Purbaya Pamer Rating Utang Dapat Nilai Tinggi dari China: Kita Emang Jago, Orang RI yang Tak Percaya

Dicky Prastya

Selasa, 21 Juli 2026 | 17:16 WIB
Purbaya Pamer Rating Utang Dapat Nilai Tinggi dari China: Kita Emang Jago, Orang RI yang Tak Percaya
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN KiTa edisi Juli 2026 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (21/7/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan bahwa Indonesia meraih peringkat utang AAA dari lembaga Lianhe Credit Rating China.
  • Peringkat AAA mencerminkan fundamental ekonomi Indonesia yang kuat dengan pertumbuhan di atas enam persen serta rasio utang aman.
  • Status tersebut mempermudah Pemerintah Indonesia menerbitkan surat utang di pasar modal China yang memiliki potensi likuiditas sangat besar.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memamerkan rating utang Pemerintah Indonesia yang mendapatkan AAA dari lembaga pemeringkat China, Lianhe Credit Rating.

Menkeu Purbaya mengklaim kalau rating AAA berarti stabil, sekaligus menjadikannya peringkat utang paling tinggi dari lembaga China.

"Jadi di China peringkat utang kita itu yang mentok atas, rata kanan ya," katanya dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Juli 2026 di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Bendahara Negara menilai bahwa rating ini amat penting utuk Indonesia. Sebab China disebut sebagai pasar besar untuk surat utang.

Ia bercerita, China sempat memiliki surat utang Pemerintah Amerika Serikat senilai lebih dari 3 triliun Dolar AS. Sekarang mereka secara bertahap menurunkan kepemilikan yang kini mendekati 1 triliun Dolar AS.

"Tapi jelas market mereka amat menjanjikan dan modal di sana amat besar. Jadi dengan rating AAA ini, harusnya kita akan tidak terlalu sulit menerbitkan surat utang di sana," lanjutnya.

Purbaya mengklaim kalau penilaian utang Pemerintah RI ini didasarkan pada ekonomi yang kuat di atas 6 persen, fundamental solid, serta didukung skala ekonomi terbesar di Asia Tenggara, terutama terhadap guncangan eksternal.

"Kita emang jago, ada gonjang-ganjing tetap kuat kan? Orang Indonesia saja yang tak percaya, disangkanya saya nipu angkanya," kata dia.

Ia menuturkan kalau Pemerintah tidak pernah memanipulasi data perekonomian karena sumbernya dari Badan Pusat Statistik (BPS).  

baca juga

"Banyak orang, angkanya salah itu, katanya. BPS-nya salah. Banyak yang ngomong gitu. Kalau jelek ayo yang jelek, kalau bagus pasti angkanya salah katanya," ucapnya jengkel.

Purbaya lalu mengungkit soal rasio utang Indonesia sebesar 40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Padahal angka itu masih aman jika didasarkan pada batas maksimal 60 persen dari PDB.

"Rasio utang Pemerintah, prudent. 40 persen dari PDB. Ini saja banyak yang nyerang. 40 persen dari PDB itu enggak penting katanya, yang penting berapa nominalnya. Orang bilang begitu kan? Padahal seluruh dunia memakai rasio utang ke PDB untuk menentukan utang kita aman atau tidak," tegas Purbaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Industri Otomotif China Terjebak Persaingan Brutal yang Mengancam Loyalitas Konsumen

Industri Otomotif China Terjebak Persaingan Brutal yang Mengancam Loyalitas Konsumen

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:10 WIB

Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 196,5 T per Juni 2026, Klaim Aman Terkendali

Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 196,5 T per Juni 2026, Klaim Aman Terkendali

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:44 WIB

Investor Asing Mulai Ragu, Purbaya Mulai Berburu Dana ke Pasar Obligasi China

Investor Asing Mulai Ragu, Purbaya Mulai Berburu Dana ke Pasar Obligasi China

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:32 WIB

Indonesia Gabung Organisasi AI Dunia yang Diinisiasi China

Indonesia Gabung Organisasi AI Dunia yang Diinisiasi China

Video | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:05 WIB

China Open 2026: Taktik Rehan/Gloria Atasi Jebakan Angin Changzhou Demi Tekuk Wakil Skotlandia

China Open 2026: Taktik Rehan/Gloria Atasi Jebakan Angin Changzhou Demi Tekuk Wakil Skotlandia

Sport | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:11 WIB

Pernikahan Mewah Berujung Utang: Saat Gengsi Mengalahkan Kondisi Keuangan

Pernikahan Mewah Berujung Utang: Saat Gengsi Mengalahkan Kondisi Keuangan

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:00 WIB

Terkini

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

×