Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Kandungan TAR Pada Rokok Paling Berbahaya, Picu Penyakit Kronis

Iwan Supriyatna

Selasa, 04 Mei 2021 | 07:25 WIB
Kandungan TAR Pada Rokok Paling Berbahaya, Picu Penyakit Kronis
Ilustrasi rokok (Shutterstock).

Suara.com - Banyak yang beranggapan nikotin jauh lebih berbahaya bagi kesehatan dibandingkan dengan TAR. Hal ini tidak tepat. Faktanya, TAR merupakan elemen yang paling berbahaya pada rokok sehingga berpotensi memicu timbulnya berbagai penyakit kronis.

Dosen Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan ahli toksikologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, Shoim Hidayat, menjelaskan TAR merupakan residu atau sisa pembakaran pada rokok yang mengandung ribuan jenis partikel.

“Beberapa senyawa yang ada di dalam partikel itulah yang bersifat toksik dan bisa menyebabkan berbagai penyakit akibat merokok,” ujar Shoim ditulis Selasa (4/5/2021).

Berdasarkan data National Cancer Institute Amerika Serikat, TAR mengandung berbagai senyawa karsinogenik yang dapat memicu kanker. Dari sekitar 7.000 bahan kimia yang ada di dalam rokok, 2.000 di antaranya terdapat pada TAR.

“Jadi kenapa bisa sakit kanker, jantung, dan paru-paru, karena adanya bahan-bahan toksik,” ungkap Shoim. 

Lebih lanjut, Shoim menjelaskan TAR dihasilkan dari proses pembakaran yang terjadi saat merokok. Proses pembakaran terjadi hingga suhu lebih dari 600 derajat Celcius. Ketika asap rokok terhirup, TAR akan terpapar ke bagian dalam paru-paru.

“Ketika rokok dibakar, maka akan menghasilkan ribuan bahan kimia yang sebagian besar beracun,” katanya. 

Adapun nikotin merupakan senyawa kimia yang tidak memiliki efek karsinogenik. Shoim mengungkapkan efek penggunaan nikotin adalah dapat memberikan rasa ketenangan, namun juga bisa menyebabkan ketergantungan.

“Nikotin memiliki manfaat, tapi juga ada efek sampingnya,” tegas Shoim. 

baca juga

Menurut UK Royal College of Physicians, institusi medis di Inggris melakukan tinjauan penelitian yang mengonfirmasi bahwa nikotin dapat menyebabkan ketergantungan, tetapi risiko penyakit disebabkan oleh kandungan lain yang berbahaya dari asap rokok akibat pembakaran, yaitu TAR.

Hal ini diperkuat oleh American Journal of Psychiatry yang menyebutkan efek nikotin mampu memberikan rasa tenang, merangsang aktivitas otak, juga memperbaiki suasana hati.

Untuk meminimalisasi potensi risiko penyakit, Shoim menyarankan perokok dewasa berhenti merokok sepenuhnya atau beralih ke produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan.

Berdasarkan hasil sejumlah kajian ilmiah dari dalam dan luar negeri yang sudah tervalidasi, produk tembakau alternatif terbukti memiliki senyawa kimia berbahaya yang jauh lebih rendah daripada rokok karena tidak ada proses pembakaran saat menggunakannya. Dari penggunaan produk tersebut dihasilkan uap (aerosol). 

“Sekarang apa bedanya produk tembakau dipanaskan dengan rokok? Yaitu kadar senyawa kimia berbahayanya jauh lebih rendah daripada rokok yang dibakar. Logikanya, orang menggunakan produk tembakau dipanaskan itu peluang untuk terpapar penyakit menjadi lebih rendah,” tutup Shoim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisakah Merokok Berpengaruh pada Vaksinasi Covid-19? Berikut Penjabarannya

Bisakah Merokok Berpengaruh pada Vaksinasi Covid-19? Berikut Penjabarannya

Health | Senin, 03 Mei 2021 | 13:49 WIB

Bikin Penasaran, Ini Sebab BPOM AS Melarang Rokok Mentol & Cerutu Rasa

Bikin Penasaran, Ini Sebab BPOM AS Melarang Rokok Mentol & Cerutu Rasa

Health | Senin, 03 Mei 2021 | 08:11 WIB

Demi Kesehatan, Amerika Berencana Larang Rokok Mentol dan Berperasa

Demi Kesehatan, Amerika Berencana Larang Rokok Mentol dan Berperasa

Health | Jum'at, 30 April 2021 | 14:30 WIB

Terkini

Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG

Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks

Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:01 WIB

5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam

5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya

Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya

Video | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki

Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:59 WIB

Kemarau Panjang Mengintai, Jakarta Rencanakan Hujan Buatan Tiap Pekan

Kemarau Panjang Mengintai, Jakarta Rencanakan Hujan Buatan Tiap Pekan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:53 WIB

Anwar Ibrahim Keluarkan Perintah di Kasus Pilot Malaysia Jadi Kurir Narkoba Ditangkap di Jakarta

Anwar Ibrahim Keluarkan Perintah di Kasus Pilot Malaysia Jadi Kurir Narkoba Ditangkap di Jakarta

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:51 WIB

DTI Series 2026 Resmi Digelar, Perkuat Kolaborasi Digital Nasional

DTI Series 2026 Resmi Digelar, Perkuat Kolaborasi Digital Nasional

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:51 WIB

15 Ide Lomba 17 Agustus Indoor di Kantor yang Paling Seru dan Gak Ribet!

15 Ide Lomba 17 Agustus Indoor di Kantor yang Paling Seru dan Gak Ribet!

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:49 WIB

×