Jadi Pengusaha Cokelat, Ita Purnamasari: Saat Ini Waktu Tepat bagi Milenial

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 24 April 2021 | 10:25 WIB
Jadi Pengusaha Cokelat, Ita Purnamasari: Saat Ini Waktu Tepat bagi Milenial
Ita Purnamasari, penyanyi senior sekaligus pengusaha cokelat. (Dok : Kementan)

Suara.com - Saat ini merupakan waktu yang tepat bagi milenial dan generasi muda untuk memulai bisnis produk olahan pertanian, khususnya cokelat yang memiliki peluang besar baik untuk konsumsi lokal maupun memenuhi pasar ekspor. Hal ini dikatakan oleh penyanyi senior sekaligus Owner IP Chocolate, Ita Purnamasari mengatakan bahwa 

"Alhamdulilah bisnis cokelat saya berkembang pesat. Sekarang saya punya gerai di Jakarta dan peminat cokelat saya tersebar di seluruh dunia," ujar Ita, dalam acara Tik Talk spesial ngabuburit ramdhan yang bertemakan Cokelatku, Cokelatmu, Cokelat Indonesia di House of Tani Gedung PIA Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (23/4/2021).

Ita menceritakan bisnis cokelatnya ini dimulai beberapa tahun lalu, dimana waktu itu ia sedang mempersiapkan konser 30 tahun selama berkarier di dunia musik. Mulanya, cokelat IP adalah souvenir untuk penggemar yang datang. Namun usai konser, banyak fans dan masyarakat luas yang suka akan produknya tersebut.

"Terus saya bilang, ini kok prospek ya. Akhirnya saya putusin bikin bolu dan kue. Tapi saya pikir, kok agak kurang ya. Nah, pas saya di Jogja, saya lihat ada teman punya tanaman cokelat. Saya bilang, ini asik sekali dan akhirnya saya join sampai sekarang," katanya.

Ita sendiri mengaku sudah menjadi penggemar cokelat saat ia masih berusia 5 tahun. Kala itu, orang tuanya yang suka berpergian ke luar negeri kerap kali membelikan oleh-oleh berbagai macam cokelat.

"Dari kecil saya hobi makan cokelat. Kebetulan orangtua juga sering pergi ke luar negeri dan membawa oleh oleh cokelat," katanya.

Wendes Arya Yuda, Co Founder nDalem Cokelat mengatakan bahwa perkembangan industri cokelat sudah semakin baik, dimana saat ini banyak varian rasa dengan penggemar yang juga lebih luas. Ia menilai, bisnis cokelat adalah bisnis yang sangat menjanjikan dengan keuntungan yang berlipat-lipat.

"Saya punya varian cokelat pedas dari campuran cabai dan jahe. Lalu punya cokelat bajigur dan rasa-rasa lainya. Alhamdulillah semua laku keras," kata pria lulusan Sarjana Teknologi Pangan UGM Yogyakarta ini.

Yuda mengatakan, penikmat cokelat kini sudah meluas ke berbagai kalangan, mulai dari siswa anak kecil sampai mahasiswa. Yuda mengaku sudah membuka tempat istimewa bagi penikmat varian cokelat di Jogja.

baca juga

"Cokelat itu paling nikmat bukan dikunyah, tapi ditaruh di mulut dan dia akan meleleh sendiri. Itulah cokelat yang bagus, yang saat ini digemari kalangan muda," katanya.

Pengurus Asosiasi Petani Kakao Indonesia, Hasan Adnan Zein memastikan bahwa bisnis cokelat memiliki prospek yang luar biasa, karena dapat diolah menjadi berbagai rasa dan memiliki konsumen tetap.

"Saya pastikan bisnis kakao itu menjanjikan. Dan cokelat itu setiap saat bisa panen. Makanya ini potensi besar. Apalagi tanaman ini mudah tumbuh di berbagai wilayah Indonesia. Dan lebih tahan hama dari pada tanaman lain," tutupnya.

Mengenai hal ini, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri mengatakan komoditas cokelat adalah komoditas kuliner dan industri yang saat ini terus menunjukan perkembangan luar biasa.

"Saya melihat dalam 3-5 tahun yang akan datang, industri cokelat kita akan makin meningkat. Apalagi cokelat sangat bagus untuk kesehatan dan tren gaya hidup. Mudah mudahan teman teman semua bisa melihat peluang ini dan menjadikanya sebagai inspirasi dalam mendapatkan nilai tambah dari tanaman coklat" katanya.

