Komentar Negatif Menkeu AS Picu Pelemahan Harga Emas

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 05 Mei 2021 | 08:33 WIB
Komentar Negatif Menkeu AS Picu Pelemahan Harga Emas
Menteri Keuangan Amerika Serikat Janet Yellen.

Suara.com - Harga emas merosot 1 persen setelah Menteri Keuangan Amerika Serikat Janet Yellen mengatakan suku bunga mungkin perlu naik untuk mencegah ekonomi overheating karena lebih banyak program dukungan yang akan datang.

Mengutip CNBC, Rabu (5/5/2021) harga emas di pasar spot turun 0,9 persen menjadi 1.776,73 dolar AS per ounce. Sementara, emas berjangka Amerika ditutup melemah 0,9 persen menjadi 1.776 dolar AS per ounce.

Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan opportunity cost memegang emas yang tidak memberikan bunga.

"Emas gagal untuk keempat kalinya dalam dua pekan menembus 1.800 dolar AS yang menjadi kisaran teratas, memicu beberapa aksi ambil untung sebelum jatuh 20 dolar AS karena komentar Yellen yang tidak terduga," kata Tai Wong, Kepala Perdagangan Derivatif di BMO.

"Yellen memiliki sejarah panjang dan konsisten sebagai pihak yang dovish di The Fed," tambahnya.

Sementara itu pladium melesat ke rekor tertinggi di tengah kekhawatiran kekurangan pasokan logam yang digunakan dalam perangkat pengontrol emisi mobil itu.

Harga paladium di pasar spot menguat 0,2 persen menjadi 2.976,90 dolar AS per ounce setelah mencapai titik tertinggi sepanjang masa di 3.017,18 dolar AS per ounce.

"Ada pengendalian polusi yang lebih ketat secara global yang belum pernah kita lihat di masa lalu, yang berarti kendaraan yang sebelumnya tidak diwajibkan menggunakan auto-catalyst sekarang harus melakukannya, dan karena itu lebih banyak permintaan," kata Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas di TD Securities.

"Dalam beberapa waktu ke depan, pasar akan mengalami defisit fisik dan harga bakal meroket," papar dia.

baca juga

Kekhawatiran tentang kekurangan pasokan diperburuk setelah produsen terbesar Nornickel mengumumkan gangguan di dua tambang karena banjir.

Logam lainnya perak melorot 1,8 persen menjadi 26,40 dolar AS per ounce, setelah mencapai level tertinggi sejak 26 Februari, sementara platinum turun 0,2 persen menjadi 1.227,73 dolar AS per ounce.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naik Rp 9.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 930.000 per Gram

Naik Rp 9.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 930.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 04 Mei 2021 | 10:35 WIB

Dolar dan Obligasi AS Melemah, Harga Emas Langsung Menguat

Dolar dan Obligasi AS Melemah, Harga Emas Langsung Menguat

Bisnis | Selasa, 04 Mei 2021 | 08:37 WIB

Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp 921.000 per Gram

Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp 921.000 per Gram

Bisnis | Senin, 03 Mei 2021 | 09:40 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×