Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.654,942
LQ45 760,985
Srikehati 352,266
JII 532,569
USD/IDR 17.184

Pemerintah dan Pengusaha Yakin Vaksinasi Bikin Ekonomi Bangkit

Bangun Santoso | Achmad Fauzi | Suara.com

Minggu, 18 April 2021 | 12:57 WIB
Pemerintah dan Pengusaha Yakin Vaksinasi Bikin Ekonomi Bangkit
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. [Suara.com/Muhammad Jehan Nurhakim]

Suara.com - Pemerintah dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) merasa yakin bahwa vaksinasi massal akan menjadi sarana percepatan pemulihan ekonomi masyarakat.

Wakil Ketua Kadin bidang Hubungan Internasional Sinta Kamdani menyatakan swasta juga sangat optimis bahwa vaksinasi massal akan menjadi sarana pemulihan ekonomi.

"Oleh karena itu kami sangat mendukung program vaksinasi oleh Pemerintah. Swasta juga antusias untuk bisa melaksanakan vaksinasi mandiri," kata Sinta dalam webinar yang ditulis, Minggu (18/4/2021).

Dunia usaha sendiri melihat strategi Pemerintah dalam penanganan pandemi mulai terlihat dampak ekonominya dalam kwartal pertama. Meskipun belum sepenuhnya pulih, tetapi geliat ekonomi Nampak mulai bergairah.

Dengan dukungan program vaksinasi, Dunia Usaha maupun Pemerintah optimis target pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen pada tahun 2021 bisa tercapai.

Sementara, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan, vaksinasi juga bakal berimbas positif bagi sektor perdagangan.

Maka, pihaknya akan terus mendukung upaya pemerintah sendiri dalam pencapaian target vaksinasi massal pada para pedagang dalam rangka mencapai herd immunity pada tahun 2021.

"Kami, menekankan perlunya penguatan kolaborasi berbagai stake holder. Pandemi adalah masalah kita bersama dan harus diselesaikan dengan sinergi dan kolaborasi," ucap dia.

Pada akhir maret kemarin Pemerintah Indonesia berhasil datangkan tambahan sebanyak 16 juta dosis vaksin termasuk 1,5 juta overfill Sinovac.

Ini adalah bagian dari komitmen PT Bio Farma dalam penyediaan vaksin Covid-19 kepada pemerintah yang sebanyak 122,5 juta dosis.

Indonesia sendiri merupakan negara dengan program vaksinasi tercepat di dunia meskipun bukan negara penghasil vaksin. Hal ini tidak lepas dari proaktifnya pemerintah untuk bekerja sama dengan penghasil vaksin dari berbagai negara.

Selain Sinovac, Pemerintah Indonesia juga mendatangkan vaksin-vaksin dari Astrazaneca, Pfizer dan lain-lain. Selain itu, Pemerintah juga mendorong terwujudnya vaksin Merah Putih dan Vaksin Gotong Royong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksinasi Covid-19 Guru di Lampung Rampung Mei 2021

Vaksinasi Covid-19 Guru di Lampung Rampung Mei 2021

Lampung | Minggu, 18 April 2021 | 12:52 WIB

Menkes Ingatkan Pemda Prioritaskan Vaksinasi Lansia Jelang Lebaran

Menkes Ingatkan Pemda Prioritaskan Vaksinasi Lansia Jelang Lebaran

News | Minggu, 18 April 2021 | 12:49 WIB

Vaksinasi COVID-19 Saat Berpuasa Dipastikan Aman, Ini Penjelasan dr. Yoana

Vaksinasi COVID-19 Saat Berpuasa Dipastikan Aman, Ini Penjelasan dr. Yoana

Jakarta | Minggu, 18 April 2021 | 11:05 WIB

Kadin: Indonesia Masih Kekurangan Pengusaha

Kadin: Indonesia Masih Kekurangan Pengusaha

Bisnis | Minggu, 18 April 2021 | 08:01 WIB

Sudah Divaksin, Penduduk Swedia Boleh Adakan Pertemuan Dalam Ruangan

Sudah Divaksin, Penduduk Swedia Boleh Adakan Pertemuan Dalam Ruangan

Health | Sabtu, 17 April 2021 | 10:24 WIB

THR Wajib Dibayar Full, Pengusaha Minta Pemerintah Lihat Kondisi Usaha

THR Wajib Dibayar Full, Pengusaha Minta Pemerintah Lihat Kondisi Usaha

Bisnis | Jum'at, 16 April 2021 | 20:03 WIB

Lansia Antre Lama di Tempat Vaksinasi Covid-19, Bima Arya Ngamuk

Lansia Antre Lama di Tempat Vaksinasi Covid-19, Bima Arya Ngamuk

Jabar | Jum'at, 16 April 2021 | 15:06 WIB

Terkini

Harga LPG Nonsubsidi Naik, Pengusaha Warteg Menjerit

Harga LPG Nonsubsidi Naik, Pengusaha Warteg Menjerit

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 12:54 WIB

IHSG Mulai Terkoreksi di Sesi I, 387 Saham Merah

IHSG Mulai Terkoreksi di Sesi I, 387 Saham Merah

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 12:50 WIB

KFC Indonesia Masih Tekor Rp366 Miliar, Puluhan Gerai Gulung Tikar

KFC Indonesia Masih Tekor Rp366 Miliar, Puluhan Gerai Gulung Tikar

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 12:21 WIB

Prabowo Ubah Aturan MBG, Akan Prioritaskan Kepada Anak Kurang Gizi?

Prabowo Ubah Aturan MBG, Akan Prioritaskan Kepada Anak Kurang Gizi?

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 12:02 WIB

Stok Pupuk RI Diklaim Kebal Konflik Timur Tengah, DPR Puji Keberanian Turunkan Harga 20%

Stok Pupuk RI Diklaim Kebal Konflik Timur Tengah, DPR Puji Keberanian Turunkan Harga 20%

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 11:34 WIB

Tren Menabung Masyarakat Daerah Tinggi, Nasabah Simpeda Melonjak 104%

Tren Menabung Masyarakat Daerah Tinggi, Nasabah Simpeda Melonjak 104%

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 11:32 WIB

Waduh! Harga Emas Antam Terjun Bebas Rp44 Ribu, Cek Rinciannya Hari Ini

Waduh! Harga Emas Antam Terjun Bebas Rp44 Ribu, Cek Rinciannya Hari Ini

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 11:25 WIB

Belanja di Luar Negeri Lebih Untung, BRI Beri Cashback dan Cicilan Ringan hingga 36 Bulan

Belanja di Luar Negeri Lebih Untung, BRI Beri Cashback dan Cicilan Ringan hingga 36 Bulan

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 11:25 WIB

Daftar Harga LPG Non Subsidi 2026: 12 Kg Rp228 Ribu dan 5 Kg Rp107 Ribu, Ini Penjelasan Pertamina Pa

Daftar Harga LPG Non Subsidi 2026: 12 Kg Rp228 Ribu dan 5 Kg Rp107 Ribu, Ini Penjelasan Pertamina Pa

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 11:14 WIB

Kenaikan BBM Non-Subsidi Dinilai Tepat, Bisa Tekan Kompensasi APBN

Kenaikan BBM Non-Subsidi Dinilai Tepat, Bisa Tekan Kompensasi APBN

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 10:48 WIB