Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.935

Pemulihan Ekonomi China dan AS Dongkrak Kenaikan Harga Minyak

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 19 April 2021 | 08:24 WIB
Pemulihan Ekonomi China dan AS Dongkrak Kenaikan Harga Minyak
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Posisi harga minyak bertahan di level 67 dolar AS per barel pada perdagangan akhir pekan lalu dan menuju ke penguatan mingguan seiring prospek permintaan yang lebih kuat dan sinyal pemulihan ekonomi di China dan AS mengimbangi naiknya kasus infeks virus corona di beberapa negara.

Mengutip CNBC, Senin (19/4/2021) minyak Brent turun 0,24 persen ke harga 66,77 dolar AS per barel. Brent menuju kenaikan mingguan 6,2 persen setelah naik dalam empat sesi terakhir. Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 0,52 persen menetap di harga 63,13 dolar AS per barel.

PDB China kuartal I melonjak 18,3 persen (YoY), demikian menurut data yang dirilis hari Jumat pekan ini. Pada hari Kamis angka penjualan ritel dan klaim pengangguran di USA jua membaik.

"Mengingat membaiknya prospek ekonomi 2 negara terbesar dunia, ada sedikit peluang untuk memadamkan perasaan khawatir dalam jangka pendek," kata Stephen Brennock dari pialang minyak PVM.

Sementara itu, sanksi baru AS yang dijatuhkan pada Rusia, salah satu produsen minyak utama dunia, atas dugaan campur tangan pemilu dan peretasan juga dapat mendukung harga.

"Meskipun tidak mempengaruhi sektor minyak secara langsung, hal itu dapat menyebabkan biaya pembiayaan yang lebih tinggi dan ketidakpastian umum dalam perdagangan dengan Rusia," kata Eugen Weinberg dari Commerzbank.

Membantu reli minggu ini, Badan Energi Internasional dan Organisasi Negara Pengekspor Minyak ( OPEC ) sama-sama membuat revisi naik pada perkiraan pertumbuhan permintaan minyak untuk tahun 2021.

Harapan permintaan mengimbangi kekhawatiran tentang meningkatnya kasus virus corona di negara-negara besar lainnya. Tingkat infeksi India mencapai rekor tertinggi. Sementara kanselir Jerman pada hari Jumat mengatakan gelombang ketiga virus telah menguasai negara itu.

Minyak telah pulih dari posisi terendah yang disebabkan pandemi tahun lalu, dibantu oleh rekor pemotongan produksi minyak oleh OPEC dan sekutunya, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC +.

baca juga

Kebijakan pemotongan produksi OPEC + akan dikurangi mulai Mei dan grup tersebut bertemu pada 28 April untuk mempertimbangkan perubahan lebih lanjut pada pakta pasokan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Negara Mulai Pulih dari Corona, Harga Minyak Dunia Menguat

Banyak Negara Mulai Pulih dari Corona, Harga Minyak Dunia Menguat

Bisnis | Jum'at, 16 April 2021 | 08:14 WIB

Stok Menipis, Harga Minyak Dunia Langsung Naik

Stok Menipis, Harga Minyak Dunia Langsung Naik

Bisnis | Kamis, 15 April 2021 | 08:09 WIB

Ekonomi China Membaik, Harga Minyak Terangkat Naik

Ekonomi China Membaik, Harga Minyak Terangkat Naik

Bisnis | Rabu, 14 April 2021 | 07:42 WIB

Terkini

Ketika Jabatan Dipandang sebagai Kekuasaan, Bukan Kepemimpinan

Ketika Jabatan Dipandang sebagai Kekuasaan, Bukan Kepemimpinan

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 07:20 WIB

GEMPAR di Pasar Kebonagung Sukses Digelar, Gamelan hingga Tarian Meriahkan Suasana

GEMPAR di Pasar Kebonagung Sukses Digelar, Gamelan hingga Tarian Meriahkan Suasana

Jogja | Minggu, 26 Juli 2026 | 07:19 WIB

Samsung Galaxy Foldable 8 Hadir, Pre-Order Lebih Hemat Pakai Kartu Kredit BRI

Samsung Galaxy Foldable 8 Hadir, Pre-Order Lebih Hemat Pakai Kartu Kredit BRI

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 07:18 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Lari 910 Nineten untuk Kaki Lebar, Aman buat Daily Training

3 Rekomendasi Sepatu Lari 910 Nineten untuk Kaki Lebar, Aman buat Daily Training

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 07:15 WIB

4 Shio yang Beruntung Hari Ini 26 Juli 2026, Ada Naga hingga Kerbau

4 Shio yang Beruntung Hari Ini 26 Juli 2026, Ada Naga hingga Kerbau

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 07:12 WIB

Rilis Kiss N Tell, aespa Tinggalkan Konsep Musik Rasa Besi di Lagu Terbaru

Rilis Kiss N Tell, aespa Tinggalkan Konsep Musik Rasa Besi di Lagu Terbaru

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 07:05 WIB

5 Fakta Kematian Misterius Satpam di Waduk Jatiluhur: Ditemukan dengan Tangan Terborgol

5 Fakta Kematian Misterius Satpam di Waduk Jatiluhur: Ditemukan dengan Tangan Terborgol

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 07:00 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BNI Perkuat Aksi Hijau di Pesisir

Hari Mangrove Sedunia, BNI Perkuat Aksi Hijau di Pesisir

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 06:57 WIB

Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat

Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 06:00 WIB

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

×