di Bidang Ekonomi Syariah

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 17 Maret 2021 | 15:45 WIB
Dirut BSI Akui Indonesia Ketinggalan di Bidang Ekonomi Syariah
Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI) Hery Gunardi. (Suara.com/Muslimin)

Suara.com - Ekosistem ekonomi syariah di Indonesia diakui memang masih kalah dibanding negara tertangga, Malaysia. Bahkan, Menteri BUMN Erick Thohir mengaku Indonesia terlambat mengembangkan ekonomi syariah.

Bukan hanya ekonomi syariah, perbankan syariah Indonesia juga masih di bawah Malaysia.

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI) Hery Gunardi mengungkapkan, dari sisi pangsa pasar atau market share aset perbankan syariah hanya sebesar 6,51 persen. Sedangkan, perbankan syariah Malaysia sudah mencapai 29 persen.

"Dan jika dibandingkan dengan negara lain di Timur Tengah seperti Kuwait dan Saudi Arabia (market share) yang cukup tinggi," ujar Hery dalam sebuah Webinar, Rabu (17/3/2021).

Herry pun juga mengakui, bahwa penetrasi ekonomi syariah di Indonesia terlambat memulai.

Sehingga, hal tersebut yang menjadi salah satu alasan yang membuat ekonomi syariah sedikit tertinggal.

Ia pun menginginkan, adanya suatu insentif dari pemerintah agar bisa mendorong perbankan syariah lebih masif lagi.

"Misalnya, Malaysia dan Brunei, pemerintah banyak sekali memberikan insentif ataupun benefit kepada keuangan syariah, misalnya dari sisi tarif perpajakan diberi lebih kemudahan dibandinglan perbankan konvensional sehingga perbankan syariah di negara itu bisa tumbuh lebih cepat, lebih baik dibandingkan dengan indonesia," tutur Hery.

Mantan Bos Bank Mandiri ini menambahkan, Indonesia punya potensi yang besar untuk menggarap ekonomi syariah, karena memiliki penduduk muslim yang besar.

Bahkan, ia melihat Industri halal bisa berkontribusi pada perekonomian Indonesia sebesar Rp 4.200 trilun.

"Jadi, memberikan peluang kepada keuanagan dan perbankan syariah kedepan karena potensi halal besar sekali dan ini bagaimana upaya kita membangun bisnis model yang optimal untuk menangkap potensi yang besar," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Akui Ekonomi Syariah Indonesia Masih Kalah dari Malaysia

Erick Thohir Akui Ekonomi Syariah Indonesia Masih Kalah dari Malaysia

Bisnis | Rabu, 17 Maret 2021 | 12:35 WIB

BSI Targetkan Bisa Salurkan Pembiayaan KPR Hingga Rp 38 Triliun

BSI Targetkan Bisa Salurkan Pembiayaan KPR Hingga Rp 38 Triliun

Bisnis | Senin, 08 Maret 2021 | 08:39 WIB

Cegah Persepsi Negatif, Kementerian Agama Perbaiki Regulasi Wakaf

Cegah Persepsi Negatif, Kementerian Agama Perbaiki Regulasi Wakaf

News | Rabu, 17 Februari 2021 | 19:42 WIB

Terkini

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 22:21 WIB

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 20:09 WIB

Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit

Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 19:34 WIB

Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional

Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 19:14 WIB

Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat

Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:20 WIB

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:16 WIB

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:09 WIB

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:59 WIB

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:53 WIB