Kuntoro menambahkan, cokelat adalah komoditas strategis yang bisa membangkitkan ekonomi nasional melalui pemenuhan ekspor serta industri olahan.

"Saya kira tema talk show cokelat sangat strategis. Jadi bukan hanya kopi dan rempah saja yang jadi andalan Indonesia, melainkan produk cokelat petani dan industri olahan coklat juga sangat luar biasa," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDB Tumbuh 2,19 Persen, FAO Sebut Pertanian Indonesia Luar Biasa

PDB Tumbuh 2,19 Persen, FAO Sebut Pertanian Indonesia Luar Biasa

News | Jum'at, 23 April 2021 | 17:04 WIB

Manfaat Irigasi Perpompaan, Petani Pandeglang Bisa Tanam Dua Kali

Manfaat Irigasi Perpompaan, Petani Pandeglang Bisa Tanam Dua Kali

News | Jum'at, 23 April 2021 | 11:02 WIB

Kementan Raih Penghargaan Kinerja Anggaran 2020

Kementan Raih Penghargaan Kinerja Anggaran 2020

News | Kamis, 22 April 2021 | 16:54 WIB

Hadapi Lebaran 2021, Produksi 11 Komoditas Pangan Dipastikan Aman

Hadapi Lebaran 2021, Produksi 11 Komoditas Pangan Dipastikan Aman

Bisnis | Kamis, 22 April 2021 | 10:28 WIB

Mentan : Pertanian Bisa Berkembang di Tangan Milenial lewat TaniHub

Mentan : Pertanian Bisa Berkembang di Tangan Milenial lewat TaniHub

Bisnis | Kamis, 22 April 2021 | 07:08 WIB

Resmikan NFC, Mentan: Pertanian Berkembang di Tangan Generasi Muda

Resmikan NFC, Mentan: Pertanian Berkembang di Tangan Generasi Muda

News | Rabu, 21 April 2021 | 21:25 WIB

Terkini

Jaga Cadangan Devisa, BI Kurang Intervensi di Pasar Spot

Jaga Cadangan Devisa, BI Kurang Intervensi di Pasar Spot

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:18 WIB

RAPBN 2027: Penggunaan Dana SAL dan Penerbitan SBN Tambahan Kini Wajib Izin DPR

RAPBN 2027: Penggunaan Dana SAL dan Penerbitan SBN Tambahan Kini Wajib Izin DPR

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:16 WIB

Perilaku Janggal Anak Korban Daycare Little Aresha Bikin Miris, Nex Carlos: Sedih Banget Bacanya

Perilaku Janggal Anak Korban Daycare Little Aresha Bikin Miris, Nex Carlos: Sedih Banget Bacanya

Entertainment | Senin, 28 September 2026 | 18:16 WIB

BRI Money Changer Mudahkan Nasabah Tukar Valas di Lokasi Terdekat

BRI Money Changer Mudahkan Nasabah Tukar Valas di Lokasi Terdekat

Bali | Senin, 28 September 2026 | 18:10 WIB

Belajar Jadi Wirausaha Muda: Mulai dari Ide Sederhana hingga Usaha yang Berdampak

Belajar Jadi Wirausaha Muda: Mulai dari Ide Sederhana hingga Usaha yang Berdampak

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 18:10 WIB

Cetaphil Moisturizing Lotion Cocok untuk Kulit Apa? Ini Manfaat dan Cara Pakainya

Cetaphil Moisturizing Lotion Cocok untuk Kulit Apa? Ini Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 18:10 WIB

Mau Tukar Mata Uang Asing? BRI Money Changer Mudah Ditemukan

Mau Tukar Mata Uang Asing? BRI Money Changer Mudah Ditemukan

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 18:08 WIB

Gus Ipul Menjawab Isu Konspirasi Uang Muktamar NU Jombang: Bukan Kritik, Tapi Fitnah

Gus Ipul Menjawab Isu Konspirasi Uang Muktamar NU Jombang: Bukan Kritik, Tapi Fitnah

News | Senin, 28 September 2026 | 18:08 WIB

Butuh Tukar Valas? BRI Money Changer Hadir di Berbagai Lokasi

Butuh Tukar Valas? BRI Money Changer Hadir di Berbagai Lokasi

Malang | Senin, 28 September 2026 | 18:06 WIB

Bank Digital Tak Lagi Cuma Soal Transaksi, Jalan Kaki Kini Bisa Jadi Cara Menabung

Bank Digital Tak Lagi Cuma Soal Transaksi, Jalan Kaki Kini Bisa Jadi Cara Menabung

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:05 WIB

×